Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Insiden Pajero Seret Motor 5 Kilometer Hebohkan Warga Suvarna Sutera Tangerang

566
×

Insiden Pajero Seret Motor 5 Kilometer Hebohkan Warga Suvarna Sutera Tangerang

Sebarkan artikel ini

Tangerang, SniperNew.id — Sebuah insi­d­en tabrak lari yang ter­ja­di di kawasan Jalan Lavon 2 Suvar­na Sutera, Keca­matan Sin­dang Jaya, Kabu­pat­en Tangerang, menghe­bohkan war­ga pada Senin malam, 6 Okto­ber 2025. Peri­s­ti­wa terse­but ter­ja­di sek­i­tar pukul 20.30 WIB dan meli­batkan sebuah mobil minibus berje­nis Mit­subishi Pajero yang diduga menabrak pen­gen­dara sepe­da motor di perem­patan Cibolang, sebelum melarikan diri dan meny­eret kendaraan kor­ban sejauh beber­a­pa kilo­me­ter, Selasa (07/10).

Infor­masi men­ge­nai insi­d­en terse­but per­ta­ma kali viral di media sosial sete­lah akun @foryourinfo.update men­gung­gah kro­nolo­gi peri­s­ti­wa melalui plat­form Threads. Dalam ung­ga­han terse­but dise­butkan, mobil Pajero yang mela­ju dari arah Jalan Lavon 2 diduga menabrak pen­gen­dara sepe­da motor di sek­i­tar perem­patan Cibolang. Namun, alih-alih berhen­ti untuk meno­long, penge­mu­di jus­tru terus memacu kendaraan­nya hing­ga men­ca­pai Bun­daran Shell Suvar­na Sutera.

War­ga sek­i­tar yang menyak­sikan keja­di­an itu men­duga penge­mu­di dalam keadaan panik atau berusa­ha kabur dari lokasi. Sepe­da motor kor­ban dila­porkan terseret sejauh kurang lebih lima kilo­me­ter, hing­ga akhirnya berhen­ti di area bun­daran besar kawasan Suvar­na Sutera.

Berdasarkan keteran­gan yang dihim­pun dari ung­ga­han media sosial dan beber­a­pa sak­si di sek­i­tar lokasi, insi­d­en ter­ja­di keti­ka lalu lin­tas di kawasan Lavon 2 Suvar­na Sutera cukup ramai. Sek­i­tar pukul 20.30 WIB, sebuah minibus Pajero berwar­na putih melin­tas dari arah Cibolang menu­ju Bun­daran Shell. Di saat bersamaan, seo­rang pen­gen­dara sepe­da motor melin­tas di jalur yang sama.

  Warga Dua Desa Bangun Jembatan Darurat demi Sampaikan Kabar

Diduga penge­mu­di Pajero tidak mem­per­hatikan kendaraan di depan­nya sehing­ga menabrak sepe­da motor terse­but. Ben­tu­ran keras ter­den­gar, mem­bu­at war­ga sek­i­tar menoleh dan beru­paya mem­berikan per­to­lon­gan. Namun, alih-alih berhen­ti, mobil terse­but jus­tru terus mela­ju den­gan kecepatan ting­gi, meny­eret sepe­da motor yang masih ter­sangkut di bagian depan mobil.

Beber­a­pa pen­gen­dara lain men­co­ba menge­jar mobil terse­but sam­bil merekam video insi­d­en meng­gu­nakan pon­sel. Reka­man terse­but kemu­di­an beredar di media sosial dan men­ja­di viral dalam wak­tu singkat. Dalam video yang diung­gah akun @foryourinfo.update, ter­li­hat seo­rang pria di dalam mobil Pajero tam­pak menut­up wajah­nya, diduga penge­mu­di yang ter­li­bat dalam peri­s­ti­wa tabrak lari terse­but.

Keja­di­an itu segera men­gun­dang per­ha­t­ian luas masyarakat, teruta­ma peng­gu­na jalan di kawasan Suvar­na Sutera dan war­ga sek­i­tar Keca­matan Sin­dang Jaya. Banyak peng­gu­na media sosial yang menge­cam tin­dakan penge­mu­di Pajero yang diang­gap tidak bertang­gung jawab kare­na melarikan diri tan­pa meno­long kor­ban.

Tagar #Tabrak­Lar­i­Tangerang dan #Pajero­Su­var­na­Sutera sem­pat men­ja­di trend­ing di berba­gai plat­form media sosial. Banyak war­ganet yang mem­inta agar pihak kepolisian segera menin­dak­lan­ju­ti insi­d­en terse­but dan men­gusut iden­ti­tas pelaku tabrak lari.

Beber­a­pa komen­tar neti­zen menye­but bah­wa tin­dakan meny­eret sepe­da motor sejauh lima kilo­me­ter tan­pa berhen­ti menun­jukkan adanya unsur kelala­ian berat dan kurangnya kepedu­lian ter­hadap kese­la­matan orang lain.

Hing­ga beri­ta ini dit­ulis, pihak kepolisian dari Polsek Sin­dang Jaya dan Sat­lantas Pol­res­ta Tangerang dise­but sedang melakukan penye­lidikan terkait peri­s­ti­wa terse­but. Polisi ten­gah mengumpulkan buk­ti-buk­ti dari lokasi keja­di­an, ter­ma­suk reka­man CCTV yang bera­da di sek­i­tar Jalan Lavon 2 hing­ga Bun­daran Shell Suvar­na Sutera.

  Lahar Semeru Mengamuk, Warga Sumber Langsep Berjuang

Petu­gas juga dise­but telah menga­mankan beber­a­pa reka­man video dari masyarakat yang menyak­sikan lang­sung peri­s­ti­wa terse­but. Beber­a­pa sak­si mata telah dipang­gil untuk mem­berikan keteran­gan men­ge­nai ciri-ciri kendaraan dan penge­mu­di yang ter­li­bat.

Kasat Lan­tas Pol­res­ta Tangerang, melalui keteran­gan singkat yang diter­i­ma redak­si, men­gatakan pihaknya akan menin­dak tegas seti­ap ben­tuk pelang­garan lalu lin­tas, teruta­ma yang men­gak­i­batkan kor­ban luka atau jiwa. “Kami sedang men­dala­mi keja­di­an ini. Iden­ti­tas kendaraan sudah kami telusuri, dan kami akan segera mengam­bil tin­dakan hukum sesuai prose­dur,” ujarnya.

Hing­ga kini belum ada keteran­gan res­mi men­ge­nai kon­disi pen­gen­dara sepe­da motor yang men­ja­di kor­ban. Namun, berdasarkan infor­masi awal yang beredar, kor­ban diduga men­gala­mi luka cukup serius aki­bat ben­tu­ran dan terseret bersama kendaraan­nya. War­ga sek­i­tar yang sem­pat menge­jar mobil Pajero terse­but menye­but bah­wa sepe­da motor kor­ban dalam kon­disi rusak parah saat dite­mukan.

Beber­a­pa war­ga juga mela­porkan adanya ser­pi­han kendaraan yang berser­akan di sep­a­n­jang jalan yang dilalui mobil Pajero terse­but. Polisi telah menga­mankan barang buk­ti beru­pa poton­gan bodi motor dan beber­a­pa bagian mobil yang tert­ing­gal di lokasi keja­di­an untuk kepentin­gan penye­lidikan lebih lan­jut.

Berdasarkan reka­man video dan keteran­gan war­ga, peri­s­ti­wa ini diduga kuat meru­pakan kasus tabrak lari den­gan unsur kelala­ian dan pelang­garan hukum lalu lin­tas berat. Beber­a­pa kemu­ngk­i­nan penye­bab ten­gah dis­e­lidi­ki oleh kepolisian, di antaranya penge­mu­di dalam keadaan panik, ter­pen­garuh alko­hol, atau berusa­ha menghin­dari tang­gung jawab sete­lah menabrak kor­ban.

Prak­tisi kese­la­matan jalan, yang dim­intai tang­ga­pan, meni­lai insi­d­en seper­ti ini men­ja­di alarm bagi semua peng­gu­na jalan untuk meningkatkan kewas­padaan dan kepedu­lian ter­hadap kese­la­matan bersama. “Tidak berhen­ti sete­lah menabrak sese­o­rang adalah pelang­garan serius. Selain melang­gar hukum, tin­dakan itu bisa mem­per­bu­ruk kon­disi kor­ban dan menam­bah poten­si jatuh­nya kor­ban jiwa,” ujarnya.

  Perjalanan Terhambat 5 Hari, Warganet Suarakan Doa untuk Aceh

Peri­s­ti­wa ini menam­bah daf­tar pan­jang kasus tabrak lari yang ter­ja­di di wilayah Jabodetabek. Banyak aktivis dan pemer­hati kese­la­matan jalan yang menyerukan agar kasus ini segera diusut tun­tas ser­ta pelaku diberikan sanksi sesuai hukum yang berlaku.

Masyarakat juga diim­bau untuk tidak hanya mengabadikan keja­di­an melalui video, tetapi juga segera mela­por ke pihak berwe­nang agar penan­ganan bisa lebih cepat dan kor­ban dap­at segera dito­long. Kesi­ga­pan war­ga dalam mela­porkan dan mem­berikan infor­masi kepa­da aparat dini­lai dap­at mem­ban­tu mem­per­cepat pen­gungka­pan kasus seper­ti ini.

Insi­d­en tabrak lari di kawasan Lavon 2 Suvar­na Sutera, Tangerang, yang meli­batkan sebuah Pajero dan sepe­da motor, men­ja­di per­ha­t­ian pub­lik kare­na diang­gap mencer­minkan lemah­nya kesadaran hukum dan empati di jalan raya.

Hing­ga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pen­dala­man ter­hadap insi­d­en yang meny­eret per­ha­t­ian pub­lik terse­but. Dihara­p­kan hasil penye­lidikan dap­at segera men­gungkap iden­ti­tas pelaku dan mem­berikan kead­i­lan bagi kor­ban ser­ta kelu­ar­ganya.

Masyarakat diim­bau untuk tetap berhati-hati saat berk­endara, mematuhi ram­bu lalu lin­tas, dan yang ter­pent­ing — tidak mening­galkan lokasi kece­lakaan apa­bi­la ter­li­bat dalam insi­d­en di jalan raya. Tin­dakan cepat dan tang­gung jawab moral dap­at menye­la­matkan nyawa orang lain ser­ta men­ja­ga kese­la­matan bersama di jalan.

Sete­lah menabrak di perem­patan Cibolang, mobil terus mela­ju hing­ga meny­eret motor sejauh kurang lebih 5 kilo­me­ter. (ahm/Abd).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *