Berita Viral

Blokir Rekening Dormant oleh PPATK Tuai Polemik, Netizen Pertanyakan Dasar Hukumnya

939
×

Blokir Rekening Dormant oleh PPATK Tuai Polemik, Netizen Pertanyakan Dasar Hukumnya

Sebarkan artikel ini

Jakar­ta, SniperNew.id – Perny­ataan Alvin Lie, tokoh pub­lik dan man­tan anggota Ombuds­man RI, baru-baru ini memicu diskusi pub­lik sete­lah ia men­gung­gah per­tanyaan di plat­form Threads terkait kewe­nan­gan PPATK (Pusat Pela­po­ran dan Anal­i­sis Transak­si Keuan­gan) dalam mem­blokir reken­ing dor­mant (reken­ing tidak aktif) yang tidak terindikasi tin­dak pidana pen­cu­cian uang (TPPU), Ming­gu (02/08).

Dalam ung­ga­han Alvin den­gan akun @alvinlie21, ia meny­atakan:

> “Meru­juk pada UU 8/2010 ttg Pence­ga­han & Pem­ber­an­tasan Tin­dak Pidana Pen­cu­cian Uang, saya tidak berhasil men­e­mukan pasal/ayat yg beri kewe­nan­gan kpd PPATK untuk mem­blokir reken­ing dor­mant yang tidak terindikasi ter­li­bat dalam Tin­dak Pidana Pen­cu­cian Uang.
Mungkin ada yg berke­nan ban­tu beri pencer­a­han? Ter­i­ma kasih.”

  Inex di Kantor Partai?” Surabaya Geger, AMI Kepung DPRD!

Ung­ga­han ini dilengkapi gam­bar sam­pul UU No. 8 Tahun 2010 dan telah men­u­ai ratu­san inter­ak­si, ter­ma­suk komen­tar dan tang­ga­pan dari sejum­lah peng­gu­na Threads yang seba­gian besar mem­per­tanyakan atau mengkri­tisi kebi­jakan terse­but.

Beragam Tang­ga­pan Neti­zen: PPATK Diang­gap Over­pow­er?

Seo­rang peng­gu­na berna­ma ferry__chandra mem­berikan pen­je­lasan bah­wa reken­ing dor­mant meru­pakan ranah inter­nal per­bankan:

“Reken­ing pasif atau dor­mant account men­ja­di ranah bank dalam menga­mankan dana nasabah agar tidak dis­alah­gu­nakan oleh oknum bank… Hal ini sudah men­ja­di SOP bank.”

Peng­gu­na blue_beard01 menam­bahkan bah­wa reken­ing akan bersta­tus dor­mant secara otoma­tis dalam wak­tu 6 bulan jika tidak aktif.

Namun, komen­tar syam­maraa men­gacu pada lan­dasan hukum dalam UU TPPU. “Pasal 64–67 ada kak, tapi den­gan catatan ada indikasi ‘transak­si men­curi­gakan’.”

Ini menun­jukkan bah­wa pem­bekuan hanya sah jika reken­ing menun­jukkan tan­da-tan­da aktiv­i­tas men­curi­gakan.

Ahli Hukum dan Neti­zen Lain: Tidak Ada Dasar Hukum untuk Gen­er­al­isasi Blokir

  Wapres Razia Tas Siswa SMP, Ramai Jadi Perbincangan Publik

Peng­gu­na lain, restu­ti, meny­atakan den­gan tegas. “Memang tidak ada, Mas. Jelas melang­gar keten­tu­an yang berlaku… bukan menggen­er­al­isir semua reken­ing dor­mant untuk lang­sung diblokir.”

Ia mene­gaskan bah­wa PPATK seharus­nya memi­li­ki buk­ti kuat atau hasil anal­i­sis yang jelas sebelum mengam­bil langkah blokir.

Peng­gu­na oriza_786 menandai akun-akun res­mi PPATK dalam komen­tarnya, mem­inta klar­i­fikasi res­mi:

“Mohon diban­tu den­gan pencer­a­han per­mintaan di atas… agar bisa die­li­m­inir perny­ataan neti­zen… ten­tang kebi­jakan Peja­bat PPATK gak ada otak.”

PPATK Harus Koor­di­nasi den­gan Aparat Pene­gak Hukum

Komen­tar tajam juga datang dari ayah­piky, yang menuliskan. “Untuk mem­blokir rek dor­mant? Tidak ada. Tapi utk mem­blokir reken­ing ‘yang diang­gap men­curi­gakan’… Ada. Itupun HARUS berko­or­di­nasi den­gan aparat pene­gak hukum dan hanya berlaku 5 hari.”

Ia menam­bahkan bah­wa jika dalam 5 hari penyidik tidak melan­jutkan kasus, maka blokir wajib dicabut. Ia bahkan menye­but Kepala PPATK bisa diang­gap “over­pow­ered” jika bertin­dak sepi­hak berdasarkan sta­tus reken­ing dor­mant.

Komen­tar antoiskan­darsyah meny­oroti situ­asi lain yang berkai­tan. “State­ment PPATK menge­jutkan yang muncul adalah pas­ca pem­bloki­ran situs judol omzet turun 70%. Berar­ti mere­ka kan tahu map­pingnya. Tidak per­lu gebyah uyah.”

  STNK dan Kunci Mobil Nissan Ditemukan Tergeletak di Lampung Tengah, Siapa Pemiliknya?!

Kes­im­pu­lan: Per­lu Keje­lasan Reg­u­lasi dan Transparan­si

Dari berba­gai tang­ga­pan terse­but, ter­li­hat jelas adanya ker­aguan pub­lik atas dasar hukum tin­dakan blokir reken­ing dor­mant oleh PPATK, teruta­ma jika tidak ada indikasi TPPU atau transak­si men­curi­gakan. Undang-Undang No. 8 Tahun 2010 memang men­gatur wewe­nang PPATK, namun secara spe­si­fik blokir reken­ing dor­mant tan­pa buk­ti tidak dise­butkan secara eksplisit.

Pasal 64–67 yang dise­but oleh salah satu peng­gu­na men­gatur soal penghent­ian semen­tara transak­si keuan­gan, tetapi tetap men­syaratkan adanya lapo­ran transak­si keuan­gan men­curi­gakan (LTKM) dan koor­di­nasi den­gan pene­gak hukum.

Diskusi ini mencer­minkan pent­ingnya akunt­abil­i­tas lem­ba­ga negara, teruta­ma yang berwe­nang dalam pen­gawasan keuan­gan. Klar­i­fikasi dari PPATK san­gat dinan­ti untuk men­jawab kekhawati­ran masyarakat, mence­gah penyalah­gu­naan wewe­nang, ser­ta men­ja­ga keper­cayaan pub­lik ter­hadap sis­tem per­bankan nasion­al.

Edi­tor: (Ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *