Berita Peristiwa

Tabrakan Beruntun di Jalan Sukabumi–Bogor, Arus Lalu Lintas Macet Total Pagi Ini

675
×

Tabrakan Beruntun di Jalan Sukabumi–Bogor, Arus Lalu Lintas Macet Total Pagi Ini

Sebarkan artikel ini

Suk­abu­mi, SniperNew.id  – Kece­lakaan lalu lin­tas berun­tun kem­bali ter­ja­di di jalur uta­ma penghubung antara Suk­abu­mi dan Bogor, tepat­nya di Jalan Sukabumi–Bogor, Desa Pamu­ruyan, Keca­matan Cibadak, Kabu­pat­en Suk­abu­mi, pada Selasa (7/10/2025) sek­i­tar pukul 09.20 WIB. Peri­s­ti­wa ini meli­batkan beber­a­pa kendaraan roda empat dan roda dua, menye­babkan arus lalu lin­tas di kawasan terse­but tersendat parah hing­ga menye­babkan antre­an pan­jang dari ked­ua arah.

Infor­masi awal men­ge­nai keja­di­an ini per­ta­ma kali dibagikan oleh akun media sosial @info.cigadung, sek­i­tar satu jam sete­lah keja­di­an berlang­sung. Dalam ung­ga­han­nya dise­butkan bah­wa kece­lakaan terse­but meli­batkan sejum­lah kendaraan yang sal­ing bertabrakan secara berun­tun. “Ter­ja­di kece­lakaan lalu lin­tas berun­tun yang meli­batkan beber­a­pa kendaraan ter­ja­di di Jalan Sukabumi–Bogor, tepat­nya Desa Pamu­ruyan, Keca­matan Cibadak, Kabu­pat­en Suk­abu­mi, pada Selasa 7 Okto­ber 2025, seki­ra pukul 9:20 WIB. Aki­bat keja­di­an terse­but, arus lalu lin­tas yang datang dan menu­ju Suk­abu­mi ter­ham­bat kare­na beber­a­pa kendaraan yang ter­li­bat kece­lakaan harus dievakuasi dari badan jalan,” tulis akun terse­but.

Berdasarkan keteran­gan dari sak­si di lokasi yang sem­pat terekam dalam video ung­ga­han akun terse­but, insi­d­en bermu­la saat sejum­lah kendaraan mela­ju dari arah Bogor menu­ju Suk­abu­mi dalam kon­disi padat. Diduga salah satu kendaraan di depan men­dadak berhen­ti, sehing­ga kendaraan di belakangnya tidak sem­pat men­gerem dan menabrak berun­tun. Beber­a­pa kendaraan prib­a­di dan truk ringan ter­li­hat men­gala­mi kerusakan di bagian depan dan belakang.

Video berdurasi sek­i­tar 30 detik yang turut diung­gah menun­jukkan situ­asi di lokasi keja­di­an tam­pak macet total. Sejum­lah pen­gen­dara sepe­da motor dan mobil ter­li­hat berhen­ti di ten­gah jalan, semen­tara petu­gas kepolisian ser­ta war­ga sek­i­tar berusa­ha mem­ban­tu men­gatur lalu lin­tas. Beber­a­pa pen­gen­dara ter­li­hat menepi untuk menghin­dari kemac­etan lebih parah.

  Mobil Dinas Camat Pantan Cuaca Hanyut, Jembatan Blangkejeren Ambruk

Asap ringan sem­pat ter­li­hat di salah satu kendaraan yang diduga men­gala­mi ben­tu­ran cukup keras, namun tidak dila­porkan adanya kebakaran. Suara klak­son ter­den­gar bersahut-sahutan, menan­dakan kepanikan dan kepa­datan di lokasi keja­di­an.

Kece­lakaan ini ter­ja­di di jalur Jalan Nasion­al Sukabumi–Bogor, tepat­nya di wilayah Desa Pamu­ruyan, Keca­matan Cibadak, Kabu­pat­en Suk­abu­mi. Jalur terse­but dike­nal seba­gai kawasan den­gan tingkat lalu lin­tas ting­gi, teruta­ma pada jam sibuk pagi dan sore hari. Selain men­ja­di akses uta­ma war­ga Suk­abu­mi menu­ju Bogor dan Jakar­ta, jalur ini juga ker­ap dilalui kendaraan barang dan logis­tik.

Menu­rut pan­tauan video, lokasi keja­di­an bera­da di kawasan padat per­tokoan dan pemuki­man. Beber­a­pa warung dan kios ter­li­hat di sisi kiri-kanan jalan. Kon­disi jalan yang sem­pit den­gan aktiv­i­tas war­ga yang ting­gi diduga turut mem­per­parah kemac­etan saat pros­es evakuasi berlang­sung.

Insi­d­en ini dila­porkan ter­ja­di pada Selasa pagi, 7 Okto­ber 2025, sek­i­tar pukul 09.20 WIB. Pada jam terse­but, vol­ume kendaraan yang melin­tas dari arah Cicu­rug menu­ju Cibadak dan seba­liknya sedang padat. Sete­lah keja­di­an, arus lalu lin­tas lang­sung men­gala­mi kemac­etan total sela­ma lebih dari satu jam, sebelum petu­gas melakukan evakuasi dan pen­gat­u­ran lalu lin­tas.

Beber­a­pa kendaraan dila­porkan ter­li­bat dalam kece­lakaan ini, ter­ma­suk dua mobil prib­a­di, satu truk kecil, dan beber­a­pa sepe­da motor. Hing­ga beri­ta ini dis­usun, belum ada lapo­ran res­mi men­ge­nai iden­ti­tas para penge­mu­di maupun jum­lah kor­ban luka.

Semen­tara itu, pihak kepolisian dari Polsek Cibadak dan Sat­lantas Pol­res Suk­abu­mi segera turun ke lokasi untuk menga­mankan area, mengevakuasi kendaraan yang rusak, dan men­gu­rai kemac­etan. War­ga sek­i­tar juga ter­li­hat mem­ban­tu pros­es evakuasi ringan den­gan menarik kendaraan roda dua ke ping­gir jalan.

  Banjir Lumpur Aceh Bireuen, Ribuan Warga Terisolasi Bantuan

Hing­ga kini, penye­bab pasti kece­lakaan masih dalam penye­lidikan. Namun berdasarkan keteran­gan sak­si, kuat dugaan bah­wa insi­d­en ini dipicu oleh kelala­ian penge­mu­di yang tidak men­ja­ga jarak aman antar kendaraan di ten­gah kon­disi lalu lin­tas padat.

Fak­tor rem men­dadak dan jarak pan­dang ter­batas di jalur menu­run menu­ju Cibadak juga ser­ing men­ja­di pemicu kece­lakaan seru­pa di kawasan ini. Selain itu, beber­a­pa peng­gu­na jalan menye­butkan bah­wa kon­disi cua­ca cer­ah dan sinar mata­hari yang meny­i­laukan mata di arah timur kemu­ngk­i­nan turut memen­garuhi pan­dan­gan penge­mu­di pada saat keja­di­an.

Sete­lah mener­i­ma lapo­ran, petu­gas kepolisian bersama tim evakuasi segera men­datan­gi lokasi untuk men­ert­ibkan lalu lin­tas dan mem­ban­tu pen­gangku­tan kendaraan yang ter­li­bat kece­lakaan. Pros­es evakuasi berlang­sung cukup lama kare­na posisi kendaraan sal­ing berhimpi­tan di ten­gah jalur uta­ma.

Beber­a­pa kendaraan yang rusak berat dievakuasi meng­gu­nakan mobil derek ke unit pelayanan Sat­lantas Suk­abu­mi untuk pemerik­saan lebih lan­jut. Sela­ma pros­es evakuasi, petu­gas men­gal­ihkan seba­gian arus kendaraan ke jalur alter­natif melalui Jalan Cibolang dan Cibun­tu, agar tidak ter­ja­di penumpukan yang lebih parah di lokasi uta­ma.

Petu­gas juga memasang pita penga­man dan tan­da peringatan di sek­i­tar lokasi keja­di­an agar pen­gen­dara lain lebih was­pa­da. Hing­ga pukul 11.00 WIB, arus lalu lin­tas dila­porkan mulai berang­sur lan­car meskipun masih ter­sisa antre­an pan­jang dari arah Bogor.

Berdasarkan lapo­ran semen­tara dari war­ga sek­i­tar, beber­a­pa pen­gen­dara men­gala­mi luka ringan aki­bat ben­tu­ran dan sudah men­da­p­atkan per­to­lon­gan per­ta­ma di lokasi keja­di­an. Tidak ada lapo­ran kor­ban jiwa hing­ga beri­ta ini diter­bitkan.

Seo­rang war­ga Pamu­ruyan, yang menyak­sikan lang­sung keja­di­an terse­but, men­gatakan bah­wa tabrakan berun­tun itu ter­ja­di san­gat cepat.

“Awal­nya ter­den­gar suara ben­tu­ran keras, terus tiba-tiba kendaraan di belakangnya ikut nabrak. Ada motor yang sem­pat jatuh juga, tapi cepat diban­tu war­ga,” ujar salah seo­rang sak­si mata di lokasi.

  Aksi Perusakan Kunci Motor di Pringsewu Barat Alarm Serius Keamanan Lingkungan

War­ga lain­nya juga berharap pihak berwe­nang mem­per­bai­ki sis­tem pen­gat­u­ran lalu lin­tas di jalur terse­but kare­na ser­ing ter­ja­di insi­d­en seru­pa.

“Ham­pir seti­ap ming­gu ada saja kendaraan nyeruduk di sini, teruta­ma pas jam sibuk. Harus­nya dipasang ram­bu tam­ba­han atau petu­gas jaga tetap,” ujar war­ga setem­pat.

Hing­ga siang hari, situ­asi di sek­i­tar lokasi kece­lakaan sudah terk­endali. Petu­gas masih melakukan pen­dataan kendaraan dan memerik­sa sak­si untuk menge­tahui penye­bab pasti keja­di­an. Pihak kepolisian juga mengim­bau masyarakat agar tetap berhati-hati dan men­ja­ga jarak aman, teruta­ma saat melin­tas di jalur padat Sukabumi–Bogor yang dike­nal rawan kece­lakaan.

“Kami imbau selu­ruh peng­gu­na jalan untuk selalu mem­per­hatikan kecepatan dan jarak antar kendaraan. Kon­disi jalan di kawasan ini cukup padat, teruta­ma pada pagi hari, sehing­ga dibu­tuhkan kewas­padaan ekstra,” ujar salah satu petu­gas Sat­lantas Pol­res Suk­abu­mi.

Peri­s­ti­wa kece­lakaan berun­tun di Jalan Sukabumi–Bogor ini men­ja­di pengin­gat bagi selu­ruh peng­gu­na jalan ten­tang pent­ingnya kewas­padaan dan disi­plin dalam berk­endara. Meskipun tidak menim­bulkan kor­ban jiwa, keja­di­an ini menye­babkan kemac­etan pan­jang dan keru­gian materi, ser­ta menun­jukkan bah­wa fak­tor manu­sia masih men­ja­di penye­bab dom­i­nan kece­lakaan lalu lin­tas di jalur padat Suk­abu­mi.

Den­gan kon­disi jalur yang sem­pit, lalu lin­tas padat, dan aktiv­i­tas war­ga yang ting­gi, kawasan Pamuruyan–Cibadak memang mem­bu­tuhkan per­ha­t­ian khusus dalam hal pen­gawasan dan pen­gat­u­ran lalu lin­tas. Upaya pen­ert­iban dan pen­ingkatan kesadaran berlalu lin­tas men­ja­di langkah pent­ing untuk mence­gah keja­di­an seru­pa di masa men­datang.

Lapo­ran semen­tara peri­s­ti­wa ini dis­usun berdasarkan infor­masi ung­ga­han @info.cigadung dan pan­tauan di lapan­gan. Beri­ta akan diper­barui sesuai perkem­ban­gan lebih lan­jut dari pihak kepolisian. (Ahm/abd).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *