Berita Ekonomi

Seblak Kering ‘Sebring Kurcang’ Laris Manis, UMKM Bandung Raup Cuan!

1375
×

Seblak Kering ‘Sebring Kurcang’ Laris Manis, UMKM Bandung Raup Cuan!

Sebarkan artikel ini

Ban­dung, SniperNew.id — Pro­duk UMKM kem­bali menun­jukkan tar­ingnya di ten­gah per­sain­gan pasar yang ketat. Kali ini, cami­lan khas Sun­da beru­pa Seblak Ker­ing atau yang dike­nal den­gan nama “Sebring Kur­cang” men­ja­di perbin­can­gan hangat di kalan­gan pecin­ta jajanan pedas, Sab­tu 02 Agus­tus 2025.

Pro­duk ini dibagikan melalui What­sApp Busi­ness oleh akun “Roti Hanan Ban­dung” yang aktif mem­pro­mosikan pro­duk makanan ringan kekin­ian.

  TREASURY Hadirkan Solusi Investasi Emas Fisik Digital: Aman, Mudah, dan Terjangkau Mulai dari Rp 5.000!

Dalam ung­ga­han terse­but, ter­tulis infor­masi bah­wa Seblak Bum­bu Kacang ini dijual den­gan har­ga yang cukup ter­jangkau, yakni Rp 10.000 per bungkus. Untuk pem­be­lian grosir, terse­dia har­ga spe­sial Rp 225.000 per ball isi 25.

Pro­duk ini jelas ditu­jukan untuk seg­men pasar menen­gah ke bawah yang menginginkan cami­lan enak dan murah, namun tetap higie­n­is dan berser­ti­fikat halal.

Cami­lan ini dipro­duk­si den­gan nama merek “Sebring Kur­cang”, lengkap den­gan nomor P‑IRT dan NIB yang menun­jukkan legal­i­tas usa­ha.

Tidak hanya menekankan cita rasa, pelaku usa­ha juga men­ja­ga kual­i­tas pro­duk den­gan penge­masan rapi dan label halal dari MUI. Ini men­ja­di nilai tam­bah pent­ing yang mem­bu­at pro­duk lokal mam­pu ber­saing, bahkan den­gan pro­duk-pro­duk pabrikan besar.

  Kereta Ekonomi Bandung–Garut, Murah dan Jadi Pilihan Warga

Semen­tara itu, pro­duk lain­nya seper­ti roti dijual den­gan har­ga Rp 4.800 per pcs atau Rp 94.500 per kar­ton isi 24. Hal ini menun­jukkan strate­gi UMKM yang flek­si­bel dalam menawarkan har­ga sat­u­an maupun grosir­an untuk menarik kon­sumen dari berba­gai kalan­gan, ter­ma­suk reseller dan peda­gang ecer­an.

Melalui kali­mat pro­mosi seper­ti “Yang mau keep barang boleh chet admin yahh,” pelaku UMKM menun­jukkan keakra­ban dan pen­dekatan per­son­al kepa­da pelang­gan, sesu­atu yang men­ja­di keku­atan uta­ma bis­nis kecil di era dig­i­tal. Pen­dekatan ini dini­lai efek­tif dalam mem­ban­gun loy­al­i­tas kon­sumen ser­ta mem­perku­at jaringan dis­tribusi berba­sis komu­ni­tas.

Tren pemasaran melalui grup What­sApp seper­ti ini men­ja­di sorotan dalam perkem­ban­gan UMKM masa kini. Di ten­gah kema­juan e‑commerce dan media sosial, banyak pelaku usa­ha kecil memil­ih strate­gi lang­sung seper­ti What­sApp kare­na lebih per­son­al, cepat, dan hemat biaya.

  Rujak Berdasi, Cita Rasa Ekonomi Kelas Eksekutif: Aksi Unik Pedagang Buah Ini Curi Perhatian Netizen

Kisah suk­ses “Sebring Kur­cang” men­ja­di buk­ti bah­wa kreativ­i­tas, legal­i­tas, ser­ta pen­dekatan komu­nikasi yang tepat dap­at mem­bawa UMKM naik kelas. Cami­lan khas daer­ah kini bukan hanya makanan ruma­han, tapi telah berubah men­ja­di pelu­ang ekono­mi men­jan­jikan yang mem­bu­ka lapan­gan ker­ja ser­ta men­dongkrak roda perekono­mi­an lokal.

Jika tren ini terus berkem­bang, bukan tak mungkin pro­duk-pro­duk seper­ti Seblak Bum­bu Kacang ini akan mer­am­bah pasar nasion­al, bahkan ekspor. Edi­tor: (Ahmad)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *