Berita TNI

Pelukan Damai di Tengah Konflik: Ibadah dan Nasi Kuning Satgas TNI Bikin Haru Warga Eromaga

1546
×

Pelukan Damai di Tengah Konflik: Ibadah dan Nasi Kuning Satgas TNI Bikin Haru Warga Eromaga

Sebarkan artikel ini

Ero­ma­ga, SniperNew.id — Di ten­gah udara din­gin dan pegu­nun­gan yang meny­im­pan banyak kisah, sebuah momen mengge­tarkan hati ter­cip­ta di Pos Sat­gas Yonif 700/Wira Yud­ha Cak­ti (WYC) Ero­ma­ga, Sab­tu (27/7/2025).

Puluhan war­ga Kam­pung Erong­gob­ak yang ten­gah men­gungsi men­da­p­at sambu­tan bukan hanya den­gan tan­gan ter­bu­ka, tetapi juga den­gan kehangatan iman dan sen­tuhan kemanu­si­aan dari para pra­ju­rit TNI.

  Kepedulian Satgas TNI Bagi Baju Gratis Untuk Warga Gigobak

Di pelataran pos yang seder­hana, ten­da-ten­da daru­rat meny­atu den­gan lan­tu­nan doa. Ibadah bersama yang dip­impin oleh Pratu Dan­di Fer­nan­da, seo­rang pra­ju­rit Nas­rani, berlang­sung dalam suasana penuh khid­mat. Lan­tu­nan pujian dan doa ter­den­gar men­galun di antara semi­lir angin yang mem­be­lai dedau­nan pegu­nun­gan.

“Ibadah ini adalah jem­bat­an peng­hara­pan dan kete­nan­gan. Kami ingin masyarakat tahu bah­wa mere­ka tidak sendiri. Dalam doa, kita semua setara seba­gai anak bangsa dan anak Tuhan,” ungkap Let­da Inf Sudirman, Dan­pos Ero­ma­ga.

Kegiatan ini bukan hanya sekadar pelak­sanaan rit­u­al keaga­maan, tapi men­ja­di sim­bol bah­wa per­dama­ian dan pen­guatan men­tal spir­i­tu­al bisa dirangkul oleh sia­papun, bahkan dalam keter­batasan dan keti­dak­pas­t­ian. Kehadi­ran Sat­gas TNI bukan hanya seba­gai pen­ja­ga ter­i­to­r­i­al, tetapi juga seba­gai pengem­ban misi kemanu­si­aan dan pem­bawa hara­pan.

  Wujudkan Ketahanan Pangan, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 16/TK Laksanakan Panen Bersama Masyarakat

Usai ibadah, kehangatan berlan­jut ke acara makan bersama. Nasi kun­ing, yang dimasak oleh pra­ju­rit dan diban­tu war­ga, dis­ajikan dalam pir­ing-pir­ing seder­hana. Menu ini tidak hanya memuaskan rasa lapar, tapi menyen­tuh sisi emo­sion­al masyarakat yang sudah lama haus akan per­ha­t­ian dan rasa aman.

“Makanan­nya enak, tapi yang bikin kami lebih senang adalah rasa dihar­gai dan diper­hatikan. Ini bukan cuma soal kenyang, tapi soal hati kami yang sudah lama merasa kosong,” tutur Mama Yohana Murib, war­ga pen­gungsi yang tak kuasa mena­han haru.

  Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 16/TK Bagikan Hasil Panen Pos Ke Masyarakat

Anak-anak ter­li­hat berlar­i­an sam­bil tertawa, wajah-wajah tua tam­pak ten­ang, dan ibu-ibu berbin­cang ringan den­gan para pra­ju­rit. Suasana yang ter­cip­ta seo­lah men­ja­di oase di ten­gah kekhawati­ran yang sela­ma ini meng­han­tui masyarakat di daer­ah rawan kon­flik.

Kegiatan ini men­ja­di buk­ti bah­wa kea­manan tidak selalu diban­gun den­gan sen­ja­ta. Ketu­lu­san, empati, dan sen­tuhan spir­i­tu­al jauh lebih kuat dalam mer­a­jut kem­bali rasa per­caya masyarakat ter­hadap negara dan aparat­nya.

Hari itu, Ero­ma­ga men­ja­di pang­gung kecil dari narasi besar Indonesia—tentang per­saudaraan, keber­samaan, dan hara­pan yang menyala mes­ki dalam keter­batasan.

Lapo­ran: Pen Sat­gas Pam­tas Mobile RI-PNG Yonif 700/Wira Yud­ha Cak­ti

Edi­tor: (Ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *