Jakarta, SniperNew.id - Pertanyaan mengenai apakah ibu hamil dengan ambeien dapat melahirkan normal, belakangan menjadi perhatian publik. Hal ini mencuat setelah seorang dokter membagikan penjelasan medis di media sosial Threads. Unggahan tersebut berasal dari akun dr.indratarigan, yang diposting pada Sabtu (6/9/2025).
Dalam unggahannya, dokter ini menulis:
“Apakah ibu hamil dengan ambeien boleh melahirkan normal.?
Punya ambeien tetap bisa melahirkan normal, asal kondisi ibu & bayi aman..
Tapi hati-hati, mengejan bisa bikin ambeien makin parah..
Dokter akan menilai mana yang paling aman: normal atau SC.
🎥 Video dibuat dan diunggah dengan persetujuan tertulis pasien dan keluarga.. Pengikut silakan share bila berkenan ya
#kehamilan #persalinan #hemoroid #melahirkan”
Unggahan itu juga disertai cuplikan video seorang tenaga medis mengenakan pakaian operasi berwarna hijau dan masker medis, diduga sedang bersiap di ruang tindakan.
Informasi berasal dari seorang tenaga medis bernama dr. Indra Tarigan, yang aktif berbagi edukasi kesehatan melalui media sosial. Dalam konteks ini, ia menekankan bahwa kondisi ambeien (hemoroid) pada ibu hamil bukanlah halangan mutlak untuk melahirkan secara normal. Namun, keputusan akhir tetap harus mempertimbangkan keselamatan ibu dan bayi.
Isu yang diangkat adalah pertanyaan: Apakah ibu hamil dengan ambeien bisa melahirkan normal?
Dokter tersebut menjelaskan bahwa: Ibu dengan ambeien masih memungkinkan untuk melahirkan secara normal. Namun, ada risiko perburukan ambeien akibat proses mengejan saat persalinan.
Dokter akan mempertimbangkan kondisi medis masing-masing pasien untuk menentukan apakah lebih aman melahirkan normal atau melalui operasi sesar (SC/Section Caesarea).
Unggahan edukatif itu diunggah 4 menit sebelum tangkapan layar diambil, pada Sabtu (6/9/2025) malam. Dalam hitungan menit, unggahan tersebut sudah ditonton puluhan kali oleh pengguna Threads, sebuah platform media sosial berbasis teks yang kini populer di kalangan tenaga kesehatan untuk berbagi informasi publik.
Pernyataan tersebut dibagikan di akun Threads resmi milik dr. Indra Tarigan. Threads merupakan salah satu media sosial yang saat ini gencar digunakan untuk berbagi pengetahuan kesehatan, terutama karena formatnya sederhana dan interaktif.
Video yang disertakan menunjukkan suasana ruang rumah sakit dengan cahaya lampu hijau di koridor. Dalam video itu, terlihat seorang tenaga medis menggunakan pakaian operasi berwarna hijau, penutup kepala, serta masker medis, sebagai simbol kredibilitas informasi yang disampaikan.
Pertanyaan tentang kehamilan dan ambeien penting karena:
1. Ambeien sering dialami ibu hamil. Kondisi ini disebabkan peningkatan tekanan pada pembuluh darah di sekitar anus akibat perubahan hormonal dan bertambahnya berat janin.
2. Kekhawatiran calon ibu. Banyak ibu hamil merasa cemas bila memiliki ambeien, takut tidak bisa melahirkan normal.
3. Perlu kepastian medis. Informasi dari dokter sangat dibutuhkan agar ibu hamil tidak hanya mengandalkan mitos atau kabar yang belum jelas kebenarannya.
4. Keselamatan ibu dan bayi. Keputusan metode persalinan akan sangat menentukan kondisi kesehatan keduanya, baik jangka pendek maupun jangka panjang.
Dalam unggahannya, dokter menjelaskan secara ringkas:
Melahirkan normal tetap mungkin dilakukan. Ambeien bukanlah kontraindikasi mutlak. Jika kondisi ibu dan bayi stabil, persalinan normal bisa dijalani.
Risiko mengejan. Proses mengejan bisa memperparah ambeien karena adanya tekanan berlebih pada area dubur.
Pertimbangan dokter. Tenaga medis akan menilai secara individual. Jika risiko dianggap tinggi, pilihan operasi sesar (SC) bisa menjadi alternatif lebih aman.
Persetujuan pasien dan keluarga. Penting dicatat, dokter menyebut bahwa setiap tindakan medis termasuk dokumentasi video selalu dilakukan dengan izin tertulis dari pasien dan keluarganya. Ini menunjukkan aspek etika kedokteran tetap dijaga.
Ambeien atau hemoroid adalah pembengkakan pembuluh darah di area rektum atau anus. Pada ibu hamil, kondisi ini cukup sering muncul, terutama pada trimester akhir. Penyebab utamanya meliputi:
1. Perubahan hormon kehamilan yang membuat dinding pembuluh darah lebih mudah melebar.
2. Tekanan rahim yang membesar, menekan pembuluh darah di panggul.
3. Sembelit yang sering dialami ibu hamil, membuat proses buang air besar lebih berat.
4. Proses mengejan saat persalinan, yang berpotensi memperparah kondisi ambeien.
Gejala umumnya berupa rasa sakit, gatal, hingga perdarahan ringan saat buang air besar. Meskipun sering dianggap masalah sepele, ambeien bisa sangat mengganggu kualitas hidup ibu hamil, bahkan menimbulkan ketakutan jelang persalinan.
Unggahan dr. Indra Tarigan menjadi contoh bagaimana media sosial dapat menjadi sarana edukasi publik. Namun, ia menegaskan bahwa video yang diunggah telah mendapat persetujuan tertulis dari pasien dan keluarga. Hal ini penting dalam menjaga privasi dan etika medis.
Dalam dunia kedokteran, prinsip kerahasiaan pasien adalah hal mutlak. Setiap dokumentasi medis harus mendapat izin resmi agar tidak menyalahi kode etik. Dengan menyebut hal tersebut, sang dokter ingin menekankan bahwa edukasi publik tetap bisa dilakukan tanpa mengorbankan hak pasien.
Meski baru diunggah beberapa menit, unggahan ini langsung menarik perhatian dengan jumlah tayangan yang terus meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa isu kesehatan ibu hamil selalu menjadi topik sensitif dan banyak dicari.
Masyarakat, khususnya para ibu hamil, sering kali mencari jawaban singkat melalui media sosial. Namun, edukasi seperti yang dilakukan dr. Indra Tarigan sangat membantu agar informasi yang beredar tidak hanya berdasarkan pengalaman pribadi atau mitos.
Dari unggahan tersebut dapat disimpulkan bahwa:
1. Ibu hamil dengan ambeien masih bisa melahirkan normal, selama kondisi ibu dan bayi aman.
2. Risiko mengejan tetap harus diperhitungkan karena bisa memperparah ambeien.
3. Dokter yang merawat akan menentukan metode persalinan paling aman, baik normal maupun sesar.
4. Edukasi kesehatan di media sosial penting, namun tetap harus menjunjung tinggi privasi pasien.
Pesan yang ingin disampaikan dokter ini jelas: jangan panik bila mengalami ambeien saat hamil. Percayakan keputusan kepada tenaga medis yang menangani, karena setiap ibu memiliki kondisi berbeda.
Unggahan singkat di Threads tersebut berhasil memberikan jawaban medis yang lugas, menenangkan, dan tetap etis, sekaligus mengingatkan publik bahwa media sosial bisa menjadi sumber edukasi positif jika digunakan dengan benar. (Ahm/abd)













