Berita Ekonomi

UMKM Keripik Bayam Viral, Inspirasi Usaha Kecil dari Dapur Rumah

628
×

UMKM Keripik Bayam Viral, Inspirasi Usaha Kecil dari Dapur Rumah

Sebarkan artikel ini

Lam­pung, SniperNews.id – Media sosial kem­bali dira­maikan den­gan ung­ga­han inspi­ratif seo­rang ibu rumah tang­ga yang ten­gah men­go­lah keripik bayam. Ung­ga­han terse­but dibagikan oleh akun Face­book Bell Fiano Bell Fiano dan lang­sung viral den­gan ribuan komen­tar ser­ta dibagikan ratu­san kali oleh war­ganet.

Aktiv­i­tas seder­hana mem­bu­at keripik bayam terny­a­ta berhasil menarik per­ha­t­ian pub­lik, sekali­gus men­ja­di inspi­rasi baru bagi pelaku usa­ha mikro kecil menen­gah (UMKM), Selasa (30/09).

Akun Face­book berna­ma Bell Fiano Bell Fiano mem­bagikan video pros­es pem­bu­atan keripik bayam. Dalam video terse­but ter­li­hat seo­rang ibu men­ge­nakan kerudung mer­ah marun dan cele­mek hitam sedang menyi­ap­kan bahan, men­go­lah ado­nan tepung, ser­ta meng­goreng bayam hing­ga men­ja­di keripik yang renyah. Tidak hanya itu, video juga mem­per­li­hatkan langkah awal beru­pa men­cu­ci bayam segar dalam jum­lah banyak sebelum dio­lah.

Ung­ga­han ini mem­per­li­hatkan detail seder­hana namun penuh mak­na: dari dapur rumah yang seder­hana, ibu terse­but mam­pu menun­jukkan cara mem­bu­at cami­lan pop­uler yang dige­mari banyak orang, yakni keripik bayam.

Aktiv­i­tas ini dilakukan di dapur rumah seder­hana yang ter­li­hat dalam tayan­gan video. Suasana khas UMKM ruma­han terasa ken­tal, mulai dari per­ala­tan dapur seadanya, wadah plas­tik besar untuk men­cam­pur ado­nan, hing­ga wajan besar yang digu­nakan untuk meng­goreng keripik. Mes­ki tam­pak seder­hana, dapur terse­but men­ja­di sak­si lahirnya pro­duk cami­lan yang kini men­ja­di inspi­rasi usa­ha.

  Pedagang Mlijo Hidupkan Ekonomi Pagi di Desa Karang Sari

Ung­ga­han terse­but dibagikan sek­i­tar satu ming­gu lalu dan lang­sung men­da­p­at respons luar biasa dari war­ganet. Hing­ga kini, postin­gan itu sudah mem­per­oleh lebih dari 10.703 tan­da suka, 674 kali dibagikan, dan ratu­san komen­tar yang seba­gian besar mem­berikan dukun­gan, tes­ti­moni, hing­ga bertanya cara mem­bu­at keripik bayam agar lebih renyah.

Selain menampilkan cara pem­bu­atan cami­lan seder­hana, ung­ga­han ini men­ja­di menarik kare­na mem­per­li­hatkan real­i­tas seo­rang ibu rumah tang­ga yang berjuang meng­hasilkan pro­duk berni­lai jual dari rumah. Seman­gat, keseder­hanaan, dan keteku­nan yang ditun­jukkan dalam video terse­but mem­bu­at banyak orang merasa terin­spi­rasi untuk ikut men­co­ba mem­bu­ka usa­ha kecil-kecilan dari dapur rumah mas­ing-mas­ing.

Banyak komen­tar war­ganet yang men­gaku ingin men­co­ba usa­ha seru­pa, berharap bisa men­gubah nasib lewat bis­nis kecil berba­sis rumah tang­ga.

Dalam tayan­gan, langkah pem­bu­atan keripik bayam ditun­jukkan den­gan detail. Per­ta­ma, bayam segar dicu­ci bersih dalam jum­lah banyak. Sete­lah itu, tepung disi­ap­kan dalam wadah besar. Bayam kemu­di­an dicelup­kan ke dalam ado­nan tepung sebelum dig­oreng dalam minyak panas. Pros­es peng­goren­gan dilakukan den­gan telat­en agar keripik bayam matang sem­pur­na dan tidak berminyak berlebi­han.

Selain pros­es visu­al, inter­ak­si di kolom komen­tar juga mem­perkaya infor­masi. Banyak war­ganet bertanya sekali­gus mem­beri saran, mis­al­nya peng­gu­naan hand mix­er agar ado­nan lebih cepat rata, atau tips agar keripik tidak cepat melem­pem.

  Viral! ini Cara-Cara Kreatif dapat Uang dari Internet di Tahun 2025

1. Peyek Alvi­ra bertanya: “Bun cara bikin peyek bayam biar ga berminyak bagaimana ya Bun?”
Dijawab oleh pemi­lik akun: “Kripik bayam emang begi­tu, tapi bisa diatur cara gorengnya.”

2. Feby Biy mem­beri saran: “Ibu, kalau men­gaduk coba pakai hand mix­er. Insya Allah lebih cepat sedik­it.”

3. Riko Raja menulis: “Men­gin­spi­rasi banget kon­tennya.. jadi pen­gen usa­ha kecil-kecilan di rumah.. niat mau merubah nasib.”

4. Lel­ly Triyana menam­bahkan: “Airnya biar notos. Aku suka bahasane mbaakk.. jan­gan hilang kan Jawa kita.”

5. Nina Lis­tiana, seo­rang pengge­mar berat, menulis: “Masya Allah suka banget sama cen­til­nya bun­da, ter­li­hat bun­da orangnya penyabar, telat­en, berkah, barokah bun­da.”

6. Sayyid Arsyad As’ari Basyaiban berba­gi pen­gala­man: “Bun­da kemaren aku bikin keripik jamur, kriuknya cuma berta­han sehari doang. Besoknya udah lem­bek. Kira-kira apa­nya yang salah ya bun­da?”

7. RiYa Riady bertanya: “Gak ada dicam­pur tepung lain kah bun­da?”

8. Gar­nis menanyakan pen­gan­taran: “Pen­gan­taran sampe ke Batu Besar Nongsa?”

9. Ra Kel mem­beri saran teknik meng­goreng: “Goreng yang ked­ua, api kom­pornya dike­cilkan atau sedang bun.”

10. Desti Ny Nafriza menulis: “Saya suka sekali keripik bayam bun­da.”

11. Sri Wiyan­ti menam­bahkan: “Sukak kali liat video ibun.. 😊”

12. Zia Clar­isa yang men­gaku pengge­mar berat menulis: “Kok saya jadi suka banget sama ibun­ya kalau buat kon­ten, seman­gat ibu, pejuang rupi­ah, salam kenal dari Rantau Pra­p­at.”

  Prof Sutan Nasomal Desak Presiden Prabowo Selamatkan Pertanian, Sawit Hancurkan Desa

13. Desri Wan­dra bertanya soal har­ga: “Bund, kalau sek­i­lo jual bera­pa an? Ada pil­i­han bayam­nya gak itu bund?”

14. Hadi Abinya Habib berko­men­tar jena­ka: “Kriuknya kedenger­an sampe sini.. 😃”

Video seder­hana ini bukan sekadar mem­per­li­hatkan pros­es memasak. Lebih dari itu, ung­ga­han Bell Fiano Bell Fiano mencer­minkan per­juan­gan UMKM di Indone­sia. Dari dapur rumah tang­ga, lahirlah pro­duk cami­lan yang dige­mari, berni­lai ekono­mi, dan berpoten­si meng­ger­akkan roda perekono­mi­an kelu­ar­ga.

Keripik bayam, yang awal­nya hanya cami­lan biasa, kini men­ja­di sim­bol kreativ­i­tas dan keteku­nan. Seman­gat ibu rumah tang­ga terse­but dalam berkarya dan mem­bagikan ilmun­ya di media sosial men­ja­di inspi­rasi nya­ta bagi banyak orang yang ingin mem­u­lai usa­ha kecil.

Ung­ga­han Bell Fiano Bell Fiano ten­tang pem­bu­atan keripik bayam berhasil menarik per­ha­t­ian pub­lik. Den­gan lebih dari 10.703 tan­da suka, 674 kali dibagikan, dan ratu­san komen­tar posi­tif, kon­ten ini tidak hanya mem­berikan tuto­r­i­al memasak, tetapi juga mem­bu­ka mata banyak orang akan pelu­ang usa­ha ruma­han yang men­jan­jikan.

Dari per­tanyaan soal resep, tips agar keripik tidak lem­bek, hing­ga diskusi soal har­ga dan pen­gi­r­i­man, ter­li­hat jelas bah­wa keripik bayam bukan sekadar makanan ringan, melainkan juga pelu­ang usa­ha yang bisa dikem­bangkan men­ja­di UMKM ber­daya saing.

Video ini mem­buk­tikan bah­wa seman­gat, keteku­nan, dan keberan­ian untuk berba­gi bisa mem­bawa inspi­rasi besar bagi banyak orang. Dari dapur seder­hana, lahirlah hara­pan baru untuk peruba­han hidup melalui UMKM keripik bayam. (Ahm/abd).

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *