Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Waspada Modus Baru! Pelaku Diduga Pura-pura Jadi Pegawai untuk Bawa Kabur Tabung Gas

387
×

Waspada Modus Baru! Pelaku Diduga Pura-pura Jadi Pegawai untuk Bawa Kabur Tabung Gas

Sebarkan artikel ini

SniperNew.id — Sebuah ung­ga­han video dari akun media sosial bajingga.id viral di plat­form Threads, mem­per­li­hatkan seo­rang perem­puan yang diduga melakukan modus penipuan den­gan berpu­ra-pura men­ja­di pegawai baru di sebuah usa­ha sek­i­tar tem­pat keja­di­an. Dalam video terse­but, perem­puan itu tam­pak men­datan­gi sebuah toko dan melakukan transak­si pem­be­lian gas elpi­ji 3 kilo­gram beser­ta tabungnya, den­gan alasan akan mem­ba­yar dan men­gan­tarnya kem­bali. Namun, bukan­nya kem­bali, tabung gas terse­but jus­tru dibawa kabur, Sab­tu (18/ 10/25)

Ung­ga­han terse­but kini ramai diperbin­cangkan kare­na banyak war­ganet yang men­gaku per­nah men­ja­di kor­ban den­gan modus seru­pa.

Pihak yang terekam dalam video adalah seo­rang perem­puan yang belum dike­tahui iden­ti­tas­nya. Berdasarkan keteran­gan dari ung­ga­han akun bajingga.id, pelaku diduga berpu­ra-pura men­ja­di pegawai baru dari usa­ha tetang­ga sek­i­tar lokasi keja­di­an.

Selain itu, sejum­lah peng­gu­na media sosial juga menuliskan pen­gala­man mere­ka di kolom komen­tar, men­gaku per­nah men­gala­mi keja­di­an yang sama, di mana pelaku datang den­gan alasan seru­pa lalu mem­bawa barang dagan­gan tan­pa mem­ba­yar.

Akun yang per­ta­ma kali mem­bagikan video, @bajingga.id, menye­butkan bah­wa infor­masi ini bersum­ber dari reka­man kam­era pen­gawas (CCTV) milik salah satu toko.

  Fenomena Langka Blood Moon 2025: Pertunjukan Langit Terpanjang yang Akan Disaksikan Jutaan Pasang Mata

Ung­ga­han terse­but per­ta­ma kali dipub­likasikan oleh akun bajingga.id di Threads pada sek­i­tar 17 Okto­ber 2025, sek­i­tar 20 jam sebelum tangka­pan layar beri­ta ini dibu­at.

Dalam video yang dibagikan, ter­da­p­at reka­man wak­tu bertuliskan 2025-10-15 pukul 19:42:30, yang menun­jukkan keja­di­an berlang­sung pada malam hari di sebuah toko kelon­tong atau warung sem­bako.

Meskipun lokasi pasti belum dije­laskan secara ter­bu­ka, war­ganet di kolom komen­tar menye­butkan bah­wa keja­di­an seru­pa ter­ja­di di beber­a­pa daer­ah, menan­dakan bah­wa modus ini sudah menye­bar di berba­gai wilayah.

Modus penipuan den­gan berpu­ra-pura men­ja­di pegawai baru diduga dilakukan untuk men­da­p­atkan keper­cayaan cepat dari pemi­lik usa­ha atau tetang­ga sek­i­tar. Pelaku meman­faatkan fak­tor kedekatan sosial antar­war­ga dan suasana sal­ing per­caya di lingkun­gan setem­pat.

Pelaku men­gaku seba­gai karyawan baru di toko tetang­ga agar tidak dicuri­gai. Sete­lah men­da­p­atkan barang seper­ti gas 3 kg dan tabungnya, pelaku ber­jan­ji akan mem­ba­yar kemu­di­an. Namun keny­ataan­nya, pelaku tidak per­nah kem­bali ke lokasi dan barang terse­but tidak dikem­ba­likan.

Motif uta­ma dari modus ini diduga adalah keun­tun­gan ekono­mi cepat melalui penipuan kecil yang sulit dila­cak jika kor­ban tidak memi­li­ki buk­ti kuat atau tidak segera mela­porkan­nya.

Berdasarkan video yang diung­gah, kro­nolo­gi keja­di­an diperki­rakan seba­gai berikut:

1. Seo­rang perem­puan masuk ke toko yang men­jual bahan kebu­tuhan rumah tang­ga.

2. Ia berpu­ra-pura berbicara den­gan pemi­lik toko, mem­perke­nalkan diri seba­gai pegawai baru dari toko atau usa­ha lain di sek­i­tar lokasi.

3. Den­gan alasan akan men­gan­tarkan gas 3 kilo­gram ke tem­pat ker­ja barun­ya dan akan segera mem­ba­yar, ia meyakinkan pemi­lik toko untuk mem­berikan tabung gas terse­but.

  Kebakaran Hebat Landa Lahan di Padang Pariaman, Sulit Dipadamkan Akibat Medan Terjal dan Jaringan Sutet

4. Pemi­lik toko per­caya dan meny­er­ahkan barang terse­but.

5. Namun, sete­lah beber­a­pa wak­tu, pelaku tidak kem­bali dan tabung gas pun tidak dikem­ba­likan.

Video CCTV mem­per­li­hatkan pelaku men­ge­nakan paka­ian gelap den­gan jil­bab, mem­bawa barang, dan kemu­di­an mening­galkan tem­pat tan­pa kem­bali.

Sejak video ini diung­gah, masyarakat menun­jukkan kepri­hati­nan dan kewas­padaan. Banyak peng­gu­na Threads dan Tik­Tok yang menulis di kolom komen­tar akun @milaputryuroh09 dan @bajingga.id bah­wa mere­ka per­nah men­gala­mi keja­di­an seru­pa di daer­ah mas­ing-mas­ing.

Beber­a­pa menye­butkan bah­wa pelaku biasanya meng­gu­nakan cara yang sama berpu­ra-pura seba­gai pegawai baru atau per­an­tara dari toko lain untuk men­da­p­atkan keper­cayaan cepat.

Ung­ga­han terse­but juga memicu diskusi pub­lik ten­tang pent­ingnya kewas­padaan, teruta­ma bagi pelaku usa­ha kecil seper­ti warung, toko kelon­tong, atau agen gas.

Kasus ini men­ja­di pengin­gat pent­ing bagi masyarakat agar lebih berhati-hati ter­hadap orang yang baru dike­nal, teruta­ma yang men­gaku seba­gai pegawai dari tem­pat lain tan­pa buk­ti yang jelas.

Berikut beber­a­pa langkah pence­ga­han yang dis­arankan oleh penga­mat kea­manan lingkun­gan dan prak­tisi bis­nis lokal. Ver­i­fikasi iden­ti­tas: Pastikan orang yang men­gaku pegawai baru menun­jukkan iden­ti­tas res­mi, seper­ti kar­tu nama, ser­agam, atau surat tugas dari tem­pat ia bek­er­ja.

Gunakan buk­ti transak­si ter­tulis: Jika ada jan­ji akan mem­ba­yar nan­ti, minta tan­da tan­gan dan fotokopi iden­ti­tas seba­gai buk­ti.

Pasang CCTV dan pan­tau reka­man secara rutin: Reka­man video dap­at men­ja­di buk­ti jika ter­ja­di tin­dak penipuan atau pen­cu­ri­an. Laporkan ke pihak berwa­jib: Jika men­gala­mi hal seru­pa, segera laporkan ke kepolisian setem­pat agar pelaku bisa ditin­dak dan mence­gah kor­ban lain.

  Sangat Mengkhawatirkan Loncat dari Lantai 4, ART Asal Karawang Jawabarat Tutup Usia

Bagikan infor­masi secara bijak: Hin­dari menye­barkan wajah atau iden­ti­tas pelaku tan­pa pros­es hukum, untuk men­ja­ga eti­ka dan tidak melang­gar pri­vasi sebelum ada kepas­t­ian hukum.

Meskipun kasus ini menim­bulkan kemara­han dan keing­i­nan masyarakat untuk mem­peringatkan satu sama lain, pent­ing untuk tetap memegang kode etik jur­nal­is­tik dan asas praduga tak bersalah.

Artinya, sese­o­rang yang diduga seba­gai pelaku belum ten­tu bersalah sebelum ada kepu­tu­san hukum yang sah. Oleh kare­na itu, penye­baran video atau foto sese­o­rang yang dise­but pelaku harus dis­er­tai kon­teks edukatif dan bukan untuk mem­permalukan.

Media sosial seharus­nya digu­nakan untuk meningkatkan kesadaran pub­lik, bukan seba­gai alat peng­haki­man.

Keja­di­an yang diung­gah oleh akun bajingga.id ini men­ja­di pela­jaran pent­ing bagi masyarakat ten­tang meningkat­nya modus keja­hatan sosial yang meman­faatkan keper­cayaan antar­war­ga.

Dalam situ­asi ekono­mi yang sulit, pelaku keja­hatan ker­ap men­cari celah dari kelen­ga­han masyarakat. Oleh kare­na itu, kewas­padaan dan komu­nikasi antar­war­ga men­ja­di kun­ci untuk mence­gah tin­dak penipuan seru­pa.

Den­gan mem­ban­gun budaya sal­ing mengin­gatkan dan meman­faatkan teknolo­gi seper­ti CCTV, ser­ta mela­porkan seti­ap keja­di­an men­curi­gakan ke pihak berwa­jib, masyarakat dap­at men­cip­takan lingkun­gan yang lebih aman dan sal­ing men­ja­ga.

Redak­si mene­gaskan: beri­ta ini dis­usun untuk tujuan edukasi dan pence­ga­han, tan­pa bermak­sud menyudutkan pihak mana pun. Semua pihak berhak atas per­lakuan adil dan pros­es hukum yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *