Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Menembus Terjal Demi Masa Depan: Guru-Guru Ini Naik Gunung Demi Satu Siswa di Kulonprogo

428
×

Menembus Terjal Demi Masa Depan: Guru-Guru Ini Naik Gunung Demi Satu Siswa di Kulonprogo

Sebarkan artikel ini

Kulon­pro­go, SniperNew.id — Momen per­juan­gan yang men­gin­spi­rasi datang dari tanah per­buk­i­tan Kulon­pro­go, Yogyakar­ta. Sekelom­pok guru rela mena­pa­ki jalan ter­jal, seo­lah ten­gah men­da­ki gunung, demi men­gun­jun­gi rumah seo­rang siswanya yang ker­ap ter­lam­bat datang ke seko­lah. Aksi penuh dedikasi ini men­ja­di viral usai diung­gah oleh akun X (dulu Twit­ter) @Marbot_Udien pada Ming­gu (22/6/2025).

  Bupati Maya Hadiri Pelantikan Pengurus Satgas IPK Labuhanbatu

“Per­juan­gan ini nya­ta. Jalanan curam dan menan­jak tak meng­ha­lan­gi langkah para guru untuk men­jem­put hara­pan masa depan siswanya,” tulis @Marbot_Udien dalam ung­ga­han­nya, yang dis­er­tai foto-foto para guru ber­jalan menyusuri medan sulit.

Para guru terse­but melakukan kun­jun­gan ke rumah salah satu siswanya yang ting­gal di daer­ah pelosok den­gan akses jalan yang san­gat sulit. Siswa terse­but dike­tahui ser­ing ter­lam­bat masuk seko­lah, dan pihak seko­lah ingin menge­tahui lang­sung alasan ser­ta kon­disi yang sebe­narnya.

Rom­bon­gan guru ini berasal dari sebuah seko­lah dasar di wilayah Kulon­pro­go. Iden­ti­tas lengkap seko­lah maupun siswa tidak dise­butkan dalam ung­ga­han, namun aksi mere­ka telah men­u­ai banyak pujian dari war­ganet.

  554 WNI Akhirnya Pulang dari Myanmar: Diplomasi Kemanusiaan yang Mengharukan

Peri­s­ti­wa ini berlang­sung di wilayah per­buk­i­tan Kulon­pro­go, Yogyakar­ta, yang dike­nal memi­li­ki akses jalan yang menan­tang, teruta­ma ke per­muki­man-per­muki­man ter­pen­cil.

Momen ini ter­ja­di pada pekan ini dan men­ja­di viral sete­lah diung­gah ke media sosial pada Ming­gu, 22 Juni 2025.

Kun­jun­gan ini dilakukan seba­gai ben­tuk kepedu­lian guru ter­hadap siswanya. Alih-alih hanya mem­beri tegu­ran, mere­ka memil­ih pen­dekatan empati den­gan meli­hat lang­sung situ­asi di rumah siswa yang bersangku­tan. Ini men­ja­di ben­tuk nya­ta pen­didikan yang berakar pada cin­ta kasih dan tang­gung jawab sosial.

Ung­ga­han ini men­u­ai ribuan tan­da suka dan retweet di media sosial. Banyak war­ganet yang merasa ter­haru sekali­gus bang­ga meli­hat dedikasi para guru. Tak sedik­it pula yang menyerukan pent­ingnya pemer­ataan akses pen­didikan dan infra­struk­tur, teruta­ma di daer­ah ter­pen­cil.

  Satgas Yonarmed 11 Kostrad Mengabdi Dengan Cinta, TNI dan Harapan Anak - Anak di Perbatasan

“Salut untuk Bapak dan Ibu Guru yang tidak hanya men­ga­jar di kelas, tapi juga menyen­tuh kehidu­pan siswa hing­ga ke pelosok,” tulis salah satu war­ganet.

Di ten­gah dinami­ka dunia pen­didikan yang kom­pleks, kisah ini men­ja­di pengin­gat bah­wa seman­gat men­ga­jar tidak hanya berlang­sung di ruang kelas. Terkadang, ia men­jel­ma men­ja­di langkah-langkah berat di jalan men­da­ki, den­gan satu tujuan: memas­tikan tak ada anak yang tert­ing­gal dari masa depan.

Edi­tor: (Redak­si)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *