Berita Daerah

Fazzio Cup 2025 Barito Utara: Ajang Prestasi, Sportivitas, dan Kebersamaan Pelajar

581
×

Fazzio Cup 2025 Barito Utara: Ajang Prestasi, Sportivitas, dan Kebersamaan Pelajar

Sebarkan artikel ini

Bar­i­to Utara, SniperNew.id – Tur­na­men sep­ak bola pela­jar pal­ing bergengsi di Kabu­pat­en Bar­i­to Utara, Fazz­io Cup 2025, res­mi berakhir pada Sab­tu, 13 Sep­tem­ber 2025. Penu­tu­pan berlang­sung meri­ah di Sta­dion Swakarya, Muara Teweh, sete­lah ham­pir dua pekan kom­petisi sen­git antar seko­lah tingkat SMP dan SMA seder­a­jat, Ming­gu (14/09).

Ajang yang dim­u­lai sejak 30 Agus­tus 2025 ini tidak hanya men­ja­di are­na perebu­tan piala, tetapi juga wadah silat­u­rah­mi, pem­bi­naan bib­it muda sep­ak bola, ser­ta sarana hibu­ran bagi masyarakat Bar­i­to Utara. Atmos­fer Sta­dion Swakarya pada laga final benar-benar mencer­minkan antu­si­asme pela­jar, guru, dan masyarakat yang datang dari berba­gai wilayah.

Acara penu­tu­pan dihadiri sejum­lah peja­bat daer­ah dan tokoh masyarakat, di antaranya Asis­ten III Set­da Bar­i­to Utara Yas­er Arafat, Anggota DPRD Patih Her­man, Sekre­taris Dis­bud­par­po­ra, Lurah Lan­jas, Askab PSSI Bar­i­to Utara, ser­ta tamu undan­gan lain­nya. Kehadi­ran mere­ka menan­dakan dukun­gan penuh pemer­in­tah daer­ah ter­hadap pem­bi­naan olahra­ga usia dini.

Ket­ua Pani­tia Pelak­sana, Dedy Suryana, menyam­paikan rasa ter­i­ma kasih kepa­da semua pihak yang ter­li­bat dalam kesuk­sesan tur­na­men ini. Menu­rut­nya, Fazz­io Cup 2025 tidak hanya beror­i­en­tasi pada prestasi, tetapi juga pen­didikan karak­ter.

  DAMKAR Edukasi Warga RW.09 Jatinegara Soal Pencegahan Kebakaran

“Kejuaraan ini bertu­juan mem­per­erat silat­u­rah­mi antar seko­lah, men­cari bib­it muda sep­ak bola di Bar­i­to Utara, men­dukung pro­gram pem­bi­naan usia dini Askab PSSI, sekali­gus men­ja­di hibu­ran bagi masyarakat,” ujar Dedy.

Ia menam­bahkan bah­wa tur­na­men ini dihara­p­kan dap­at melahirkan atlet-atlet muda berbakat yang nan­ti­nya bisa mewak­ili Bar­i­to Utara di tingkat provin­si, bahkan nasion­al. Dedy juga mem­berikan apre­si­asi kepa­da selu­ruh pani­tia, pelatih, wasit, ser­ta seko­lah-seko­lah yang berpar­tisi­pasi.

Kom­petisi di kat­e­gori SMP berlang­sung ketat. Pada akhirnya, MTsN Barut kelu­ar seba­gai juara per­ta­ma sete­lah menampilkan per­for­ma impre­sif sep­a­n­jang tur­na­men. Diiku­ti oleh SMPN 1 Muara Teweh di posisi ked­ua, MTs NU Lahei di uru­tan keti­ga, dan SMPN 4 Muara Teweh di posisi keem­pat.

Dom­i­nasi MTsN Barut semakin diperku­at den­gan dirai­h­nya gelar Top Skor kat­e­gori SMP oleh salah satu pemain mere­ka. Hal ini menun­jukkan kual­i­tas pem­bi­naan sep­ak bola di seko­lah terse­but.

Semen­tara itu, kat­e­gori Suporter Ter­baik tingkat SMP juga diu­mumkan. SMPN 2 Muara Teweh berhasil meraih per­ingkat per­ta­ma, dis­usul oleh SMPN 1 Muara Teweh dan MTsN Barut. Kreativ­i­tas dan sportiv­i­tas para suporter men­ja­di nilai tam­bah dalam mera­maikan tur­na­men.

  Bendera Negara Rusak, Kepatuhan Undang-Undang Dipertanyakan

Pada kat­e­gori SMA, SMAN 1 Muara Teweh tampil perkasa den­gan mere­but Juara 1, sekali­gus meraih gelar Suporter Ter­baik dan Top Skor. Tim ini mem­buk­tikan diri seba­gai keku­atan dom­i­nan di tur­na­men Fazz­io Cup 2025.

Di posisi ked­ua, SMAN 5 Lemo mem­berikan keju­tan den­gan per­for­ma luar biasa, mes­ki harus puas di per­ingkat run­ner-up. Namun, kebang­gaan tetap ter­ja­ga kare­na salah satu pemain mere­ka berhasil meraih gelar Pemain Ter­baik.

Juara keti­ga ditem­pati oleh SMAN 2 Muara Teweh, sedan­gkan posisi keem­pat diraih SMKN 1 Buk­it Saw­it.

Kepala Seko­lah SMAN 1 Muara Teweh, Rajikin­nor, menyam­paikan rasa syukur atas keber­hasi­lan tim­nya.

“Keme­nan­gan ini bukan hanya soal piala, tetapi seman­gat sportiv­i­tas dan ker­ja keras. Saya berharap anak-anak terus ren­dah hati, men­ja­ga kekom­pakan, dan men­jadikan keme­nan­gan ini seba­gai moti­vasi untuk meraih prestasi lebih ting­gi,” ujarnya.

Semen­tara itu, Kepala Seko­lah SMAN 5 Lemo, Tri­an Jhon Tli­ma, tetap men­gapre­si­asi per­juan­gan tim­nya. “Kami bang­ga mes­ki bera­da di per­ingkat ked­ua, namun mam­pu melahirkan pemain ter­baik. Semoga ke depan SMAN 5 Lemo bisa tampil lebih kuat dan meraih juara uta­ma,” katanya.

Pada acara penu­tu­pan, hadi­ah dis­er­ahkan lang­sung oleh tokoh-tokoh pemer­in­ta­han daer­ah, per­wak­i­lan KONI, dan pihak kepolisian yang turut men­dukung jalan­nya tur­na­men. Pani­tia juga mem­berikan peng­har­gaan kepa­da pihak kea­manan yang telah memas­tikan jalan­nya kom­petisi berlang­sung aman dan tert­ib.

  Rizky Aditya Korban Penganiayaan Desak Satreskrim Polres Batubara Tangkap Kedua Pelaku.

Peny­er­a­han piala dan medali men­ja­di momen pun­cak yang pal­ing ditung­gu para peser­ta dan pen­dukung. Suasana sta­dion dipenuhi sorak-sorai, yel-yel, dan seman­gat keber­samaan.

Fazz­io Cup 2025 mem­berikan banyak pela­jaran pent­ing bagi para pela­jar, bukan hanya ten­tang menang atau kalah, tetapi juga ten­tang nilai sportiv­i­tas, disi­plin, dan ker­ja sama tim.

Tur­na­men ini men­ja­di buk­ti nya­ta bah­wa pem­bi­naan olahra­ga sejak dini bisa mem­berikan dampak posi­tif ter­hadap pem­ben­tukan karak­ter gen­erasi muda. Dukun­gan penuh pemer­in­tah daer­ah, seko­lah, dan masyarakat men­ja­di kun­ci suk­ses penye­leng­garaan acara ini.

Selain itu, kegiatan ini juga mam­pu meningkatkan inter­ak­si sosial antar seko­lah, mem­per­erat per­saudaraan, ser­ta men­ja­di ajang rekreasi yang sehat. Sta­dion Swakarya men­ja­di pusat per­ha­t­ian masyarakat seti­ap kali per­tandin­gan berlang­sung, men­cip­takan suasana kom­petisi yang meri­ah.

Den­gan berakhirnya Fazz­io Cup 2025, dihara­p­kan tur­na­men ini men­ja­di agen­da tahu­nan yang semakin berkem­bang. Pemer­in­tah daer­ah bersama KONI dan Askab PSSI Bar­i­to Utara berkomit­men untuk terus mema­jukan olahra­ga sep­ak bola dan men­cari bakat-bakat baru yang bisa meng­harumkan nama daer­ah.

Para pela­jar yang bertand­ing dihara­p­kan tidak berhen­ti berlatih, men­ja­ga sportiv­i­tas, ser­ta men­jadikan pen­gala­man ini seba­gai bekal untuk meraih prestasi yang lebih ting­gi. Seman­gat keber­samaan dan per­saudaraan yang ter­jalin sela­ma tur­na­men dihara­p­kan tetap ter­ja­ga, bahkan sete­lah kom­petisi usai. (Hen­ryanus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *