Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Kriminal

Polres Magelang Tangkap Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual

329
×

Polres Magelang Tangkap Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual

Sebarkan artikel ini

Mage­lang, SniperNew.id - Seo­rang war­ga Pakis Mage­lang tega melakukan tin­dak kek­erasan asusi­la ter­hadap adik iparnya yang masih dibawah umur.

Pada pukul 13.00 WIB Pol­res­ta Mage­lang men­gadakan kon­speren­si pers yang dilakukan oleh Kasat Reskrim Kom­pol Rifeld Con­stantien Baba, S.I.K., M.H., Humas dan Unit PPA, Rabu (22/05/2024)

  Pabrik Uang Palsu Terbongkar di Garut, Pemuda Nekat Cetak Rp271,7 Juta

Satreskrim kepolisan Mage­lang berhasil menangkap seo­rang pria atas dugaan pele­ce­han sek­su­al ter­hadap adik iparnya yang masih dibawah umur. Kasat Reskrim Kom­pol Rifeld men­je­laskan bah­wa pele­ce­han terse­but ter­ja­di pada Senin (29/04) sek­i­tar pukul 01.30 WIB, lokasinya di Desa Pogalan, Keca­matan Pakis, Kabu­pat­en Mage­lang.

“Kasus ini ter­ja­di keti­ka kor­ban pulang ke rumah kakaknya kare­na sem­pat bermain bersama temen hing­ga larut malam, yang kebi­asaan pada kese­har­i­an kor­ban tidak pulang ke rumah kakaknya, tetapi kare­na pulangnya sudah larut malam akhirnya kor­ban isti­ra­hat di rumah ter­sang­ka yang meru­pakan iparnya” jelas Kom­pol Refiel.

  Diduga Dilepas, Warga MBG Protes Kasus Narkoba

Jadi di hari keja­di­an itu, istri ter­sang­ka sedang dagang di pasar, sehing­ga ter­sang­ka mengam­bil kesem­patan keti­ka rumah dalam keadaan sepi, terus lang­sung masuk ke kamar melakukan kek­erasan sek­su­al, kor­ban diam saja kare­na men­da­p­at anca­man dari ter­sang­ka.

Aki­bat dari tin­dakan kek­erasan sek­su­al terse­but , kor­ban men­gala­mi shock dan tekanan psikis, kemu­di­an dia kabur menga­mankan diri. Sete­lah kabur dia kem­bali ke rumah orang­tu­anya, dan mencer­i­takan keja­di­an yang dia ala­mi ‚lalu lapor ke polsek dan sem­pet men­gala­mi pingsan pada saat pela­po­ran di Polsek Pakis dan didampin­gi oleh orang tua dan kakaknya (istri ter­sang­ka)” terang Kom­pol Rifeld.

  Dinilai Rawan Narkoba, Aktivis Desak Polisi Razia Nes Restobar

Sete­lah mener­i­ma lapo­ran, polisi berg­er­ak cepat untuk menangkap pelaku di rumah­nya.

“Ter­sang­ka dike­nakan pen­er­a­pan Pasal 6c ayat 1 Junc­to Pasal 15 UU No 12 Tahun 2022 ten­tang tin­dak pidana kek­erasan sek­su­al, den­gan anca­man pidana 12 tahun pen­jara”
Tegas Kom­pol Rifeld. (Rat­na widia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *