Berita HukumBerita KriminalBerita Peristiwa

Diduga Demi Dibeli Murah, Tujuh Sapi Warga Nganjuk Diracun

285
×

Diduga Demi Dibeli Murah, Tujuh Sapi Warga Nganjuk Diracun

Sebarkan artikel ini
Terduga pelaku dugaan peracunan sapi diamankan warga sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian. Aksi penangkapan tersebut direkam dan viral di media sosial.

NGANJUK, SNIPERNEW.id – Kasus dugaan per­a­cu­nan ter­nak sapi terungkap di Kabu­pat­en Ngan­juk dan menyi­ta per­ha­t­ian pub­lik sete­lah ramai diperbin­cangkan di media sosial. Seo­rang pria berin­isial Supri, war­ga Desa Ngepeh, dia­mankan war­ga setem­pat sete­lah diduga ter­li­bat dalam per­a­cu­nan tujuh ekor sapi milik war­ga, Ming­gu (11/01/2025).

  Banjir Nyelonong dari Belakang Rumah, Warga: ‘Lima Langkah Lagi Kena Juga!’

Infor­masi terse­but per­ta­ma kali diung­gah oleh akun media sosial Threads @lensanalrcom, yang menye­butkan bah­wa peri­s­ti­wa itu ter­ja­di pada Jumat, 9 Jan­u­ari 2026.

Dalam ung­ga­han terse­but dije­laskan bah­wa ter­duga pelaku diduga mer­a­cu­ni sapi-sapi milik war­ga den­gan tujuan agar ter­nak terse­but dap­at dibeli den­gan har­ga murah.

Penangka­pan ter­hadap ter­duga pelaku dilakukan oleh war­ga dan direkam meng­gu­nakan tele­pon seluler. Reka­man terse­but kemu­di­an beredar luas dan viral di media sosial, memicu reak­si keras dari war­ganet.

  Diduga Jual Seragam Mahal di SMKN 9 Bandar Lampung, Wali Murid Protes: Harga Tembus Hampir Rp2 Juta

Salah satu war­ga yang dise­but seba­gai kor­ban adalah Farikah. Ia men­gala­mi keru­gian besar sete­lah empat ekor sapi miliknya dila­porkan mati secara per­la­han dalam kurun wak­tu dua ming­gu ter­akhir. Dalam ung­ga­han yang beredar, kor­ban ter­li­hat menangis his­teris aki­bat kehi­lan­gan ter­naknya.

Pas­ca­dia­mankan war­ga, ter­duga pelaku beser­ta barang buk­ti yang diduga beru­pa racun sapi telah dis­er­ahkan dan kini bera­da dalam penga­manan pihak kepolisian untuk pros­es hukum lebih lan­jut.

  Kasus Dugaan Pengeroyokan di Jati Agung Berlanjut, Terlapor Mangkir dari Pemeriksaan

Hing­ga beri­ta ini diter­bitkan, pihak kepolisian belum mem­berikan keteran­gan res­mi terkait hasil pemerik­saan awal, jenis zat yang diduga digu­nakan, maupun sta­tus hukum ter­duga pelaku. Pros­es penye­lidikan masih terus ber­jalan.

SNIPERNEW.id mene­gaskan bah­wa pem­ber­i­taan ini men­gacu pada asas praduga tak bersalah, di mana sese­o­rang tidak dap­at diny­atakan bersalah sebelum adanya putu­san pen­gadi­lan yang berkeku­atan hukum tetap.

Penulis: (iskan­dar).