Berita DaerahBerita HukumBerita Isu PublikBerita Kriminal

Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Pengeroyokan, Penetapan Status Tersangka Dipersoalkan

248
×

Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Pengeroyokan, Penetapan Status Tersangka Dipersoalkan

Sebarkan artikel ini

Simalun­gun — Snipernew.id

Kuasa hukum Mar­tin Silalahi, S.H., secara res­mi men­dampin­gi kli­en­nya, Jan Sabar­men Sarag­ih, untuk mela­porkan dugaan tin­dak pidana pengeroyokan yang dialaminya ke Pol­da Sumat­era Utara.

Lapo­ran terse­but ter­catat dalam Surat Tan­da Pener­i­maan Lapo­ran (STTLP) Nomor: STTLP/B/2061/XII/2025/SPKT/Polda Sumat­era Utara, ter­tang­gal 27 Desem­ber 2025.

Para­graf per­ta­ma artikel kamu…


Para­graf ked­ua artikel kamu…

Kasus ini menyi­ta per­ha­t­ian pub­lik lan­taran dalam peri­s­ti­wa yang sama, Pol­res Simalun­gun lebih dahu­lu mene­tap­kan Jan Sabar­men Sarag­ih seba­gai ter­sang­ka, meskipun yang bersangku­tan men­gaku seba­gai kor­ban pengeroyokan oleh sejum­lah orang.

  DPRD Pringsewu Tanggapi Masalah Pupuk Subsidi: Pengawasan Diperketat demi Kepastian Harga dan Ketahanan Pangan

Dalam STTLP terse­but dije­laskan bah­wa peri­s­ti­wa dugaan pengeroyokan ter­ja­di di Peruma­han Ror­i­na­ta E‑12, Kelu­ra­han Son­di Raya, Keca­matan Raya, Kabu­pat­en Simalun­gun, Sumat­era Utara, pada Rabu malam, 24 Desem­ber 2025, sek­i­tar pukul 20.00 WIB.
Aki­bat keja­di­an terse­but, pela­por men­gaku men­gala­mi luka fisik, trau­ma psikol­o­gis, ser­ta keru­gian materi­il yang cukup besar.

Dise­butkan, tiga unit sepe­da motor dan satu unit mobil milik Jan Sabar­men Sarag­ih men­gala­mi kerusakan, selain itu rumah kor­ban juga dirusak.

Tidak hanya itu, uang tunai milik Jan Sabar­men Sarag­ih dila­porkan hilang den­gan jum­lah men­ca­pai jutaan rupi­ah.

  Ritual Doa Lintas Adat Digelar di Tangkuban Perahu


Peri­s­ti­wa terse­but juga berdampak pada kelu­ar­ga kor­ban.

Istri Jan Sabar­men Sarag­ih turut men­ja­di kor­ban den­gan men­gala­mi luka serius di bagian kepala hing­ga men­gala­mi kebo­co­ran dan harus men­da­p­atkan per­awatan medis.

Kuasa hukum meni­lai, pene­ta­pan sta­tus ter­sang­ka ter­hadap kli­en­nya dilakukan secara pre­matur dan tidak berim­bang, kare­na berdasarkan fak­ta yang mere­ka mili­ki, kli­en­nya jus­tru meru­pakan pihak yang dikeroyok oleh mas­sa.

Oleh sebab itu, pihak kuasa hukum men­em­puh langkah hukum lan­ju­tan den­gan mela­porkan keja­di­an terse­but ke Pol­da Sumat­era Utara, agar perkara ini ditan­gani secara lebih objek­tif, pro­fe­sion­al, dan menyelu­ruh.

“Klien kami adalah kor­ban pengeroyokan. Namun fak­tanya jus­tru dite­tap­kan seba­gai ter­sang­ka. Ini yang kami per­soalkan.

Penan­ganan perkara seharus­nya dilakukan secara pro­fe­sion­al, transparan, dan tidak sepi­hak,” tegas Mar­tin Silalahi, S.H.

  Sekolah Rakyat Medan Dibangun di Atas Tanah Sengketa, Pemko Diduga Abaikan Hukum

Ia berharap Kapol­da Sumat­era Utara dap­at mem­berikan aten­si khusus ter­hadap lapo­ran terse­but dan mem­bu­ka perkara ini secara terang ben­derang, den­gan memerik­sa selu­ruh pihak yang ter­li­bat secara adil sesuai keten­tu­an hukum yang berlaku.

Lebih lan­jut, Mar­tin Silalahi juga menyam­paikan hara­pan­nya agar perkem­ban­gan penan­ganan perkara ini dap­at dila­porkan hing­ga ke Kapol­ri, guna memas­tikan pros­es pene­gakan hukum ber­jalan secara pro­fe­sion­al dan men­jun­jung ting­gi asas kead­i­lan.

Kuasa hukum mene­gaskan bah­wa pene­ta­pan sese­o­rang seba­gai ter­sang­ka seharus­nya dilakukan sete­lah melalui pros­es penye­lidikan dan penyidikan yang kom­pre­hen­sif, sehing­ga kepas­t­ian hukum yang dihasilkan benar-benar mencer­minkan rasa kead­i­lan bagi semua pihak.

Red/Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *