Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Kriminal

Hitachi Masjid Hilang, Polsek Teweh Tengah Berhasil Ringkus Pencuri dalam Tiga Hari

1795
×

Hitachi Masjid Hilang, Polsek Teweh Tengah Berhasil Ringkus Pencuri dalam Tiga Hari

Sebarkan artikel ini

Muara Teweh, SniperNew.id - Kepolisian Resor (Pol­res) Bar­i­to Utara melalui jajaran Polsek Teweh Ten­gah kem­bali mem­buk­tikan komit­men­nya dalam men­ja­ga kea­manan ser­ta ketert­iban masyarakat. Aksi cepat polisi mem­buahkan hasil den­gan dia­mankan­nya seo­rang pria berin­isial RM (30), yang diduga kuat seba­gai pelaku pen­cu­ri­an alat elek­tron­ik di salah satu masjid wilayah hukum Polsek Teweh Ten­gah, Kamis (25/09).

Kasus ini bermu­la pada Jumat, 19 Sep­tem­ber 2025, sek­i­tar pukul 10.00 WIB. Saat itu, ZN (55), pen­gu­rus Masjid Ain­ur Rid­ha di Desa Sikui, Keca­matan Teweh Baru, mener­i­ma lapo­ran dari seo­rang sak­si berna­ma DS (42). DS mengabarkan bah­wa sebuah alat elek­tron­ik beru­pa hitachi merek SMIZU yang sela­ma ini digu­nakan untuk kebu­tuhan masjid telah hilang dari tem­pat peny­im­panan­nya.

Menden­gar infor­masi terse­but, ZN segera melakukan penge­cekan lang­sung. Dugaan pen­cu­ri­an kian men­guat kare­na barang terse­but memang tidak bera­da di tem­pat­nya. Den­gan mem­per­tim­bangkan nilai keru­gian yang cukup besar, yakni Rp1.400.000, ZN kemu­di­an mela­porkan kasus ini ke Polsek Teweh Ten­gah untuk ditin­dak­lan­ju­ti.

Lapo­ran terse­but diter­i­ma oleh petu­gas dan lang­sung ditin­dak­lan­ju­ti oleh Unit Reskrim Polsek Teweh Ten­gah. Kapol­res Bar­i­to Utara AKBP Singgih Febiyan­to, S.H., S.I.K. melalui Kasub­sipen­mas Sihu­mas Pol­res Bar­i­to Utara, Iptu Noven­dra W.P., menyam­paikan bah­wa pihak kepolisian tidak menung­gu lama untuk berg­er­ak.

Tim segera melakukan langkah-langkah penye­lidikan, mulai dari memerik­sa sak­si-sak­si, mengumpulkan barang buk­ti, hing­ga melakukan pemetaan lokasi yang diduga men­ja­di tem­pat pelaku berak­tiv­i­tas.

Hasil penye­lidikan kemu­di­an men­garah pada satu nama: RM. Aparat meyaki­ni RM ter­li­bat lang­sung dalam kasus pen­cu­ri­an terse­but.

Sete­lah melakukan peman­tauan inten­sif, Unit Reskrim Polsek Teweh Ten­gah akhirnya berhasil mer­ingkus RM pada Senin malam, 22 Sep­tem­ber 2025, sek­i­tar pukul 22.50 WIB. Penangka­pan dilakukan di depan RSUD Muara Teweh, tepat­nya di Jalan Yeteo Singseng, Kelu­ra­han Lan­jas, Keca­matan Teweh Ten­gah, Kabu­pat­en Bar­i­to Utara.

Pros­es penangka­pan berlang­sung lan­car dan tan­pa per­lawanan. Bersamaan den­gan itu, polisi juga menga­mankan barang buk­ti beru­pa 1 (satu) unit hitachi merek SMIZU yang dicuri dari Masjid Ain­ur Rid­ha.

Iptu Noven­dra W.P. mewak­ili Kapol­res Bar­i­to Utara mem­be­narkan adanya penangka­pan terse­but. Ia men­gapre­si­asi kin­er­ja cepat tim Unit Reskrim Polsek Teweh Ten­gah dalam men­gungkap kasus pen­cu­ri­an ini hanya dalam kurun wak­tu tiga hari sete­lah lapo­ran res­mi diter­i­ma.

“Penangka­pan ini meru­pakan buk­ti nya­ta kesi­ga­pan dan keseriu­san jajaran kami dalam menin­dak­lan­ju­ti seti­ap lapo­ran masyarakat. Kami imbau selu­ruh war­ga agar tidak ragu mela­por apa­bi­la men­gala­mi atau menge­tahui tin­dak pidana di sek­i­tarnya,” ujar Noven­dra dalam keteran­gan per­snya.

Saat ini, RM telah dibawa ke Mapolsek Teweh Ten­gah guna men­jalani pemerik­saan lebih lan­jut. Polisi masih men­dala­mi motif ter­sang­ka melakukan pen­cu­ri­an terse­but. Mes­ki nilai barang yang dicuri tidak ter­lalu besar, namun kasus ini men­ja­di per­ha­t­ian kare­na menyasar fasil­i­tas milik rumah ibadah, yang seharus­nya men­da­p­at peng­hor­matan dari masyarakat.

Kasus pen­cu­ri­an barang milik masjid ini mene­gaskan bah­wa tin­dak krim­i­nal bisa ter­ja­di kapan saja dan di mana saja, ter­ma­suk di tem­pat-tem­pat yang diang­gap sakral. Kepolisian mengin­gatkan masyarakat agar meningkatkan kewas­padaan dan kea­manan lingkun­gan, mis­al­nya den­gan memas­tikan barang-barang berhar­ga dis­im­pan di tem­pat aman ser­ta melakukan pen­gawasan bersama.

Selain itu, masyarakat juga diim­bau untuk aktif bek­er­ja sama den­gan pihak berwa­jib. Lapo­ran cepat dari kor­ban atau sak­si akan san­gat mem­ban­tu aparat dalam melakukan penin­dakan sehing­ga pelaku keja­hatan tidak memi­li­ki ruang ger­ak yang lebih luas.

Pol­res Bar­i­to Utara mene­gaskan komit­men­nya untuk terus hadir seba­gai pelin­dung, pen­gay­om, dan pelayan masyarakat. Penangka­pan ter­hadap RM hanya salah satu con­toh nya­ta bagaimana pihak kepolisian bek­er­ja secara cepat, sigap, dan pro­fe­sion­al dalam menin­dak­lan­ju­ti lapo­ran war­ga.

Langkah-langkah pre­ven­tif juga terus dilakukan, ter­ma­suk patroli rutin di wilayah rawan keja­hatan, pen­ingkatan kegiatan sosial­isasi hukum, ser­ta pem­bi­naan masyarakat agar lebih peduli ter­hadap lingkun­gan sek­i­tar.

“Situ­asi kamtib­mas yang kon­dusif adalah tang­gung jawab bersama. Kepolisian akan terus hadir, namun dukun­gan masyarakat san­gat pent­ing agar ter­cip­ta kea­manan di Kabu­pat­en Bar­i­to Utara,” tam­bah Iptu Noven­dra.

Kasus pen­cu­ri­an di masjid ten­tu menim­bulkan rasa tidak nya­man di ten­gah masyarakat. Masjid adalah pusat kegiatan ibadah dan sosial, sehing­ga hilangnya barang milik masjid bukan hanya keru­gian mate­r­i­al, tetapi juga dap­at meng­gun­cang rasa aman jamaah. Den­gan ditangkap­nya pelaku, masyarakat Desa Sikui dan sek­i­tarnya merasa lega dan kem­bali ten­ang untuk berak­tiv­i­tas.

Peri­s­ti­wa ini men­ja­di pengin­gat bah­wa keja­hatan dap­at muncul di mana saja, bahkan di tem­pat yang diang­gap pal­ing aman sekalipun. Berkat ker­ja cepat Polsek Teweh Ten­gah yang didukung penuh oleh Pol­res Bar­i­to Utara, kasus pen­cu­ri­an ini berhasil diungkap dalam wak­tu singkat.

Ter­sang­ka RM kini harus mem­per­tang­gung­jawabkan per­bu­atan­nya di hada­pan hukum, semen­tara barang buk­ti hitachi merek SMIZU yang sem­pat hilang telah berhasil dikem­ba­likan ke pihak Masjid Ain­ur Rid­ha.

Pol­res Bar­i­to Utara mene­gaskan, pene­gakan hukum akan terus dilakukan secara tegas dan pro­fe­sion­al demi ter­cip­tanya rasa aman, nya­man, dan damai di ten­gah masyarakat. (Rilis/Hendryanus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *