Berita Kriminal

Polres Barito Utara Amankan 53 Gram Sabu, Dua Pengedar Ditangkap

1506
×

Polres Barito Utara Amankan 53 Gram Sabu, Dua Pengedar Ditangkap

Sebarkan artikel ini

Muara Teweh, SniperNew.id — Kepolisian Resor (Pol­res) Bar­i­to Utara kem­bali berhasil meng­ga­galkan peredaran narkoti­ka jenis sabu di wilayah hukum­nya. Dalam operasi yang dilakukan Sat­u­an Reserse Narko­ba (Satres­narko­ba) pada Sab­tu sore (20/9/2025), petu­gas menga­mankan dua orang ter­sang­ka bersama barang buk­ti sabu seber­at 53,10 gram bru­to ser­ta sejum­lah per­ala­tan yang diduga digu­nakan untuk mengedark­an barang haram terse­but, Rabu (24/09).

Dua orang ter­sang­ka yang berhasil ditangkap mas­ing-mas­ing berin­isial SF (33) dan ZK (28). Ked­u­anya meru­pakan war­ga Kabu­pat­en Bar­i­to Utara yang diduga kuat ter­li­bat dalam jaringan peredaran narkoti­ka.

Penangka­pan SF dilakukan lebih dulu sete­lah petu­gas men­da­p­at infor­masi masyarakat terkait adanya transak­si sabu di sek­i­tar Jalan Panger­an Antasari, tepat­nya di depan Masjid Jami, Kelu­ra­han Melayu, Keca­matan Teweh Ten­gah. Sete­lah dilakukan penggeleda­han yang dis­ak­sikan dua war­ga setem­pat, SW dan SJ, petu­gas men­e­mukan barang men­curi­gakan yang men­garah pada keter­li­batan ter­sang­ka lain.

Dari hasil pengem­ban­gan, polisi kemu­di­an berg­er­ak cepat dan berhasil menangkap ZK di kawasan belakang Kan­tor Dinas Kehutanan, Jalan Yetro Sin­seng, Kelu­ra­han Lan­jas, Keca­matan Teweh Ten­gah.

Dari operasi terse­but, Satres­narko­ba Pol­res Bar­i­to Utara berhasil menyi­ta sejum­lah barang buk­ti yang cukup sig­nifikan. Barang buk­ti yang dia­mankan antara lain:

3 paket sabu den­gan berat total 53,10 gram bru­to

  GMPJ Sumut Desak Polisi Tindak Judi Offline Cemara

17 plas­tik klip kecil kosong

1 sendok takar war­na mer­ah

9 pipet kaca

1 tim­ban­gan dig­i­tal besar war­na hitam

1 tim­ban­gan dig­i­tal kecil war­na sil­ver

Selu­ruh barang buk­ti terse­but diduga kuat digu­nakan untuk kegiatan transak­si, peny­im­panan, dan dis­tribusi narkoti­ka.

Penangka­pan berlang­sung pada Sab­tu, 20 Sep­tem­ber 2025, sek­i­tar pukul 17.30 WIB. Infor­masi awal diper­oleh dari lapo­ran masyarakat yang resah den­gan maraknya aktiv­i­tas men­curi­gakan di sek­i­tar lokasi keja­di­an.

Petu­gas Satres­narko­ba segera menin­dak­lan­ju­ti lapo­ran terse­but den­gan melakukan penye­lidikan di lapan­gan. Sete­lah memas­tikan keber­adaan ter­sang­ka SF, polisi melakukan penangka­pan dan penggeleda­han. Pros­es ini dilakukan sesuai prose­dur hukum den­gan dis­ak­sikan war­ga setem­pat agar transparan.

Hasil penggeleda­han pada SF kemu­di­an men­garah pada ter­sang­ka lain, yakni ZK. Tidak menung­gu lama, petu­gas lang­sung melakukan penge­jaran dan berhasil mer­ingkus ZK di lokasi berbe­da.

Ked­ua ter­sang­ka beser­ta barang buk­ti lang­sung dibawa ke Mapol­res Bar­i­to Utara untuk pros­es penyidikan lebih lan­jut.

Lokasi penangka­pan per­ta­ma bera­da di Jalan Panger­an Antasari, depan Masjid Jami, Kelu­ra­han Melayu, Keca­matan Teweh Ten­gah, Kabu­pat­en Bar­i­to Utara. Lokasi ini memang cukup ramai kare­na bera­da di pusat aktiv­i­tas war­ga.

Sedan­gkan penangka­pan ked­ua dilakukan di belakang Kan­tor Dinas Kehutanan, Jalan Yetro Sin­seng, Kelu­ra­han Lan­jas, Keca­matan Teweh Ten­gah. Lokasi ini relatif lebih sepi, namun diduga ker­ap digu­nakan untuk aktiv­i­tas men­curi­gakan.

Kasus ini men­ja­di per­ha­t­ian serius kare­na jum­lah barang buk­ti yang cukup besar untuk uku­ran peredaran di daer­ah kabu­pat­en, yakni lebih dari 53 gram sabu. Jum­lah terse­but tidak lagi dikat­e­gorikan seba­gai pemaka­ian prib­a­di, melainkan indikasi kuat adanya aktiv­i­tas pengedaran.

  Hentikan Aksi Main Hakim Sendiri! LSM HAMMER Desak Aparat Tegas Lindungi Hukum dan Kemanusiaan

Selain itu, keber­hasi­lan Pol­res Bar­i­to Utara dalam men­gungkap kasus ini mem­buk­tikan komit­men Pol­ri untuk mem­ber­an­tas peredaran narko­ba yang dap­at merusak gen­erasi muda. Kapol­res Bar­i­to Utara, AKBP Singgih Febiyan­to, S.H., S.I.K., melalui Kasub­sipen­mas Sihu­mas Pol­res Bar­i­to Utara, Iptu Noven­dra W.P., mene­gaskan bah­wa pihaknya akan terus melakukan tin­dakan tegas ter­hadap pelaku narkoti­ka.

“Kami mem­berikan apre­si­asi set­ing­gi-tingginya kepa­da masyarakat yang sudah berper­an aktif mem­berikan infor­masi kepa­da kepolisian. Keber­hasi­lan ini adalah hasil ker­ja sama antara war­ga dan aparat. Tan­pa infor­masi dari masyarakat, ten­tu pen­gungka­pan kasus ini tidak akan ber­jalan seefek­tif ini,” tegas Iptu Noven­dra.

Saat ini ked­ua ter­sang­ka sudah dia­mankan di Mapol­res Bar­i­to Utara. Mere­ka ten­gah men­jalani pemerik­saan inten­sif oleh penyidik Satres­narko­ba. Polisi akan men­dala­mi apakah ked­ua ter­sang­ka hanya berper­an seba­gai pengedar lokal atau ter­hubung den­gan jaringan yang lebih besar di wilayah Kali­man­tan Ten­gah.

Ked­u­anya dijer­at den­gan pasal dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 ten­tang Narkoti­ka, den­gan anca­man huku­man pen­jara mak­si­mal 20 tahun hing­ga seu­mur hidup, bahkan huku­man mati apa­bi­la ter­buk­ti seba­gai bagian dari jaringan besar.

Kali­man­tan Ten­gah, ter­ma­suk Kabu­pat­en Bar­i­to Utara, tidak luput dari anca­man peredaran narkoti­ka. Posisi geografis yang strate­gis, dita­m­bah den­gan akses trans­portasi yang relatif ter­bu­ka, ker­ap diman­faatkan jaringan narko­ba untuk mema­sok barang haram ke daer­ah-daer­ah.

Menu­rut data Badan Narkoti­ka Nasion­al (BNN), sabu masih men­ja­di jenis narkoti­ka pal­ing banyak diedark­an dan dikon­sum­si di wilayah Kali­man­tan. Hal ini ten­tu menam­bah kekhawati­ran, teruta­ma kare­na dampaknya lang­sung merusak gen­erasi muda.

  Konfirmasi Tak Berbalas, Lapak Judi di Marelan Diduga Tetap Berjalan Tanpa Gangguan

Kasus ini kem­bali mem­buk­tikan pent­ingnya par­tisi­pasi aktif masyarakat. Infor­masi awal yang dis­am­paikan war­ga ter­buk­ti men­ja­di kun­ci keber­hasi­lan aparat kepolisian dalam men­gungkap kasus narko­ba.

Kasub­sipen­mas Pol­res Bar­i­to Utara mene­gaskan bah­wa pihaknya san­gat ter­bu­ka ter­hadap lapo­ran dari masyarakat. Seti­ap infor­masi yang masuk akan ditin­dak­lan­ju­ti den­gan penye­lidikan yang pro­fe­sion­al.

“Sin­er­gi antara kepolisian dan masyarakat adalah pon­dasi uta­ma dalam memeran­gi narko­ba. Tan­pa dukun­gan masyarakat, kami tidak bisa berg­er­ak opti­mal,” tam­bah Iptu Noven­dra.

Pol­res Bar­i­to Utara meny­atakan akan terus meningkatkan operasi rutin, baik secara ter­bu­ka maupun ter­tut­up, untuk mence­gah peredaran narko­ba di wilayah hukum­nya. Selain penin­dakan, upaya pence­ga­han juga akan diperku­at melalui sosial­isasi dan edukasi kepa­da masyarakat, khusus­nya gen­erasi muda.

Langkah pre­ven­tif ini diang­gap san­gat pent­ing agar masyarakat tidak hanya bergan­tung pada tin­dakan hukum, tetapi juga memi­li­ki kesadaran untuk men­jauhi narko­ba.

Penangka­pan dua ter­sang­ka pengedar sabu di Bar­i­to Utara pada 20 Sep­tem­ber 2025 men­ja­di buk­ti nya­ta keseriu­san Pol­res Bar­i­to Utara dalam mem­ber­an­tas narko­ba. Den­gan barang buk­ti lebih dari 53 gram sabu dan sejum­lah per­ala­tan pen­dukung, kasus ini mene­gaskan bah­wa peredaran narko­ba masih men­ja­di anca­man serius di daer­ah.

Namun, keber­hasi­lan operasi ini juga menun­jukkan bah­wa ker­ja sama antara masyarakat dan kepolisian dap­at meng­hasilkan langkah nya­ta dalam memu­tus mata rantai peredaran narko­ba.

Ke depan, aparat berkomit­men untuk terus mem­per­ke­tat pen­gawasan, mem­perku­at operasi, dan meningkatkan kesadaran masyarakat agar Kabu­pat­en Bar­i­to Utara, khusus­nya, dan Kali­man­tan Ten­gah pada umum­nya, dap­at ter­be­bas dari bahaya narko­ba. (Hendryanus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *