Berita Peristiwa

CCTV Rekam Aksi Pencurian Kotak Amal di Masjid Annur Payakumbuh

627
×

CCTV Rekam Aksi Pencurian Kotak Amal di Masjid Annur Payakumbuh

Sebarkan artikel ini

Payakum­buh, SniperNew.id – Sebuah reka­man kam­era pen­gawas (CCTV) di Masjid Annur Bal­ai Baru, Kota Payakum­buh, Sumat­era Barat, mem­per­li­hatkan detik-detik aksi pen­cu­ri­an kotak amal yang ter­ja­di pada Senin (6/10) sore, tepat­nya sete­lah wak­tu salat Asar. Video yang diung­gah akun media sosial info_lintassumbar den­gan sum­ber dari @payakumbuhkini ini menun­jukkan den­gan jelas bagaimana pelaku melan­car­kan aksinya secara ten­ang dan teren­cana di dalam rumah ibadah terse­but, Selasa (07/10).

Peri­s­ti­wa ini son­tak men­ja­di per­ha­t­ian masyarakat setem­pat, teruta­ma para jamaah Masjid Annur Bal­ai Baru, kare­na kotak amal meru­pakan tem­pat meny­im­pan donasi sukarela dari war­ga yang digu­nakan untuk keper­lu­an opera­sion­al masjid dan kegiatan sosial.

Berdasarkan reka­man CCTV yang dibagikan di media sosial, ter­li­hat seo­rang pria berpaka­ian kasu­al den­gan ger­ak-gerik men­curi­gakan mon­dar-mandir di area dalam masjid. Dari tayan­gan terse­but, pelaku tam­pak beber­a­pa kali menoleh ke arah sek­i­tar, seo­lah memas­tikan tidak ada jamaah atau pen­gu­rus masjid yang bera­da di lokasi.

Pelaku kemu­di­an ter­li­hat meman­tau situ­asi untuk memas­tikan keadaan benar-benar sepi. Sete­lah merasa aman, ia mulai berg­er­ak mendekati posisi kotak amal yang biasanya ditem­patkan di sisi depan dekat tiang uta­ma masjid. Beber­a­pa detik kemu­di­an, pria itu melakukan aksi pem­bobolan ter­hadap kotak amal terse­but.

Tan­pa menun­jukkan rasa panik, pelaku den­gan cepat mengam­bil isi kotak amal yang diyaki­ni berisi uang hasil sum­ban­gan jamaah. Usai melan­car­kan aksinya, pelaku lang­sung mening­galkan masjid den­gan langkah ten­ang.

  Trafo Meledak Usai Disambar Petir, Warga Doro Sempat Panik

Reka­man terse­but mem­per­li­hatkan wak­tu keja­di­an sek­i­tar pukul 16.22 WIB. Diduga, saat itu suasana masjid sedang sepi kare­na seba­gian besar jamaah telah mening­galkan lokasi sete­lah melak­sanakan salat Asar ber­ja­maah.

Aksi pen­cu­ri­an ini ter­ja­di di Masjid Annur Bal­ai Baru, salah satu masjid besar yang bera­da di kawasan Payakum­buh, Sumat­era Barat. Masjid ini dike­nal seba­gai tem­pat ibadah yang ramai dikun­jun­gi war­ga sek­i­tar, teruta­ma pada wak­tu-wak­tu salat ber­ja­maah dan kegiatan pen­ga­jian.

Posisi kotak amal yang bera­da di area ter­bu­ka dalam masjid mem­bu­at­nya mudah dijangkau oleh jamaah yang ingin berin­fak, namun juga men­ja­di sasaran empuk bagi pelaku yang tidak bertang­gung jawab.

Keja­di­an berlang­sung pada Senin, 6 Okto­ber 2025, sete­lah salat Asar, sek­i­tar pukul 16.22 WIB seba­gaimana ter­catat dalam wak­tu reka­man CCTV.

Ung­ga­han yang mem­per­li­hatkan keja­di­an terse­but per­ta­ma kali dibagikan di akun media sosial @payakumbuhkini, dan kemu­di­an diung­gah ulang oleh akun info_lintassumbar sek­i­tar 30 menit sebelum tangka­pan layar ini diam­bil, menan­dakan bah­wa peri­s­ti­wa ini baru saja ter­ja­di dan masih hangat diperbin­cangkan pub­lik.

Dalam reka­man CCTV, tam­pak seo­rang pria yang diduga seba­gai pelaku pen­cu­ri­an. Ia ter­li­hat berpaka­ian seder­hana den­gan kaus berwar­na terang dan celana pan­jang gelap. Ger­ak-geriknya yang mon­dar-mandir di dalam masjid sebelum berak­si menun­jukkan bah­wa tin­dakan terse­but sudah diren­canakan.

Hing­ga beri­ta ini dit­ulis, iden­ti­tas pelaku belum dike­tahui secara pasti. Pihak pen­gu­rus masjid bersama masyarakat sek­i­tar diduga ten­gah berko­or­di­nasi untuk meny­er­ahkan reka­man CCTV kepa­da pihak kepolisian guna pros­es penye­lidikan lebih lan­jut.

Motif uta­ma dari tin­dakan ini diduga adalah fak­tor ekono­mi, mengin­gat sasaran pen­cu­ri­an beru­pa kotak amal masjid yang berisi uang sum­ban­gan dari jamaah. Aksi semacam ini sayangnya bukan kali per­ta­ma ter­ja­di di sejum­lah daer­ah.

  Pasutri Ngamuk di BRI: Panik Tabungan Bisa Disita

Banyak masjid di berba­gai wilayah per­nah men­gala­mi keja­di­an seru­pa, di mana pelaku meman­faatkan situ­asi sepi di rumah ibadah untuk mengam­bil uang infak yang dikumpulkan secara sukarela oleh masyarakat.

Per­bu­atan ini jelas men­coreng nilai keaga­maan dan sosial, sebab dana dalam kotak amal terse­but digu­nakan untuk kepentin­gan bersama, ter­ma­suk per­awatan masjid, ban­tu­an sosial, hing­ga kegiatan keaga­maan.

Sete­lah keja­di­an dike­tahui, pen­gu­rus Masjid Annur dik­abarkan segera memerik­sa reka­man CCTV dan mela­porkan insi­d­en terse­but ke pihak berwe­nang. Reka­man yang menun­jukkan den­gan jelas wajah dan ger­ak-gerik pelaku akan dijadikan alat buk­ti untuk pros­es penye­lidikan.

Masyarakat sek­i­tar Masjid Annur juga diim­bau untuk meningkatkan kewas­padaan. Beber­a­pa war­ga men­yarankan agar pihak pen­gu­rus masjid mem­perku­at kea­manan, mis­al­nya den­gan:

1. Menam­bah jum­lah kam­era CCTV di beber­a­pa titik strate­gis,

2. Memasang sis­tem pen­gun­cian gan­da pada kotak amal, dan

3. Mem­ben­tuk tim kea­manan dari jamaah yang bergili­ran ber­ja­ga.

Aksi ini dihara­p­kan men­ja­di pela­jaran bagi pen­gu­rus rumah ibadah lain­nya agar lebih berhati-hati dalam men­ja­ga aset dan amanah umat.

Ung­ga­han dari akun info_lintassumbar terse­but men­u­ai banyak komen­tar dari war­ganet. Seba­gian besar menye­salkan aksi tak ter­pu­ji terse­but dan berharap pelaku segera ditangkap. Banyak pula yang mengin­gatkan agar masyarakat mem­perku­at pen­gawasan di masjid dan tem­pat umum lain­nya.

Beber­a­pa komen­tar war­ganet menyuarakan kepri­hati­nan bah­wa tin­dakan pen­cu­ri­an di tem­pat ibadah adalah ben­tuk kemerosotan moral yang san­gat mem­pri­hatinkan. “Kalau sudah berani men­curi di rumah Allah, artinya sudah hilang rasa takut­nya kepa­da Tuhan,” tulis salah satu peng­gu­na.

Polisi di wilayah Payakum­buh diperki­rakan akan menin­dak­lan­ju­ti lapo­ran ini den­gan memerik­sa reka­man CCTV secara detail dan mengumpulkan infor­masi dari war­ga sek­i­tar. Berdasarkan pen­gala­man sebelum­nya, banyak kasus seru­pa berhasil diungkap kare­na teknolo­gi pen­gawasan dig­i­tal yang mem­ban­tu men­ge­nali ciri pelaku.

  15 Tahanan Kabur dari Polsek Samarinda Kota, Warga Geger-Beberapa Berhasil Ditangkap Kembali

Apa­bi­la pelaku berhasil ditangkap, ia dap­at dijer­at den­gan pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) ten­tang pen­cu­ri­an, den­gan anca­man huku­man mak­si­mal lima tahun pen­jara.

Selain itu, pihak berwe­nang juga dap­at mem­per­tim­bangkan unsur pem­ber­atan, kare­na tin­dakan dilakukan di tem­pat ibadah yang seharus­nya dija­ga kesu­cian­nya.

Keja­di­an ini men­ja­di pengin­gat pent­ing bah­wa kea­manan tem­pat ibadah adalah tang­gung jawab bersama. Mes­ki masjid meru­pakan rumah Allah yang ter­bu­ka bagi sia­pa pun, pen­gu­rus dan jamaah tetap per­lu men­er­ap­kan langkah-langkah pen­gawasan agar keja­di­an seru­pa tidak teru­lang.

Dari sisi moral, tin­dakan pen­cu­ri­an di masjid bukan hanya pelang­garan hukum, tetapi juga pelang­garan eti­ka dan nilai keaga­maan yang men­dalam. Para tokoh aga­ma di Payakum­buh dihara­p­kan dap­at menyam­paikan pesan moral kepa­da masyarakat agar men­ja­ga amanah dan menum­buhkan rasa takut untuk melakukan hal-hal yang merugikan sesama.

Reka­man CCTV di Masjid Annur Bal­ai Baru, Payakum­buh, men­ja­di buk­ti nya­ta bah­wa keja­hatan bisa ter­ja­di di mana saja, bahkan di tem­pat suci sekalipun. Aksi pen­cu­ri­an kotak amal yang ter­ja­di pada Senin (6/10) ba’da Asar ini meng­gu­gah kepri­hati­nan banyak pihak dan men­ja­di peringatan agar semua pen­gu­rus masjid di Indone­sia lebih mem­per­hatikan aspek kea­manan.

Den­gan langkah cepat dari pen­gu­rus masjid dan ban­tu­an masyarakat, dihara­p­kan pelaku dap­at segera ditangkap dan mem­per­tang­gung­jawabkan per­bu­atan­nya secara hukum.

Keja­di­an ini juga men­ja­di reflek­si bagi semua pihak untuk mem­perku­at nilai keju­ju­ran, kepedu­lian, dan tang­gung jawab sosial dalam kehidu­pan beraga­ma. (abd/ahh).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *