Berita Kriminal

Wanita Tipu Korban 97 Kali, Polres Padang Panjang Tangkap Pelaku

1382
×

Wanita Tipu Korban 97 Kali, Polres Padang Panjang Tangkap Pelaku

Sebarkan artikel ini

Padang Pan­jang, SniperNew.id – Kasus penipuan kem­bali men­cu­at di Kota Padang Pan­jang, Sumat­era Barat. Jajaran Kepolisian Resor (Pol­res) Padang Pan­jang berhasil mem­bongkar kasus dugaan penipuan dan pengge­la­pan den­gan keru­gian men­ca­pai seten­gah mil­iar rupi­ah. Seo­rang wani­ta berin­isial RY (44), war­ga Kelu­ra­han Kam­pung Mang­gis, Keca­matan Padang Pan­jang Barat, dite­tap­kan seba­gai pelaku dan telah dia­mankan oleh pihak kepolisian, Sab­tu (27/09).

Penangka­pan dilakukan oleh Tim Opsnal Macan Mara­pi Sat Reskrim Pol­res Padang Pan­jang pada Jumat, 26 Sep­tem­ber 2025 sek­i­tar pukul 02.00 WIB. Infor­masi ini per­ta­ma kali beredar melalui ung­ga­han media sosial dan segera men­ja­di sorotan pub­lik kare­na besarnya jum­lah keru­gian dan banyaknya kor­ban yang ter­li­bat.

Pelaku dalam kasus ini adalah seo­rang perem­puan berin­isial RY, beru­sia 44 tahun, berala­mat di Kelu­ra­han Kam­pung Mang­gis, Keca­matan Padang Pan­jang Barat, Kota Padang Pan­jang. Dari hasil penye­lidikan, RY diduga telah melakukan prak­tik penipuan sebanyak 97 kali ter­hadap sejum­lah orang.

Kor­ban-kor­ban penipuan RY dise­but men­gala­mi keru­gian den­gan nilai total men­ca­pai Rp500 juta atau seten­gah mil­iar rupi­ah. Jum­lah ini ten­tu bukan angka kecil dan menim­bulkan dampak besar, baik secara materi maupun psikol­o­gis, bagi para kor­ban.

Kasus yang men­jer­at RY meru­pakan tin­dak pidana penipuan dan pengge­la­pan. Menu­rut keteran­gan kepolisian, modus operan­di yang dilakukan pelaku cukup rapi sehing­ga kor­ban dap­at ter­tipu berkali-kali. Dari lapo­ran, ter­catat ada 97 kali tin­dakan penipuan yang dilakukan.

  GMPJ Sumut Desak Polisi Tindak Judi Offline Cemara

Meskipun detail modus masih dalam penye­lidikan lebih lan­jut, namun berdasarkan pola kasus-kasus seje­nis di wilayah Sumat­era Barat, pelaku diduga meng­gu­nakan cara klasik beru­pa jan­ji man­is, iming-iming keun­tun­gan, ser­ta meman­faatkan keper­cayaan kor­ban untuk men­da­p­atkan uang dalam jum­lah besar.

Peri­s­ti­wa penangka­pan pelaku dilakukan pada Jumat dini hari, 26 Sep­tem­ber 2025 pukul 02.00 WIB. Aksi krim­i­nal ini sendiri berlang­sung cukup lama hing­ga akhirnya berhasil diungkap polisi. Dari total lapo­ran kor­ban, aksi penipuan terse­but telah ter­ja­di beru­lang kali den­gan jum­lah keru­gian yang makin mem­bengkak.

Lokasi penangka­pan pelaku bera­da di wilayah Kota Padang Pan­jang, tepat­nya dilakukan oleh Tim Opsnal Macan Mara­pi dari Sat Reskrim Pol­res Padang Pan­jang. Semen­tara pelaku dike­tahui berdomisili di Kelu­ra­han Kam­pung Mang­gis, Keca­matan Padang Pan­jang Barat.

Kota Padang Pan­jang yang dike­nal seba­gai salah satu kota kecil den­gan tingkat sosial masyarakat yang cukup dekat, son­tak gem­par sete­lah kabar penangka­pan ini terse­bar. Banyak war­ga yang men­gaku tidak menyang­ka bah­wa di lingkun­gan­nya ada pelaku penipuan den­gan jum­lah kor­ban yang begi­tu banyak.

Motif uta­ma dari kasus penipuan ini, seper­ti kebanyakan tin­dak pidana seje­nis, adalah keun­tun­gan prib­a­di. Pelaku diduga meman­faatkan keper­cayaan orang-orang ter­dekat maupun masyarakat sek­i­tar untuk mem­per­oleh keun­tun­gan secara tidak sah.

Keru­gian men­ca­pai seten­gah mil­iar rupi­ah menun­jukkan bah­wa pelaku tidak hanya sekali atau dua kali melakukan aksinya, tetapi terus beru­lang hing­ga 97 kali. Hal ini men­ja­di per­ha­t­ian serius pihak kepolisian kare­na selain menim­bulkan keru­gian materi­il, kasus ini juga merusak keper­cayaan sosial di ten­gah masyarakat.

  Hentikan Aksi Main Hakim Sendiri! LSM HAMMER Desak Aparat Tegas Lindungi Hukum dan Kemanusiaan

Berdasarkan keteran­gan kepolisian, pros­es penangka­pan dilakukan melalui penye­lidikan inten­sif. Tim Opsnal Macan Mara­pi Sat Reskrim Pol­res Padang Pan­jang melakukan pengumpu­lan buk­ti dan keteran­gan dari para kor­ban sebelum akhirnya berg­er­ak melakukan penangka­pan.

Penangka­pan dilakukan pada dini hari sek­i­tar pukul 02.00 WIB untuk mem­i­ni­malkan risiko per­lawanan atau kaburnya pelaku. Saat ini, RY sudah dia­mankan di Mapol­res Padang Pan­jang untuk men­jalani pemerik­saan lebih lan­jut.

Polisi juga terus men­dala­mi apakah ada pihak lain yang ter­li­bat dalam kasus ini, ser­ta menelusuri kemu­ngk­i­nan jum­lah kor­ban dan keru­gian yang lebih besar dari lapo­ran awal.

Kabar penangka­pan ini men­da­p­at berba­gai tang­ga­pan dari masyarakat, teruta­ma war­ga Kota Padang Pan­jang. Banyak war­ga yang meny­atakan terke­jut kare­na tidak menyang­ka bah­wa pelaku meru­pakan war­ga yang ting­gal di sek­i­tar lingkun­gan mere­ka.

Di media sosial, ung­ga­han terkait kasus ini lang­sung men­da­p­at per­ha­t­ian war­ganet. Seba­gian besar menge­cam tin­dakan pelaku dan berharap pihak kepolisian dap­at mem­pros­es hukum secara adil. Ada pula yang mengin­gatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan transak­si atau mem­berikan keper­cayaan kepa­da pihak ter­ten­tu.

Kapol­res Padang Pan­jang melalui Sat Reskrim mene­gaskan bah­wa pihaknya berkomit­men untuk menin­dak tegas segala ben­tuk tin­dak pidana penipuan dan pengge­la­pan. Kasus RY men­ja­di buk­ti bah­wa kepolisian serius dalam mere­spons lapo­ran masyarakat.

Selain itu, polisi juga mengim­bau agar masyarakat tidak segan mela­porkan apa­bi­la merasa men­ja­di kor­ban penipuan. Lapo­ran yang cepat akan mem­ban­tu pihak berwe­nang dalam melakukan penye­lidikan dan mence­gah kor­ban semakin banyak.

Kasus penipuan ini menim­bulkan keru­gian finan­sial yang san­gat besar, yakni men­ca­pai seten­gah mil­iar rupi­ah. Angka ini ten­tu mem­beri dampak serius, teruta­ma bagi kor­ban yang kehi­lan­gan har­ta ben­da atau tabun­gan mere­ka.

  Respon Cepat Polsek Dolok Masihul Ringkus Empat Pelaku Begal Motor

Selain keru­gian materi, kasus ini juga berdampak pada aspek sosial. Keper­cayaan masyarakat di lingkun­gan sek­i­tar ter­gun­cang. Tidak sedik­it yang merasa khawatir dan lebih was­pa­da dalam berhubun­gan den­gan sesama war­ga, teruta­ma terkait uru­san keuan­gan.

Kasus ini sekali­gus men­ja­di pengin­gat bah­wa tin­dak pidana penipuan bisa ter­ja­di di mana saja, bahkan di lingkun­gan yang diang­gap aman dan dekat sekalipun.

Menu­rut Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), pelaku penipuan dap­at dijer­at den­gan Pasal 378 KUHP ten­tang penipuan den­gan anca­man pidana pen­jara pal­ing lama 4 tahun. Jika ter­buk­ti melakukan pengge­la­pan, pelaku juga bisa dike­nakan Pasal 372 KUHP den­gan anca­man pidana pen­jara pal­ing lama 4 tahun.

Den­gan jum­lah kor­ban yang banyak dan keru­gian yang besar, tidak menut­up kemu­ngk­i­nan anca­man huku­man yang akan dihadapi pelaku semakin berat.

Kasus penipuan oleh seo­rang wani­ta berin­isial RY di Kota Padang Pan­jang men­ja­di per­ha­t­ian pub­lik kare­na jum­lah kor­ban men­ca­pai 97 kali den­gan keru­gian seten­gah mil­iar rupi­ah. Penangka­pan yang dilakukan Tim Opsnal Macan Mara­pi Sat Reskrim Pol­res Padang Pan­jang pada 26 Sep­tem­ber 2025 dini hari men­ja­di titik terang penye­le­sa­ian kasus ini.

Polisi kini masih melakukan penye­lidikan lan­ju­tan untuk men­gungkap selu­ruh fak­ta, ter­ma­suk kemu­ngk­i­nan adanya kor­ban lain maupun jaringan yang lebih luas. Semen­tara masyarakat diim­bau untuk lebih was­pa­da agar kasus seru­pa tidak kem­bali ter­ja­di.

Kasus ini men­ja­di pela­jaran pent­ing bah­wa keper­cayaan harus selalu dis­er­tai den­gan kewas­padaan, teruta­ma dalam uru­san keuan­gan. (Ahm/abd).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *