Berita Isu Publik

Sorotan Publik atas Dugaan Eksploitasi Hutan Batu

411
×

Sorotan Publik atas Dugaan Eksploitasi Hutan Batu

Sebarkan artikel ini

SUMATERA UTARA, SNIPERNEW.id — Sejumlah unggahan di media sosial Threads yang dibagikan akun @yuardin75 memantik perhatian publik terkait dugaan eksploitasi hutan dan pembalakan liar di wilayah Kepulauan Batu, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara.


Dalam ung­ga­han yang dipub­likasikan sek­i­tar tujuh jam lalu, akun terse­but menuliskan bah­wa aktiv­i­tas yang diduga dilakukan oleh PT GRUTI dan PT Teluk Nauli dini­lai mem­pri­hatinkan dan berpoten­si menim­bulkan kerusakan lingkun­gan serius. Dise­butkan pula bah­wa dampak dari aktiv­i­tas terse­but dikhawatirkan dap­at memicu ben­cana alam seper­ti long­sor dan tsuna­mi.

  PosyanDra Jagabaya Disorot

“Eksploitasi hutan dan pem­bal­akan liar yang dilakukan PT GRUTI dan PT Teluk Nauli di Kepu­lauan Batu Nias Sela­tan san­gat mem­pri­hatinkan, menim­bulkan kerusakan dan men­datangkan bahaya ben­cana long­sor dan tsuna­mi,” tulis akun terse­but.

Ung­ga­han itu turut dis­er­tai gambar/video visu­al yang mem­per­li­hatkan poton­gan kayu beruku­ran besar den­gan penan­da ter­ten­tu, dis­er­tai tulisan “Viral”, yang mem­perku­at per­ha­t­ian war­ganet ter­hadap isu terse­but.

Akun @yuardin75 juga meny­er­takan sejum­lah tagar, antara lain #Save­HutanKepu­lauan­Batu, #Sela­matkan­GenerasiKepu­lauan­Batu, #PeduliBen­cana, ser­ta menye­butkan pihak-pihak terkait seper­ti Guber­nur Sumat­era Utara, Menteri Kehutanan, dan Pres­i­den RI, seba­gai ben­tuk hara­pan agar ada per­ha­t­ian dan langkah konkret dari pemer­in­tah.

  Polres Simalungun Selidiki Dugaan Tambang Pasir Ilegal di Sungai Bah Bolon

Dalam ung­ga­han lan­ju­tan, akun yang sama men­ga­jak masyarakat untuk tetap bersabar dan menyam­paikan aspi­rasi secara jernih.

“Harus bersabar dan kita dukung saudara-saudara kita yang sedang berjuang dalam doa, teruta­ma masyarakat Kepu­lauan Batu Nias Sela­tan. Semoga pemer­in­tah bisa bertin­dak dan mem­berikan kead­i­lan yang tegas ser­ta mengeval­u­asi kin­er­ja perusa­haan yang ada di Kepu­lauan Batu,” tulis­nya.

Sejum­lah war­ganet turut mere­spons ung­ga­han terse­but den­gan beragam komen­tar. Ada yang mengin­gatkan pent­ingnya anti­si­pasi ben­cana seper­ti long­sor, ban­jir, dan kek­eringan, ser­ta men­ga­jak masyarakat bela­jar dari peri­s­ti­wa ben­cana di sejum­lah daer­ah lain di Sumat­era.

  Wartawan Diusir dari Rumah Jabatan Bupati? Begini Aturan Tupoksi Pers

Komen­tar lain juga meny­oroti per­lun­ya per­an aktif masyarakat dalam men­ja­ga lingkun­gan, mes­ki tetap berharap adanya tin­dakan tegas dari pemer­in­tah dan aparat berwe­nang.

Hing­ga beri­ta ini dis­usun, belum ter­da­p­at keteran­gan res­mi atau klar­i­fikasi dari pihak perusa­haan yang dise­butkan maupun dari instan­si pemer­in­tah terkait.

Pem­ber­i­taan ini masih berdasarkan ung­ga­han media sosial dan respons war­ganet, sehing­ga ver­i­fikasi lan­ju­tan dari pihak-pihak terkait san­gat diper­lukan untuk mem­per­oleh gam­baran yang utuh dan berim­bang.

Penulis Iskan­dar


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *