SUMATERA UTARA, SNIPERNEW.id — Sejumlah unggahan di media sosial Threads yang dibagikan akun @yuardin75 memantik perhatian publik terkait dugaan eksploitasi hutan dan pembalakan liar di wilayah Kepulauan Batu, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara.
Dalam unggahan yang dipublikasikan sekitar tujuh jam lalu, akun tersebut menuliskan bahwa aktivitas yang diduga dilakukan oleh PT GRUTI dan PT Teluk Nauli dinilai memprihatinkan dan berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan serius. Disebutkan pula bahwa dampak dari aktivitas tersebut dikhawatirkan dapat memicu bencana alam seperti longsor dan tsunami.
“Eksploitasi hutan dan pembalakan liar yang dilakukan PT GRUTI dan PT Teluk Nauli di Kepulauan Batu Nias Selatan sangat memprihatinkan, menimbulkan kerusakan dan mendatangkan bahaya bencana longsor dan tsunami,” tulis akun tersebut.
Unggahan itu turut disertai gambar/video visual yang memperlihatkan potongan kayu berukuran besar dengan penanda tertentu, disertai tulisan “Viral”, yang memperkuat perhatian warganet terhadap isu tersebut.
Akun @yuardin75 juga menyertakan sejumlah tagar, antara lain #SaveHutanKepulauanBatu, #SelamatkanGenerasiKepulauanBatu, #PeduliBencana, serta menyebutkan pihak-pihak terkait seperti Gubernur Sumatera Utara, Menteri Kehutanan, dan Presiden RI, sebagai bentuk harapan agar ada perhatian dan langkah konkret dari pemerintah.
Dalam unggahan lanjutan, akun yang sama mengajak masyarakat untuk tetap bersabar dan menyampaikan aspirasi secara jernih.
“Harus bersabar dan kita dukung saudara-saudara kita yang sedang berjuang dalam doa, terutama masyarakat Kepulauan Batu Nias Selatan. Semoga pemerintah bisa bertindak dan memberikan keadilan yang tegas serta mengevaluasi kinerja perusahaan yang ada di Kepulauan Batu,” tulisnya.
Sejumlah warganet turut merespons unggahan tersebut dengan beragam komentar. Ada yang mengingatkan pentingnya antisipasi bencana seperti longsor, banjir, dan kekeringan, serta mengajak masyarakat belajar dari peristiwa bencana di sejumlah daerah lain di Sumatera.
Komentar lain juga menyoroti perlunya peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan, meski tetap berharap adanya tindakan tegas dari pemerintah dan aparat berwenang.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi atau klarifikasi dari pihak perusahaan yang disebutkan maupun dari instansi pemerintah terkait.
Pemberitaan ini masih berdasarkan unggahan media sosial dan respons warganet, sehingga verifikasi lanjutan dari pihak-pihak terkait sangat diperlukan untuk memperoleh gambaran yang utuh dan berimbang.
Penulis Iskandar






