Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Hukum

Sikat Halinar! Lapas Makassar Tak Kasih Ampun

523
×

Sikat Halinar! Lapas Makassar Tak Kasih Ampun

Sebarkan artikel ini

Makas­sar, SniperNew.id – Komit­men Lem­ba­ga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makas­sar dalam mem­ber­an­tas Hand­phone ile­gal, pung­utan liar, dan narko­ba (Hali­nar) kem­bali dibuk­tikan. Kali ini, Kamis (10/7), tim penga­manan di bawah koman­do lang­sung Kepala Lapas, Sutarno, mengge­lar inspeksi men­dadak (sidak) menyasar Blok E hun­ian war­ga binaan, Jumat 11 Juli 2025.

Tidak sekadar sim­bo­lis, sidak dilakukan den­gan penuh ketelit­ian dan kedisi­plinan ting­gi. Petu­gas berg­er­ak cepat, memerik­sa seti­ap sudut kamar dan barang prib­a­di war­ga binaan untuk men­cari indikasi adanya penyelundu­pan barang ter­larang.

“Kami tidak akan per­nah mem­beri ruang bagi Hali­nar berkem­bang di Lapas Makas­sar. Ini adalah komit­men mut­lak. Tidak ada kom­pro­mi,” tegas Sutarno di sela-sela pelak­sanaan sidak.

  Tangisan Keluarga Akibat Judi Togel dan Slot, Peringatan untuk Kita Semua

Dalam sidak terse­but, petu­gas berhasil menyi­ta satu unit hand­phone rak­i­tan, ben­da tajam beru­pa pisau, korek gas, kabel, gunt­ing, ser­ta ben­da berba­han logam lain­nya yang berpoten­si dis­alah­gu­nakan.

Sidak Rutin, Bukan Ser­e­mo­ni­al

Sutarno mene­gaskan bah­wa sidak bukan sekadar kegiatan ser­e­mo­ni­al atau penci­traan, melainkan ben­tuk pen­gawasan nya­ta untuk memas­tikan tidak adanya poten­si gang­guan kea­manan dan ketert­iban di dalam lapas.

“Sidak ini dilakukan baik secara ter­jad­w­al maupun insi­d­en­til. Inten­si­tas­nya akan kami tam­bah. Jika per­lu, tiap ming­gu. Kare­na mence­gah lebih baik dari­pa­da mem­biarkan poten­si meledak di kemu­di­an hari,” ujarnya lugas.

Tak hanya penggeleda­han, tim penga­manan juga melakukan pen­dekatan pem­bi­naan. Petu­gas mem­berikan edukasi lang­sung kepa­da war­ga binaan men­ge­nai pent­ingnya men­ja­ga ketert­iban, men­jauhi barang ter­larang, ser­ta sanksi tegas yang menan­ti jika mere­ka melang­gar atu­ran.

  Dugaan Korupsi Proyek Lampu Jalan 2013: Amir Kadir Tegaskan Kasus Sudah Selesai!

Zero Hali­nar Jadi Tar­get Mut­lak

Upaya ini selaras den­gan instruk­si Direk­tur Jen­der­al Pemasyarakatan Kemenkumham RI yang secara nasion­al men­dorong pen­ca­pa­ian Zona Integri­tas dan Zero Hali­nar di seti­ap lem­ba­ga pemasyarakatan dan rumah tahanan.

Lapas Kelas I Makas­sar men­ja­di salah satu yang pal­ing aktif dan tegas men­jalankan kebi­jakan ini. Komit­men mere­ka tak main-main. Pen­gawasan dilakukan berlapis. Koor­di­nasi antar petu­gas diperku­at. Celah seke­cil apa pun diawasi.

“Kami tidak akan mem­berikan ruang tol­er­an­si. Apapun ben­tuknya, kalau ter­buk­ti mem­bawa, meny­im­pan, atau mengedark­an hand­phone, narko­ba, atau pungli, akan lang­sung kami pros­es sesuai atu­ran. Baik ter­hadap war­ga binaan maupun oknum petu­gas,” tegas Sutarno.

Efek Kejut, Efek Jera

Sidak men­dadak yang dilakukan malam hari juga mem­bawa efek kejut tersendiri bagi penghu­ni lapas. Langkah ini diyaki­ni dap­at menim­bulkan efek jera dan menyadark­an bah­wa pen­gawasan di dalam lapas tidak bisa lagi dis­e­pelekan.

  Penyerahan Dan Pengembangan Dua Tersangka Perkara Dugaan Korupsi Penjualan Aset Yayasan Batang Hari Sembilan

Petu­gas juga memas­tikan bah­wa semua barang sitaan lang­sung dia­mankan dan dicatat seba­gai barang buk­ti, ser­ta dila­porkan secara berjen­jang kepa­da pihak yang berwe­nang.

Komit­men Berke­lan­ju­tan

Den­gan hasil posi­tif dari sidak ini, Lapas Makas­sar akan men­jadikan kegiatan ini seba­gai ruti­ni­tas pekanan. Tujuan­nya jelas: men­ja­ga lingkun­gan lapas tetap kon­dusif, aman, dan bersih dari pen­garuh negatif.

“Kami ingin mem­buk­tikan bah­wa Lapas bukan tem­pat sub­ur bagi pelang­garan, tapi men­ja­di tem­pat pem­bi­naan yang bersih, tert­ib, dan bermarta­bat,” tut­up Kala­pas Sutarno.

Lapas Kelas I Makas­sar tak main-main. Den­gan ger­akan cepat, tegas, dan berke­lan­ju­tan, mere­ka meman­tap­kan posisi seba­gai gar­da ter­de­pan pem­ber­an­tasan Hali­nar. “Zero Hali­nar” bukan lagi slo­gan, tapi keny­ataan yang terus diwu­jud­kan.

Sum­ber: (Lem­ba­ga Kemasyakatan)

(Edi­tor: Dar­mawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *