Berita Kriminal

Sat Reskrim Polres Muara Enim Gulung Tersangka Penyalagunaan BBM di Jalan Lintas

1193
×

Sat Reskrim Polres Muara Enim Gulung Tersangka Penyalagunaan BBM di Jalan Lintas

Sebarkan artikel ini

Muara Enim, SniperNew.id — Sat­u­an Reserse Krim­i­nal (Sat Reskrim) Pol­res Muara Enim Pol­da Sum­sel berhasil meng­ga­galkan aksi pen­jualan Bahan Bakar Minyak (BBM) ola­han jenis solar dan minyak tanah yang tidak sesuai den­gan spe­si­fikasi Per­t­a­m­i­na dan tan­pa dilengkapi doku­men sah. Pen­jualan BBM ini dilakukan den­gan har­ga yang lebih murah dari Har­ga Ecer­an Tert­ing­gi (HET) yang dite­tap­kan oleh pemer­in­tah.

 

Ter­sang­ka, yang berin­isial AW (46), meru­pakan war­ga Dusun 2 Baru Jaya, Desa Baru Jaya, Keca­matan Jirak Jaya, Kabu­pat­en Musi Banyuasin. AW dia­mankan di Jalan Lin­tas Muara Enim Batas Kota, Desa Kepur, Keca­matan Muara Enim, Kabu­pat­en Muara Enim, Sab­tu, (1/6/2024).

  Polres Labuhanbatu Tangkap Pengedar Narkoba, Tersangka Lumpuh Karena Melawan Petugas

Saat Pres Release Kapol­res Muara Enim, AKBP Jhoni Eka Putra, SH, SIK, MSi, melalui AKP RTM Situ­morang men­je­laskan bah­wa penangka­pan AW beraw­al dari patroli rutin yang dilakukan oleh petu­gas. Mere­ka men­curi­gai satu mobil Tra­ga jenis Pick Up berwar­na putih den­gan nomor polisi BG 8655 MY, Senin (3/6/24).

Saat dilakukan pemerik­saan, petu­gas men­e­mukan dua buah ted­mon berka­p­a­sitas 1000 liter dalam keadaan kosong, dua drum besi beruku­ran 210 liter dalam keadaan kosong yang isinya sudah dijual, dua drum plas­tik beruku­ran 210 liter dalam keadaan kosong yang sebelum­nya berisi minyak solar ola­han, dan dua belas deri­gen beruku­ran 35 liter yang masih berisi minyak tanah.

  Live Mesum Demi Cuan, Pasutri Pangandaran Ditangkap Polisi

Minyak tanah terse­but dibawa dari Sekayu, Kabu­pat­en Musi Banyuasin, dan ren­cananya akan dijual di Dusun Muara Enim, Keca­matan Muara Enim, Kabu­pat­en Muara Enim ser­ta ter­sang­ka AW melakukan pen­jualan BBM ola­han jenis solar dan minyak tanah yang tidak sesuai den­gan spe­si­fikasi dari Per­t­a­m­i­na (hasil ola­han masyarakat) dan tan­pa dilengkapi doku­men yang sah. BBM ini dijual den­gan har­ga yang lebih murah dari Har­ga Ecer­an Tert­ing­gi (HET) yang dite­tap­kan oleh pemer­in­tah.

Barang buk­ti yang dia­mankan 1 unit mobil Isuzu Tra­ga jenis pick-up war­na putih den­gan nomor polisi BG 8655 MY, 12 deri­gen uku­ran 35 liter yang berisikan minyak tanah, den­gan total lebih kurang 420 liter, 4 drum kosong bekas minyak ola­han solar, 3 deri­gen kosong bekas minyak solar, Uang tunai sebe­sar Rp 10.500.000,1 buah mesin sedot air, 1 buah selang uku­ran 1 inci pan­jang lebih kurang 4 meter, 1 buah selang uku­ran 2 inci pan­jang lebih kurang 5 meter, 2 buah ted­mon uku­ran 1000 liter dalam keadaan kosong

  Dirwatkeshab DitjenPas Kunjungi Lapas Muara Enim

AW dijer­at den­gan Pasal 54 Undang-undang RI Nomor 22 Tahun 2001 ten­tang Minyak dan Gas Bumi junc­to Pasal 55 KUHP dan/atau Pasal 480 KUHP.

Kasus ini men­ja­di pengin­gat bagi masyarakat untuk tidak melakukan penyalah­gu­naan BBM bersub­si­di dan mem­be­li BBM hanya dari tem­pat yang res­mi dan ter­per­caya dan menghim­bau kepa­da masyarakat untuk mem­ban­tu pihak kepolisian dalam mem­ber­an­tas penyalah­gu­naan BBM bersub­si­di den­gan mela­porkan aktiv­i­tas men­curi­gakan kepa­da pihak berwa­jib.

Kami juga mem­inta kepa­da masyarakat untuk mem­ban­tu kami dalam mem­ber­an­tas penyalah­gu­naan BBM sub­si­di den­gan mela­porkan kepa­da pihak berwa­jib jika meli­hat adanya aktiv­i­tas yang men­curi­gakan,” ujar Kasi Humas Pol­res Muara Enim. (Fir­daus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *