Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Kriminal

Kapolrestabes Palembang Ungkap Motif Pembunuhan Berencana di Pintu TOL Keramasan

201
×

Kapolrestabes Palembang Ungkap Motif Pembunuhan Berencana di Pintu TOL Keramasan

Sebarkan artikel ini

Palembang,Snipernew.id- M Yunus (44 tahun) war­ga desa Ibul Besar I kabu­pat­en Ogan Ilir harus mere­gang nyawa aki­bat sabetan sen­ja­ta tajam yang melukai bagian kepala dan seku­jur tubuh­nya. Keja­di­an dihari Ming­gu sub­uh (4/8/3024) terse­but sem­pat menghe­bohkan war­ga.

Melalui pen­dekatan per­suasif tim Jatan­ras Satreskrim Pol­restabes, pelaku RY (29 tahun) war­ga Dusun I desa Ibul Besar III Pamu­lu­tan Ogan Ilir kemu­di­an meny­er­ahkan diri ke Polisi.

Kapol­restabes Palem­bang Kombes Pol Dr Har­ryo Sug­i­h­hartono saat mengge­lar kon­fer­en­si pers dimapol­restabes pada Rabu (6/8/2024), didampin­gi Kasat Reskrim AKBP Yunar Hot­ma Paru­lian Sir­ait dan Kasi Humas Kom­pol Evial Kalza men­gatakan per­masala­han jual beli minyak solar milik kor­ban yang kemu­di­an menyu­lut emosi pelaku sehing­ga nekat meng­habisi kor­ban.

  Sopir Bank Gondol Rp10 Miliar, Rp400 Juta Sudah Terpakai

“Beraw­al saat pelaku yang saat itu mangkal ngo­jek diwarung tak jauh dari TKP, kemu­di­an sek­i­tar jam 03.00 dini­hari didatan­gi orang yang tidak dike­nal­nya dan men­gatakan bah­wa kor­ban mau men­jual minyaknya sebanyak 2 jeri­gen den­gan har­ga Rp 450 ribu dan upah Rp 50 ribu,” kata Kombes Har­ryo mem­u­lai pen­je­lasan­nya.

Seju­rus kemu­di­an, pelaku berge­gas men­e­mui kor­ban bermak­sud untuk mem­per­je­las pesan dari orang yang men­jumpainya diwarung per­i­hal pen­jualan minyak milik kor­ban.

“Kemu­di­an pelaku berte­mu den­gan kor­ban, ter­ja­di kesep­a­katan antara ked­u­anya untuk men­jualkan minyak terse­but sehar­ga Rp 450 ribu den­gan upah Rp 50 ribu. Sete­lah minyak ter­jual, pelaku menger­ahkan uang pen­jualan Rp 450 ribu kepa­da pelaku. Kemu­di­an pelaku hanya mem­berikan uang sejum­lah Rp 25 ribu seba­gai upah­nya. Pelaku kesal kare­na tidak sesuai kesep­a­katan dan merasa tidak dihar­gai oleh kor­ban. Ini yang kemu­di­an menim­bulkan emosi dan perselisi­han diantara ked­u­anya,” bebernya.

  Tekab 308 Padang Cermin Bekuk Pencuri Motor Lewat Atap Rumah

Terny­a­ta sak­it hati pelaku tidak ter­hen­ti dis­i­tu. Den­gan meng­gu­nakan sepe­da motornya, pelaku pulang kerumah untuk mengam­bil sen­ja­ta tajam dan kem­bali men­e­mui kor­ban.

“Kem­bali ter­ja­di cek­cok dan pelaku yang sudah dikua­sai ama­rah, menya­betkan sen­ja­ta tajam beru­lang ulang. Kor­ban sem­pat menangkis dan berlari, namun dike­jar oleh pelaku dan terus menya­betkan sen­ja­ta tajam­nya dari arah belakang men­ge­nai kepala dan bagian belakang, kemu­di­an roboh den­gan tubuh penuh luka,” urai Har­ryo.

  Empat Napi Rutan Kota Agung Tipu Pedagang Beras di Pringsewu

Usai melakukan aksinya pelaku pulang kerumah. Menge­tahui keja­di­an terse­but, petu­gas melakkan olah TKP dan men­da­p­atkan keteran­gan adanya 2 orang sak­si yamg menge­tahui keja­di­an terse­but.

“Ked­ua sak­si terse­but yang men­ge­nali dan mem­ber­i­tahukan kepa­da istri pelaku. Kita lakukan upaya per­suasif dan alham­dulil­lah hari Selasa dini­hari meny­er­ahkan diri ke Polisi untuk mem­per­tang­gung jawabkan per­bu­atan­nya. Barang buk­ti sebi­lah beru­pa sebi­lah parang berga­gang kayu war­na cok­lat sudah kami amankan,” ujarnya.

“Motif pem­bunuhan ini dilatar­be­lakan­gi rasa sak­it hati Riyan kare­na upah yang tidak sesuai kesep­a­katan,” sam­bungnya.

Atas tin­dakan­nya, pelaku RY dijer­at den­gan Pasal 340 KUHP ten­tang pem­bunuhan beren­cana atau Pasal 338 KUHP ten­tang pem­bunuhan, den­gan anca­man huku­man mati atau pidana pen­jara seu­mur hidup. (Fir­daus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *