Berita Hukum

Diduga Mafia BBM Bersubsidi Solar “AS dkk” di Belawan Masih Merajalela, Warga Resah dan APH Kok Selow Aja?

183
×

Diduga Mafia BBM Bersubsidi Solar “AS dkk” di Belawan Masih Merajalela, Warga Resah dan APH Kok Selow Aja?

Sebarkan artikel ini

*Belawan,-*Snipernew.id

Bahan Bakar Minyak (BBM) bersub­si­di Jenis Solar yang sah, Diduga kuat pihak dari beber­a­pa peker­ja SPBU mulai di Keca­matan Belawan hing­ga Medan Deli telah bek­er­jasama den­gan Mafia Minyak Solar Berin­isial “AS dkk”, yang telah merugikan negara sebe­sar Mil­iaran Rupi­ah.

Hal terse­but telah terungkap fak­ta lang­sung di lapan­gan, saat beber­a­pa Tim awak media meng­in­ves­ti­gasi dan meman­tau secara lang­sung ter­hadap pen­gangku­tan truk den­gan mem­o­d­i­fikasi Tangkinya secara ile­gal, den­gan orang dan kendaraan yang sama bolak balik, kelu­ar masuk di SPBU yang sama sam­pai 3–4 kali putaran pengisian.

Beber­a­pa saat yang lalu dike­tahui pula jaringan yang sudah bermain sejak lama ini, selalu mem­pri­or­i­taskan pelangsir solar, atau pihak-pihak yang diduga bagian dari jaringan mafia solar “AS dkk”, den­gan dukun­gan dari para oknum aparat ter­ten­tu dan juga pihak dalam orang SPBU Per­t­a­m­i­na nya yang ikut ter­li­bat, demi menyelewengkan har­ga pem­be­lian minyak den­gan selisih har­ga yang relatif lebih ting­gi dijual di luar untuk indus­tri dan Kapal.

  Kasus Dugaan Pengeroyokan di Jati Agung Berlanjut, Terlapor Mangkir dari Pemeriksaan

Sebut saja salah satu peker­ja SPBU Berin­isial “RI”, ia men­gatakan bah­wa “Mus­tahil men­da­p­atkan solar lang­sung dari SPBU disi­ni bang, kare­na sudah dise­dot mafia meng­gu­nakan mobil pen­gangkut truk yang sudah di mod­i­fikasi, Solar ratu­san liter dan ton sudah dikon­trak oleh mafia untuk penyulin­gan, yang lain bukan kelom­poknya tidak keba­gian”, Katanya, pada Selasa.(18/11/25)

Lan­jut­nya, Ia menirukan uca­pan dan perkataan para mafia yang men­gang­gap pem­ber­i­taan media hanya “Celoteh burung Walet”, kare­na tidak per­nah ditin­dak Aparat Pene­gak Hukum (APH), sudah diatur”, Ucap­nya lagi.

Seba­gai infor­masi, bah­wa Seti­ap orang yang menyalah­gu­nakan pen­gangku­tan dan/atau nia­ga BBM sub­si­di akan dip­i­dana den­gan pidana pen­jara mak­si­mal 6 tahun dan den­da pal­ing ting­gi Rp.60 mil­iar (Pasal 55 UU Migas).

Hal terse­but sudah pasti akan men­ja­di Peker­jaan Rumah (PR) bagi Para Pene­gak Hukum di Wilayah Pol­res Pelabuhan Belawan dan Pol­da Sumat­era Utara, BPH Migas, Per­t­a­m­i­na, dan Pemer­in­tah untuk segera menin­dak lan­ju­ti dan menangkap mafia solar di SPBU Jalan Alu­mu­ni­um Raya, Tan­jung Mulia Hilir, Keca­matan Medan Deli, Kabu­pat­en Pelalawan, dan SPBU Sin­ga­pore Sta­tion depan Pelin­do Region­al 1 Belawan.

Den­gan banyaknya antri­an yang pan­jang mobil yang sudah dimod­i­fikasi untuk men­gangkut minyak den­gan jum­lah yang tidak wajar terse­but, harus men­ja­di per­ha­t­ian khusus para Pene­gak Hukum, tapi men­ga­pa masih terus dib­iarkan mer­a­jalela dan selow aja ya?, apakah sudah ter­i­ma sta­bil?.

  Keadilan Mahal Bagi Orang Kecil: 8 Bulan Josniko Tarigan Berjuang Lawan Trauma dan Ketidakpastian Hukum

Lokasi Gudang Penam­pun­gan Mafia Solar

Gudang Penam­pun­gan BBM Ilegal/siong Diduga milik yang ser­ing dise­but AS alias Andre Sina­ga, buang lim­bah ke Paret. Hal itu dike­tahui oleh masyarakat sek­i­tar yang sedang melin­tas dide­pan gudang, Jalan Pasar Lama (Gudang Kapur), Lingkun­gan 29, Kelu­ra­han Pekan Labuhan, Keca­matan Medan Labuhan, Kota Medan, Provin­si Sumat­era Utara.

War­ga masyarakat pun telah mengam­bil lim­bah terse­but den­gan meng­gu­nakan gayung pelastik dan mema­sukan kedalam ember berwar­na putih lalu mengabadikan lim­bah terse­but den­gan mem­fo­to dan mem-vidio kan lim­bah terse­but.

Adanya keja­di­an itu war­ga masyarakat sek­i­tar pun men­ja­di resah dan cemas dikhawatirkan kalau ada yang mem­buang Api pun­tung rokok bisa ter­ja­di kebakar hebat dan men­ja­di lau­tan api.

“Saya sedang lewat dide­pan gudang ber­jalan kaki dan saya lihat dis­amp­ing gudang manyak BBM jenis solar berser­akan dalam paret bang, dan saya pun kem­bali pulang ke rumah mengam­bil gayung dan ember dan saya kem­bali lagi kesamp­ing gudang itu lalu saya kumpulin minyak-minyak solar dan saya masukan kedalam ember sam­bil saya foto dan videonya bang”, ucap war­ga sek­i­tar yang tidak mau dise­butkan namanya kepa­da awak media.

Saat ditanyai gudang itu milik sia­pa, “Orang-orang disi­ni ser­ing menye­but gudang itu milik Bos Andre Sina­ga bang. Saya seba­gai war­ga disi­ni bermo­hon kepa­da Aparat Pene­gak Hukum (APH) yang berwe­nang, agar jan­gan menut­up mata dan segera turun tan­gan den­gan adanya gudang yang diduga ile­gal dan buang lim­bah minyak sem­barangan kedalam paret war­ga, kasi­hani­lah kami yang ting­gal di pasar lama ini, kemu­di­an kalaulah ada yang buang api pun­tung rokok kan ter­ja­di kebakaran hebat di kam­pung kami ini bang”, cetus masyarakat terse­but den­gan nada sedih dan ger­am.

  Kasus SPAM Memanas, Kejati Periksa Bupati Pesawaran Sepanjang Hari

Saat dikon­fir­masi awak media yang bertu­gas terkait keber­adaan bis­nis ile­gal terse­but kepa­da Kapol­res dan Kasat Reskrim Pol­res Pelabuhan Belawan melalui pesan singkat What­sApp, hing­ga beri­ta ini naik ke meja redak­si masih belum mem­berikan tang­ga­pan­nya secara res­mi.

Sejak dulu, war­ga sudah san­gat resah den­gan aktiv­i­tas ile­gal BBM Bersub­si­di Solar, apala­gi jaringan yang Diduga Kuat Mafia Solar “AS dkk” sudah san­gat teror­gan­isir di kawasan Medan Utara, hing­ga menyalurkan BBM Solar Ile­gal­nya ke Gudang Pin­tu Tol dan Gabion, dimana bnyak para nelayan kecil men­co­ba men­gadu nasib dis­ana untuk men­cari nafkah, namun tetap tertin­das oleh per­mainan mafia minyak BBM Solar kelas kakap terse­but, Mam­pukah APH Mem­bongkar, Mem­ber­an­tas, dan Menangkap Para Pelaku Keja­hatan terse­but. *(Red/Tim)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *