Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Kriminal

Diduga AH Berhati Setan, Tikam Istri Bertubi-tubi hingga Tewas Saat Lavi dan Memberi Keterangan Bohong

239
×

Diduga AH Berhati Setan, Tikam Istri Bertubi-tubi hingga Tewas Saat Lavi dan Memberi Keterangan Bohong

Sebarkan artikel ini

Ser­gai, SniperNew.id - Pria berna­ma A.H. Tam­bun (47) tega menikam istrinya, Her­ta Siman­jun­tak (45), hing­ga tewas saat ten­gah live di Face­book. Pelaku kini telah ditangkap dan berba­ju tahanan.

Dari hasil penelusuran awak media Indonesia-monitoring.com di lapan­gan, peri­s­ti­wa mencekam itu ter­ja­di di rumah Her­ta Siman­jun­tak di Dusun VIII Potean, Desa Suka Damai, Keca­matan Sei Bam­ban, Sab­tu (2/11/2024) sek­i­tar pukul 20:30 Wib.

Pelaku A.H. Tam­bun baru setahun menikah sama Her­ta Siman­jun­tak selalu mem­bikin ulah keti­ka per­mintaan­nya tidak di turu­ti istri selalu men­gan­cam minta pisah“tutur boy edu edi­son siman­jun­tak adek her­ta

  Tragedi Bukik Cangang, Polisi Tangkap Terduga Pembuang Bayi

“Siti Arfah br Sina­ga, saha­bat kor­ban untuk curhat sem­bari men­go­b­ati para tamu yang datang, wak­tu mening­gal­nya orang tua A.H.Tambun di sebu­lan yang lalu,“Herta cepat-cepat pulang kerumah ku di Dsn: I Sukatani dan aku bertanya kena­pa cepat pulang takut sua­mi ku mau di tikam aku jadi dari kelu­ar­ganya takut itu­lah nong saya di pang­gil Her­ta (Mak Devi),” pungkas­nya Siti Arfah

“Menu­rut pen­gakuan Yus­riyan­to (Anto birong), yang ting­gal di Dsn: I Sukatani Suka Damai selalu bek­er­ja sama kor­ban dalam hal pen­go­b­atan (Kusuk) Agus ser­ing kali menyu­ruh Anto untuk menyam­paikan sama Her­ta, supaya mahar pernika­han mere­ka (Sinamot) di kem­ba­likan Her­ta Siman­jun­tak itupun menu­ru­ti dan uda di cicil sebayak 17 juta dari 30 juta ting­gal sisa 13 juta, lagi dan Her­ta ber­jan­ji akan melu­nasi di hari senin, tgl 4 Novem­ber 2024. Akan tetapi Agus tidak sabar ter­jadi­lah penika­man malam di tgl 2 Novem­ber 2024.“Ucapnya Anto.

  Upaya Mediasi Kasat Lantas Gagal, Anak Korban Tuntut Keadilan

“A. H. Tam­bun, menu­rut pen­gakuan Pak Suy­ono alias Somad yang ting­gal di Dusun 7 Gar­du, bah­wa dia itu per­nah memukuli saya seki­ra bulan Juli yang lalu, dan anak-anak saya tidak ter­i­ma sebe­narnya dipukuli sama A.H. Tam­bun. Akan tetapi, mer­tu­anya ser­ta adek Bapaknya yang ting­gal di kam­pung Pon tem­pat dia ditangkap itu mem­o­hon supaya berdamai dan sudah bikin surat per­jan­jian tidak akan men­gu­lan­gi baik sama sia­pa pun itu lah isi surat per­jan­jian itu,” ucap Suy­ono.

Polisi mem­bu­ru pelaku dan menangkap­nya di rumah adek bapak dia, di Dusun II, Desa Pon, Keca­matan Sei Bam­ban, Ming­gu (3/11/24) pagi. Dalam foto yang diter­i­ma, pelaku kini telah memakai baju tahanan.” Boy Edu Edi­son Siman­jun­tak menghubung melalui via What­sap men­gatakan kepa­da awak media bah­wa pelaku bukan minum kopi,dia itu bohong,” kepa­da pihak kepolisian tapi minum tuak di siong­gang dan selalu men­gelu­arkan kata kata ikkon mate (Harus Mati) lalu pemi­lik warung tuak pak pur­ba mene­gur ise ikkon mate (sia­pa yang akan mati), A.H. Tam­bun tidak meng­gubris seki­ra pukul, 19:00 Wib sab­tu, 2/11/24 di malam keja­di­an pem­bunuhan itu, tidak lama kemu­di­an dia pun mening­galkan warung tuak pak pur­ba di siong­gang desa sebe­lu­tu sem­bari men­gakhiri per­caka­pan kepa­da awak media selasa (5/11/24) boy edu edi­son siman­jun­tak.

  Polisi Amankan Satu Pelaku Pencuri Motor Guru SDN 2 Banjarejo dan Satu Pelaku Masih Diburu 

Pelaku sudah meren­canakan dia tahu, bah­wa pisau itu selalu dalam tem­pat sir­ih kakak itu bukan di belakangnya, mem­inta kepa­da pihak Kepolisian Ser­dang Beda­gai dan Kapol­da Sumat­era Utara supaya mem­beri huku­man yang sesuai dan setimpal,itu lah harapan,“tuturnya. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *