Berita Investigasi

Sikap Petugas Disdikbud Pringsewu Disorot, FPII Minta Evaluasi

697
×

Sikap Petugas Disdikbud Pringsewu Disorot, FPII Minta Evaluasi

Sebarkan artikel ini

PRINGSEWU | SNIPERNEW.id —
Pelayanan publik di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pringsewu menjadi sorotan setelah muncul dugaan tidak terpenuhinya standar pelayanan administratif sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan tentang pelayanan publik.


Dugaan terse­but terungkap saat tim awak media bersama Forum Pers Inde­pen­den Indone­sia (FPII) melakukan kun­jun­gan res­mi ke ruang pelayanan umum Dinas Pen­didikan dan Kebu­dayaan Kabu­pat­en Pringsewu pada Selasa (22/12/2025).

Berdasarkan pan­tauan lang­sung di lokasi, petu­gas yang ber­ja­ga di ruang pelayanan umum dini­lai kurang respon­sif ter­hadap kehadi­ran awak media. Petu­gas dise­but eng­gan mem­berikan infor­masi terkait keber­adaan Kepala Dinas ser­ta tidak menun­jukkan sikap pelayanan yang infor­matif dan komu­nikatif.

  Fortuner B 2188 SJI Terpantau dalam Operasi Reskrim Pancur Batu

Pada­hal, kedatan­gan tim awak media dilakukan secara ter­bu­ka den­gan mem­perke­nalkan iden­ti­tas dan tujuan kun­jun­gan secara san­tun sesuai eti­ka jur­nal­is­tik dan tata kra­ma seba­gai tamu di instan­si pemer­in­ta­han.

Namun demikian, upaya komu­nikasi yang dilakukan tidak mem­per­oleh tang­ga­pan seba­gaimana yang dihara­p­kan dalam stan­dar pelayanan pub­lik.

Sikap terse­but dini­lai tidak sejalan den­gan prin­sip dasar pelayanan pub­lik yang mengede­pankan transparan­si, akunt­abil­i­tas, keter­bukaan infor­masi, ser­ta pelayanan yang ramah dan pro­fe­sion­al.

Seba­gai insti­tusi pemer­in­tah yang dib­i­ayai oleh anggaran negara, dinas terkait dihara­p­kan dap­at men­ja­di con­toh dalam pen­er­a­pan pelayanan pub­lik yang pri­ma.

Ket­ua Forum Pers Inde­pen­den Indone­sia (FPII) Setwil Provin­si Lam­pung, Iwan Supiyawan, menyam­paikan keke­ce­waan­nya atas sikap petu­gas pelayanan umum terse­but.

Menu­rut­nya, pelayanan pub­lik tidak hanya menyangkut penye­le­sa­ian admin­is­trasi, tetapi juga men­cakup eti­ka, sikap, ser­ta kemam­puan aparatur dalam mem­berikan infor­masi kepa­da masyarakat.

  BUMDesma Sei Bamban Diduga Langgar Aturan, Penyertaan Modal Ketapang Rp1,9 Miliar Disorot Aparat Penegak Hukum

“Petu­gas pelayanan pub­lik wajib bersikap ramah, infor­matif, dan pro­fe­sion­al. Keti­ka petu­gas bersikap acuh dan eng­gan mem­berikan infor­masi, kon­disi terse­but patut dieval­u­asi kare­na berpoten­si masuk dalam kat­e­gori mal­ad­min­is­trasi,” ujar Iwan.

Ia menam­bahkan, sikap yang tidak ter­bu­ka ter­hadap insan pers dini­lai dap­at meng­ham­bat fungsi kon­trol sosial media yang dijamin oleh undang-undang. Selain itu, per­i­laku terse­but dini­lai tidak selaras den­gan seman­gat refor­masi birokrasi yang menekankan pelayanan yang cepat, tepat, dan transparan.

FPII meni­lai, kon­disi terse­but berpoten­si berten­tan­gan den­gan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 ten­tang Pelayanan Pub­lik, yang men­gatur kewa­jiban penye­leng­gara layanan untuk mem­berikan pelayanan yang berkual­i­tas, respon­sif, dan tidak diskrim­i­natif.

Selain itu, pem­bat­asan akses infor­masi juga dap­at berkai­tan den­gan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 ten­tang Keter­bukaan Infor­masi Pub­lik.

  Diduga Demi Dibeli Murah, Tujuh Sapi Warga Nganjuk Diracun

Oleh kare­na itu, FPII men­dorong adanya eval­u­asi menyelu­ruh ter­hadap sis­tem pelayanan pub­lik di lingkun­gan Dinas Pen­didikan dan Kebu­dayaan Kabu­pat­en Pringsewu, ter­ma­suk pen­ingkatan kap­a­sitas sum­ber daya manu­sia, pen­gawasan inter­nal, ser­ta pene­gakan stan­dar opera­sion­al prose­dur (SOP).

“Jika kon­disi ini dib­iarkan, keper­cayaan pub­lik ter­hadap insti­tusi pemer­in­tah dap­at menu­run. Kami men­dorong per­an Inspek­torat ser­ta Ombuds­man Repub­lik Indone­sia untuk melakukan pen­gawasan sesuai kewe­nan­gan­nya,” lan­jut Iwan.

Seba­gai bagian dari tang­gung jawab sosial, FPII meny­atakan akan terus meman­tau dan men­gaw­al per­soalan terse­but hing­ga adanya per­baikan nya­ta dalam pelayanan pub­lik.

Hing­ga beri­ta ini diter­bitkan, pihak Dinas Pen­didikan dan Kebu­dayaan Kabu­pat­en Pringsewu belum mem­berikan tang­ga­pan res­mi atau klar­i­fikasi, meskipun upaya kon­fir­masi telah dilakukan oleh awak media.

Penulis; (Fahrul Rizi).

Edi­tor: (iskan­dar)


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *