MANINJAU, SNIPERNEW.id – Warga di sekitar kawasan Maninjau, Sumatera Barat, sempat dilanda kepanikan setelah terjadi peristiwa galodo atau banjir bandang yang datang secara tiba-tiba pada Selasa siang (23/12/2025), meskipun kondisi cuaca di wilayah tersebut terpantau cerah.
Informasi awal mengenai peristiwa tersebut disampaikan melalui unggahan akun media sosial Threads @suaraakarrumputt, yang menyebutkan bahwa galodo membawa material berupa air, lumpur, batu, serta kayu ke wilayah hilir sungai. Material tersebut dilaporkan mengalir deras dan mengancam permukiman warga di bantaran sungai.
Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa peristiwa galodo diduga dipicu oleh longsor tebing di kawasan Kelok 28, sehingga material runtuhan terbawa aliran air menuju wilayah yang lebih rendah. Kondisi ini memicu kekhawatiran warga karena galodo disebut dapat terjadi tanpa hujan langsung di lokasi kejadian.
“Warga di bantaran sungai diminta tetap waspada dan menjauhi jalur air,” tulis akun tersebut, seraya mengingatkan potensi ancaman susulan.
Hingga informasi ini disusun, situasi dilaporkan masih dalam tahap pemantauan. Belum terdapat laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan fasilitas umum. Pihak terkait diharapkan segera melakukan pengecekan lapangan guna memastikan kondisi terkini dan keselamatan masyarakat.
Redaksi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti arahan dari aparat dan instansi berwenang.
penulis: (Iskandar)






