Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Sekjen Ali Armaya Ritonga: 405 Orang Guru Honorer Akan Diangkat Guru PPPK

286
×

Sekjen Ali Armaya Ritonga: 405 Orang Guru Honorer Akan Diangkat Guru PPPK

Sebarkan artikel ini

Labuhan­batu, SniperNew.id —  Sekre­taris Badan Kepe­gawa­ian Pen­didikan dan Pelati­han (BKPP) Kabu­pat­en Labuhan­batu Provin­si Sumat­era Utara Ali Armaya Riton­ga kepa­da media Tekab 86 com. men­gatakan, bah­wa di tahun 2024 akan ada pen­gangkatan guru hon­or­er yang akan diangkat seba­gai Pegawai Pemer­in­tah den­gan Per­jan­jian Ker­ja (PPPK) Kabu­pat­en Labuhan­batu.

  Anggaran Ketapang Desa Panigoran Tahun 2024 Di Duga Ajang Bisnis Tambahan Kepala Desa

“Terkait jum­lah glob­al­nya, untuk tahun 2023, sebanyak 642 orang guru yang diangkat seba­gai PPPK. Dan, di tahun 2024 ini, ada sebanyak 405 orang tena­ga guru yang bakalan diangkat seba­gai PPPK”, kata Ali Armaya dige­dung DPRD, Senin (10/06/2024).

  Peduli Adik Rizki, IMUSLAB dan DPC PJS Labuhanbatu Gelar Konser Amal

Namun, Ali mem­ban­tah bah­wa, terkait jum­lah guru yang diangkat seba­gai PPPK ditahun 2023 sebanyak 405 orang seper­ti yang ter­bit dibeber­a­pa media online ter­bi­tan Medan, kemaren.

“Yang benar untuk 2024 sebanyak 405 orang dan di tahun 2023 sebanyak 642 orang “, ungkap­nya.

  Asisten I Sarimpunan Ritonga Pimpin Apel Gabungan Pagi DiPemkab Labuhanbatu

Sebelum­nya, sekre­taris BKPP Labuhan­batu Ali Armaya Riton­ga men­erangkan, terkait yang tahun 2024 ini, menung­gu instruk­si dari Jakar­ta. Sebab, ujian seleksinya di Medan.

“Kalau di Kabu­pat­en Labuhan­batu, tidak mungkin, kare­na alat elek­tron­ik kita kan tidak lengkap, di Medan lengkap semuanya “, bilangnya kemaren.(Fitri­a­di)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *