Maros, SniperNew.id – Muhammadiyah Makassar mengumumkan rencana realisasi bantuan beasiswa bagi setiap tahfidz penghafal Al-Quran sebanyak 30 juz yang juga dilengkapi dengan pengetahuan berbahasa Arab.
Program ini dikhususkan untuk para santri di Sulawesi Selatan, terutama di Maros. Kabar ini telah dikonfirmasi oleh tim jurnalis Sniper News-id, yang terdiri dari Kabiro Maros dan Kaperwil Sulsel, pada 9 Juni 2024.
Dalam rapat tersebut, banyak perencanaan baik yang diungkapkan untuk mempermudah calon santri dalam mengenyam pendidikan berbasis syariat Islam. Rapat ini dihadiri oleh berbagai tokoh dari ormas Islam, tokoh masyarakat Sulsel, mantan jurnalis legend Andi Firman Kaaraeng Rappang, serta tokoh-tokoh Islam lainnya.
Beberapa poin menarik yang dibahas termasuk rencana pembuatan fakultas di Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, beasiswa ke Mesir dan Madinah untuk tahfidz Al-Quran, serta program pendidikan gratis di pondok pesantren dan sekolah umum bagi siswa kurang mampu yang hafal 10 juz Al-Quran.
Ustadz Muhammad Syahrir, salah satu tokoh Muhammadiyah yang hadir dalam rapat, menekankan komitmen mereka untuk menyediakan pendidikan gratis di beberapa sekolah di Makassar, dengan beberapa sekolah memberikan pembebasan biaya secara penuh dan lainnya dengan persyaratan tertentu.
H. Ridwan, tokoh penting di Kecamatan Cenrana, juga berbicara tentang rencana mendirikan fakultas di lahan luas miliknya. Selain itu, dalam pertemuan tersebut, perwakilan Pesantren Yahbon Camba menyatakan kesiapan mereka dalam menerima santri dengan dukungan yang memadai.
Pertemuan lanjutan untuk membahas kerjasama ini dijadwalkan setelah Idul Adha, dengan harapan program ini dapat segera direalisasikan demi kemaslahatan umat.
(M.firdaus.b)







