Berita NasionalBerita PeristiwaTerupdate

Demo Sengketa Lahan Ricuh, Warga Jadi Korban

374
×

Demo Sengketa Lahan Ricuh, Warga Jadi Korban

Sebarkan artikel ini
Tangkapan layar video dari unggahan akun media sosial Threads yang memperlihatkan situasi keramaian saat pembubaran aksi penolakan sengketa lahan di Muaro Bodi, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik dan masih menunggu klarifikasi resmi dari pihak berwenang., Sabtu (27/12/25).

SIJUNJUNJ, SNIPERNEW.id — Sebuah ung­ga­han di media sosial Threads dari akun @suaraakarrumputt meny­oroti peri­s­ti­wa aksi peno­lakan sen­gke­ta lahan yang ter­ja­di di Muaro Bodi, Kabu­pat­en Sijun­jung, Sumat­era Barat. Aksi terse­but dila­porkan berakhir ricuh dan menim­bulkan kor­ban dari pihak war­ga, Sab­tu (27)12/2025).

  Truk Trailer Seruduk Rumah, Diponegoro Tambun Macet

Dalam keteran­gan ung­ga­han terse­but dise­butkan bah­wa seo­rang pemu­da dila­porkan men­gala­mi patah kaki, semen­tara seo­rang perem­puan paruh baya yang ten­gah hamil muda diduga men­gala­mi kegugu­ran. Peri­s­ti­wa ini dikaitkan den­gan tin­dakan pem­bubaran mas­sa oleh aparat gabun­gan Sat­pol PP dan kepolisian.

  Menantu Bukan Penanggung Segalanya, Video Ini Picu Diskusi

Ung­ga­han terse­but juga menye­butkan bah­wa tin­dakan aparat dalam mem­bubarkan mas­sa diduga berlang­sung secara agre­sif, sehing­ga memicu kemara­han pub­lik dan perde­batan luas di media sosial. Sejum­lah war­ganet mem­per­tanyakan aspek kemanu­si­aan dan pen­dekatan aparat dalam menan­gani aksi penyam­pa­ian aspi­rasi war­ga.

  Lansia Penyintas Kanker: Hidup Lebih Panjang Harus Tetap Berkualitas

Hing­ga beri­ta ini dis­usun, belum ter­da­p­at keteran­gan res­mi dari pihak berwe­nang terkait kro­nolo­gi lengkap keja­di­an maupun kon­disi kor­ban. Infor­masi ini masih bersum­ber dari ung­ga­han media sosial dan memer­lukan klar­i­fikasi lan­ju­tan dari pihak terkait.

Peri­s­ti­wa ini kem­bali meny­oroti pent­ingnya penan­ganan kon­flik agraria secara dial­o­gis dan huma­n­is, guna mence­gah jatuh­nya kor­ban dari kalan­gan masyarakat sip­il.

Penulis; (iskan­dar).


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *