Terupdate

Unggahan Media Soroti Pembabatan Hutan Aceh Tengah Massif

335
×

Unggahan Media Soroti Pembabatan Hutan Aceh Tengah Massif

Sebarkan artikel ini

PRINGSEWU, SNIPERNEW.id – Unggahan akun media Treands yang memuat pengalaman lapangan terkait kondisi hutan di pedalaman Aceh Tengah menjadi perhatian publik. Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa selama bertahun-tahun melakukan survei hutan, tidak ditemukan aktivitas penebangan oleh perusahaan resmi, melainkan pembabatan hutan yang didominasi oleh masyarakat setempat.


Dalam keterangan yang dikutip SniperNew.id pada Jumat, 20 Desember 2025, akun tersebut menjelaskan bahwa hutan dibuka untuk dijadikan lahan pertanian, khususnya tanaman kopi dan palawija. Aktivitas ini disebut berlangsung secara masif, terutama di wilayah hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Peusangan.

  Pasar Inpres: Kebijakan yang Menabrak Aturan

“Upaya reboisasi kalah cepat dibandingkan luas lahan yang terus dibabat,” tulis akun tersebut dalam unggahannya. Kondisi ini dinilai berpotensi memperparah kerusakan lingkungan dan meningkatkan risiko bencana ekologis di wilayah hilir.

  Sekretariat DPRD Pringsewu Bungkam Saat Dikonfirmasi Anggaran 2025, Ada Apa di Balik Ratusan Juta Rupiah?

Unggahan itu juga mengandung pesan reflektif agar masyarakat lebih menyadari fungsi hutan lindung sebagai penopang kelangsungan hidup bersama, bukan semata sebagai lahan garapan. Harapannya, musibah lingkungan yang terjadi dapat menjadi pembelajaran kolektif.

Informasi ini disajikan berdasarkan kutipan terbuka dari media sosial, dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah serta tidak menyimpulkan adanya pelanggaran hukum oleh pihak tertentu. Untuk keberimbangan, konfirmasi dari instansi terkait tetap diperlukan guna memberikan gambaran yang utuh kepada publik.

Penulis: [iskandar].

  Profil Lengkap Camat Banyumas Kabupaten Pringsewu, Zainal Abidin, S.Pd., M.M.: Kiprah Kepemimpinan dan Kontribusi Untuk Pembangunan Daerah

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *