Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Kebijakan Ignasius Harefa Diprediksi Jadi Blunder Untuk Sowaa Laoli

404
×

Kebijakan Ignasius Harefa Diprediksi Jadi Blunder Untuk Sowaa Laoli

Sebarkan artikel ini

Gunungsi­toli, SniperNew.id — Sekre­taris Lem­ba­ga Swa­daya Masyarakat Pemer­hati Aparatur Sip­il Negara (LSM Perkara), Edward Lah­agu, mengkhawatirkan kebi­jakan Kadis Dinas Lingkun­gan Hidup (DLH) Kota Gunungsi­toli Ir. Igna­sius Hare­fa jadi blun­der.

  Kembali Raih Predikat Informatif di Konsisten Bangun Tata Kelola Informasi Publik

Blun­der dimak­sud yakni secara tidak lang­sung merusak cit­ra Waliko­ta Gunungsi­toli, Sowa’a Laoli SE, M.Si yang dike­tahui bakal maju seba­gai kan­di­dat dalam Pilka­da serentak 27 Novem­ber men­datang.

Demikian dis­am­paikan Edward Lah­agu saat dite­mui di kan­tor LSM Perkara Jalan Dolok­mar­tim­bang, Desa Boyo, Keca­matan Gunungsi­toli, Jumat (7/6/2024).

Kepa­da wartawan, Edward meni­lai bah­wa kebi­jakan yang diam­bil Igna­sius terkait tena­ga hon­or­er bere­siko besar ter­hadap penu­runan elek­ta­bil­i­tas Sowa’a Laoli di mata masyarakat Kota Gunungsi­toli.

  Kehadiran Sigap Aparat Pastikan Pengundian Nomor Urut Pilkada Pekalongan Berjalan Tertib

“Menu­rut saya, kebi­jakan yang dicip­takan Igna­sius tidak strate­gis. Hanya akan berdampak buruk atas kepemimp­inan Waliko­ta Gunungsi­toli menu­ju Pilka­da. Saya per­caya, kebi­jakan terse­but tan­pa sepenge­tahuan Waliko­ta,” ucap­nya.

Dia­pun men­yarankan, agar Waliko­ta Gunungsi­toli segera mengeval­u­asi kin­er­ja Igna­sius seba­gai Kadis DLH Kota Gunungsi­toli kare­na di nilai menim­bulkan keka­cauan melalui kebi­jakan­nya.

“Namun kalau Waliko­ta tidak mengeval­u­asi, saya men­duga kebi­jakan yang diam­bil meru­pakan kesep­a­katan dari Waliko­ta dan Igna­sius”, katanya.

  Bupati Nias Hadiri Temu Pisah Kapolres, Ada apa dibalik Momen ini?

Untuk dike­tahui, dalam kurun wak­tu bulan Maret ke Mei seti­daknya ada tujuh tena­ga hon­or­er DLH Gunungsi­toli men­gun­durkan diri diduga aki­bat tidak tahan men­jalani kebi­jakan yang dicip­takan Igna­sius.

Ada­pun kebi­jakan dimak­sud menu­rut infor­masi dihim­pun seper­ti merubah jad­w­al jam ker­ja tena­ga hon­or­er, menam­bah vol­ume peker­jaan, ser­ta tetap bek­er­ja pada hari Ming­gu. (Agri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *