Teheran – Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC) menangkap sebanyak 73 individu yang diduga terlibat dalam kegiatan mata-mata untuk Israel. Penangkapan ini dilakukan dalam sebuah operasi keamanan besar yang diumumkan baru-baru ini oleh pihak berwenang Iran, Sabtu 14 Juni 2025.
Mayoritas dari para tersangka yang ditangkap diketahui merupakan warga negara India. Hingga kini, identitas lengkap mereka belum dirilis secara resmi ke publik, namun pihak IRGC menyatakan bahwa beberapa di antaranya telah berada di Iran dalam waktu yang cukup lama.
Penangkapan puluhan orang ini dilakukan atas dugaan keterlibatan dalam jaringan spionase yang disebut-sebut berafiliasi dengan badan intelijen Israel, Mossad. Para tersangka dituduh mengumpulkan informasi sensitif dan melakukan kegiatan kontra-keamanan terhadap Iran.
Menurut laporan yang beredar di media sosial, termasuk akun X @Navcom24, operasi penangkapan ini dilakukan dalam beberapa hari terakhir di berbagai lokasi strategis di Iran. Namun, belum ada pernyataan resmi dari otoritas Iran terkait tanggal pasti dan lokasi rinci penangkapan.
Pihak IRGC menyatakan bahwa penangkapan ini merupakan bagian dari upaya Iran untuk menggagalkan rencana sabotase dan infiltrasi intelijen asing di wilayahnya. Dikatakan bahwa jaringan tersebut telah melakukan kontak dengan pihak Israel untuk tujuan memata-matai fasilitas penting di dalam negeri.
Bagaimana Proses Penangkapannya?
Operasi penangkapan dilakukan oleh unit kontra-intelijen IRGC setelah melalui penyelidikan intensif selama beberapa bulan. Menurut pernyataan sementara, para tersangka diamankan tanpa perlawanan dan saat ini tengah menjalani proses penyidikan lebih lanjut.
Pihak Iran belum memberikan informasi tambahan apakah akan ada keterlibatan diplomatik terkait penahanan warga negara asing, termasuk dari India, yang menjadi bagian dari kasus ini. Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah India maupun Israel terkait tuduhan tersebut.
Email: [email protected]
Editor: (Redaksi)













