Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Investigasi

DPC LAKI Laskar Anti Korupsi Indonesia Ketapang Minta Tipkor Tindak Dugaan  Korupsi Perisa Lelang Proyek Renovasi Terminal Bandar Udara Rahadi Oesman

642
×

DPC LAKI Laskar Anti Korupsi Indonesia Ketapang Minta Tipkor Tindak Dugaan  Korupsi Perisa Lelang Proyek Renovasi Terminal Bandar Udara Rahadi Oesman

Sebarkan artikel ini

Keta­pang, SniperNew.id  — Pelak­sanaan kegiatan proyek ren­o­vasi ter­mi­nal ban­dar udara raha­di Oes­man Keta­pang sebe­sar Rp.19.300.000.000, (Sem­bi­lan belas mili­yar tiga ratus juta rupi­ah), bersum­ber dari APBD pusat tahun anggaran 2024 masih dalam pros­es lelang. Berdasarkan infor­masi yang dida­p­at adanya dugaan peny­im­pan­gan dilakukan oknum Peja­bat Pem­bu­at Komit­men (PPK) inisial SS.

Yang dimana terkait penawaran peme­nang ten­der proyek belum ada calon peme­nangnya yang jadi per­tanyaan dan masalah­nya disi­ni adalah kapan bakal ter­lak­sananya kegiatan, ser­ta per­syaratan yang dia­jukan PPK juga tdi­ak men­dasar ser­ta memenuhi stan­darisasi berdasarkan teknik peker­jaan, den­gan kap­a­sitas alat yang tidak sesuai hara­pan bagi para peser­ta calon peme­nang ten­der lelang proyek, stan­dar kual­i­tas dan kap­a­sitas kemam­puan keku­atan berdasarkan tek­nis dila­pan­gan tidak akan mejamin den­gan kedala­man berdasarkan Bore file tidak akan mam­pu men­ca­pai kedala­man yang sudah diten­tukan makanya dijadikan mini file Sehing­ga keku­atan tidak bermu­tu

  Investasi Hijau Lampung Meningkat, Minat Investor Nasional Menguat

Salah sat­un­ya yaitu alat yang dim­inta den­gan kap­a­sitas kemam­puan pengeb­o­ran tidak ada den­gan kap­a­sitas uku­ran sebe­sar itu secara kedala­man yang dica­pai 150 hing­ga 200-an meternya den­gan kap­a­sitas bor file yang dim­i­li­ki para pem­i­nat peser­ta calon peme­nang ten­der proyek, per­syaratan ini dibu­at dikare­nakan adanya indikasi dugaan cam­pur tan­gan orang dalam dari pihak PPK maupun yang men­gas­fi­rasikan proyek terse­but sebab dil­i­hat dari peser­ta ada beber­a­pa perusa­haan yang masuk ikut penawaran salah sat­un­ya adalah orang mere­ka yang peser­ta ada beber­a­pa perusa­haan yang masuk ikut penawaran salah sat­un­ya adalah orang mere­ka yang sudah di atur sejak awal seba­gaimana con­tohnya jika pok­ja pun­ya jagoan­nya sendiri maka begi­t­upun yang lain­nya dimana peker­jaan terse­but sudah ada cam­pur tan­gan pen­gen­dali dalam pen­gawasan mere­ka

Bor file yang dipakai den­gan kedala­man 6 meter sudah cukup Stan­dar, secara logi­ka jika sudah melebi­hi kap­a­sitas ten­tu tidak menut­up kemu­ngk­i­nan secara tidak lang­sung cara ini dipakai demi meng­gugurkan para peser­ta calon peme­nang ten­der proyek men­si­asati untuk kepentin­gan segelom­pok oknum yang tidak bertang­gung jawab Demi meme­nangkan peser­ta calon ten­der yang sudah diten­tukan dan diatur oleh mere­ka sendiri

  Dugaan Jual-Beli Minyak Jelantah di SPPG Sergai Jadi Sorotan Publik

Bor file yang hanya bisa men­ca­pai kedala­man 60 meter satu-sat­un­ya yang ada dan dim­i­li­ki di kota Pon­tianak Kalbar, itupun sudah mak­si­mal selain itu secara gam­bar 30 meter sudah menyalahi atu­ran kemu­di­an 145 pas pow­er den­gan kedala­man 150- hing­ga 200 meter kedala­man­nya dan alat bor file yang diinginkan tidak mungkin ada di Kali­man­tan barat melainkan harus meme­san di luar Kalbar/daerah yang miris­nya berdasarkan infor­masi bah­wa per­syaratan terse­but dikare­nakan sudah di kun­ci oleh (SS) seba­gai PPK yang terindikasi pen­gat­u­ran ten­der dan kesala­han PPK yang fatal yaitu sudah berani menen­tukan per­ala­tan bor file itu sendiri

Apa­bi­la ini men­ja­di ham­bat­an pada saat pelak­sanaan kegiatan proyek sudah dilak­sanakan nan­ti­nya maka kita sudah tau apa penye­bab uta­ma proyek terse­but itu bermasalah dan jika per­syaratan yang sudah diten­tukan PPK tidak sesuai gam­bar speku­lasi mutu peker­jaan­nya maka dihara­p­kan kepa­da APH (aparat pene­gak hukum) dan instan­si terkait untuk mengam­bil tin­dakan tegas agar memerik­sa dan mem­pros­es pelaku ser­ta para oknum yang sudah ikut turut ser­ta dalam men­dukung aksi tin­dak keja­hatan sesuai pasal dan UU yang berlaku

  Kasihhati Law Firm Soroti Penanganan Perkara Penganiayaan Polsek Mampang

Ada­pun tam­ba­han bagi peser­ta lelang peme­nang ten­der proyek yang sebelum­nya sudah per­nah menger­jakan proyek ditahun sebelum­nya untuk men­da­p­atkan kegiatan kem­bali sebelum­nya bermasalah lalu diikut ser­takan apala­gi ia seba­gai peme­nangnya sudah jelas patut dicuri­gai

SS selaku PPK keti­ka ingin dite­mui oleh tim awak media selalu beralasan sedang tidak bera­da ditem­pat ada­pun melalui Tele­pon saluler via What­sApp mas­sen­ger SAMSI keti­ka dihubun­gi belum bisa mem­berikan jawa­ban,” tutup­nya.

Lan­jut dite­gaskan ket­ua bidang tim inpes­ti­gasi DPC LAKI laskar anti korup­si Indone­sia, Keta­pang, Kali­man­tan Barat mem­inta krim­sus Pol­da Kalbar dan tivikor tin­dak pidana korup­si dan juga kejak­saan segera diperik­sa PPK peja­bat komit­men lelang.”  Ucap Ket­ua bidang tim inpes­ti­gasi DPC LAKI kab Keta­pang Kali­man­tan Barat Rabu (23/10/2024) Kepa­da awak media ini. (Penulis:Jumadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *