Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita DaerahBerita SejarahBerita Viral

Bukan Horor, Ini Ciamis: Makam Keramat dengan Jejak Sejarah Panjang

211
×

Bukan Horor, Ini Ciamis: Makam Keramat dengan Jejak Sejarah Panjang

Sebarkan artikel ini

CIAMIS, SNIPERNEW.id – Sebuah situs sejarah yang bera­da di wilayah Kabu­pat­en Ciamis, Jawa Barat, kem­bali men­ja­di per­ha­t­ian pub­lik sete­lah ung­ga­han media sosial Face­book menampilkan plang infor­masi Situs Makam Kera­mat Susuhu­nan Wan­gun Jaya.

Lokasi ini ker­ap dikaitkan den­gan kisah mist­is, namun berdasarkan keteran­gan res­mi pada papan penan­da, situs terse­but jus­tru meny­im­pan nilai sejarah dan budaya yang kuat.

  Warga Desa Bumi Etam Sampaikan Aspirasi Tuntut Prioritas Tenaga Kerja Lokal di PT GAM

Pada plang yang ter­pasang di area situs ter­tulis.

“SITUS MAKAM KERAMAT SUSUHUNAN
WANGUN JAYA 1546–1572”

Tulisan terse­but menan­dakan bah­wa Susuhu­nan Wan­gun Jaya meru­pakan tokoh pent­ing yang hidup pada perten­ga­han abad ke-16. Situs ini dise­but memi­li­ki keterkai­tan den­gan Kabuyu­tan Sala­ka Domas, sebuah tem­pat yang dike­nal dalam tra­disi Sun­da seba­gai pusat spir­i­tu­al dan kebu­dayaan kuno.

Lebih lan­jut, plang juga memu­at keteran­gan men­ge­nai hubun­gan his­toris wilayah ini den­gan Ker­a­jaan Sun­da Galuh, ser­ta per­an tokoh-tokoh penye­bar Islam di tanah Jawa, di antaranya Syekh Abdul­lah Mubarok, Syekh Nurul Yaqin, Syekh Magribi, dan Syekh Jumadil Kubro. Nama-nama terse­but ter­catat dalam berba­gai sum­ber sejarah seba­gai fig­ur pent­ing dalam pros­es islamisasi di Nusan­tara.

  Banjir Landa Kuantan Saat Relawan Salurkan Bantuan Aceh

Dise­butkan pula keterkai­tan den­gan masa Kesul­tanan Cire­bon (Caruban) dan Kesul­tanan Demak, yang menun­jukkan bah­wa wilayah Ciamis memi­li­ki posisi strate­gis dalam per­al­i­han sejarah dari era ker­a­jaan Hin­du-Bud­dha menu­ju Islam.

Pada bagian akhir plang, ter­da­p­at pesan filosofis yang menekankan pent­ingnya men­em­puh jalan kebi­jak­sanaan dan men­jadikan Islam seba­gai pedo­man hidup, mencer­minkan nilai moral dan spir­i­tu­al yang diwariskan oleh para tokoh pen­dahu­lu.

  Petasan Meledak di Pantai Losari, Pengunjung Sempat Panik

Meskipun dalam ung­ga­han media sosial lokasi ini ser­ing dib­ingkai seba­gai tem­pat angk­er, keber­adaan plang res­mi terse­but mem­per­li­hatkan bah­wa Situs Makam Kera­mat Susuhu­nan Wan­gun Jaya di Ciamis seharus­nya dipa­ha­mi seba­gai warisan sejarah dan budaya, bukan sekadar objek ceri­ta mist­is.

Pemer­hati budaya berharap situs ini dap­at terus dilestarikan ser­ta dika­ji secara ilmi­ah agar masyarakat mem­per­oleh pema­haman yang utuh men­ge­nai sejarah Ciamis seba­gai salah satu pusat pent­ing per­ad­a­ban Sun­da dan Islam di Jawa Barat.

Penulis: (iskan­dar).