BOGOR, SNIPERNEW.id — Sebuah video rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan dugaan percobaan pencurian di rumah salah satu anggota DPRD Kabupaten Bogor beredar luas di media sosial dan menjadi perhatian publik. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di kawasan Puncak, tepatnya di Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, pada Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 03.30 WIB atau menjelang waktu sahur.
Informasi mengenai kejadian ini pertama kali mencuat setelah diunggah oleh akun media sosial Threads milik @esanews.id. Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa rumah seorang anggota DPRD Kabupaten Bogor nyaris dibobol maling pada dini hari. Video yang beredar memperlihatkan dua orang yang diduga sebagai pelaku datang menggunakan sepeda motor dan berhenti di depan pagar rumah yang menjadi sasaran.
Berdasarkan pantauan dalam rekaman CCTV yang beredar, kedua terduga pelaku terlihat mengenakan helm dan jaket. Mereka tampak berhenti beberapa saat, kemudian salah satu di antaranya turun dari sepeda motor dan mendekati pagar rumah sambil mengamati situasi sekitar. Sementara satu orang lainnya tetap berada di atas kendaraan, diduga untuk mengawasi kondisi lingkungan.
Situasi di sekitar lokasi tampak sepi dan minim aktivitas warga karena waktu kejadian berlangsung pada dini hari. Penerangan jalan terlihat cukup, namun kondisi lingkungan yang lengang diduga dimanfaatkan oleh pelaku untuk melancarkan aksinya. Dalam video tersebut belum terlihat secara jelas apakah pelaku berhasil masuk ke area pekarangan atau tidak.
SniperNew mengutip informasi tersebut pada Minggu (28/2/2026) pukul 17.05 WIB. Hingga saat ini, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai kronologi lengkap maupun hasil penyelidikan sementara atas peristiwa tersebut.
Kapolsek setempat saat dikonfirmasi awak media menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap video yang beredar serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian. Polisi juga tengah menelusuri rekaman CCTV tambahan dari rumah warga sekitar guna memastikan identitas dan pergerakan terduga pelaku sebelum dan sesudah kejadian.
“Kami masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan bukti. Rekaman CCTV yang beredar sedang kami analisa untuk memastikan identitas pelaku serta memastikan apakah benar terjadi percobaan tindak pidana pencurian,” ujar sumber kepolisian.
Sementara itu, pihak keluarga pemilik rumah dikabarkan telah melaporkan kejadian tersebut kepada aparat berwenang. Belum ada informasi mengenai kerugian materiil, dan hingga kini belum dipastikan apakah pelaku sempat merusak pagar atau fasilitas lainnya.
Peristiwa ini kembali menambah daftar kasus percobaan pencurian yang terjadi pada jam-jam rawan, khususnya menjelang dini hari. Aparat keamanan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dengan memastikan sistem keamanan rumah berfungsi optimal seperti memasang CCTV, lampu penerangan yang cukup, serta sistem penguncian ganda.
Pengamat keamanan lingkungan menyebutkan bahwa momentum menjelang sahur sering dimanfaatkan pelaku kejahatan karena sebagian warga masih tertidur lelap atau baru terbangun sehingga kondisi lingkungan cenderung kurang terpantau. Oleh karena itu, sinergi antara masyarakat dan aparat keamanan sangat dibutuhkan untuk mencegah kejadian serupa.
Di sisi lain, beredarnya video ini juga memicu beragam reaksi dari warganet. Banyak yang menyayangkan masih terjadinya dugaan tindak kriminal di kawasan yang dikenal sebagai destinasi wisata nasional tersebut. Sebagian warganet juga meminta aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus ini demi menjaga rasa aman masyarakat.
Pihak kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak berspekulasi atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Proses penyelidikan masih berlangsung dan aparat meminta waktu untuk mengungkap fakta secara utuh.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa potensi tindak kriminal dapat terjadi di mana saja dan menimpa siapa saja, tanpa memandang latar belakang profesi maupun status sosial. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Hingga berita ini diterbitkan, proses penyelidikan masih berjalan dan belum ada keterangan resmi terkait identitas terduga pelaku maupun dugaan motif di balik aksi tersebut. Aparat kepolisian berjanji akan menyampaikan perkembangan terbaru kepada publik setelah hasil penyelidikan diperoleh.
SniperNew akan terus memantau perkembangan kasus ini dan menyajikan informasi terbaru sesuai dengan fakta yang terkonfirmasi.
Penulis: (iskandar)


















