Berita Peristiwa

Banjir Landa Kuantan Saat Relawan Salurkan Bantuan Aceh

129
×

Banjir Landa Kuantan Saat Relawan Salurkan Bantuan Aceh

Sebarkan artikel ini

KUANTAN, SNIPERNEW.id — Akun media sosial Threads bernama meezali mengunggah sejumlah pernyataan terkait kondisi banjir yang melanda wilayah Kuantan pada Rabu, 17 Desember 2025, bertepatan dengan aktivitas kemanusiaan yang tengah ia lakukan di luar daerah, Rabu (17/12/2025).


Dalam unggahan utamanya, pemilik akun menuliskan kondisi yang ia alami dan kekhawatiran terhadap situasi di kampung halaman. Berikut kutipan lengkap sebagaimana ditulis akun tersebut.

“Dugaan di pagi hari (17 dec 2025)
Di saat saya sibuk menghantar Bantuan Bencana Banjir di Aceh, menghantar barangan sembako, Bumi Kuantan di landa musibah Banjir juga.
Rumah kakak Roza Rahim dan rumah ibu Raja Ani Raja Jaafar dinaiki air juga.
Dijangkakan air makin naik lagi, hati risau since saya tiada di kuantan.
Bumi Kuantan masih menangis. Harap2 janganlah berulang kembali seperti tahun 2021.”

Dalam unggahan tersebut, pemilik akun menyampaikan bahwa rumah anggota keluarganya turut terdampak banjir. Ia juga mengungkapkan kekhawatiran karena sedang berada di luar daerah saat kondisi air diperkirakan terus meningkat.

Unggahan tersebut ditutup dengan doa yang juga dikutip secara utuh sebagai berikut.

“Ya Allah kau permudahkanlah urusan kami semua YA Allah, jauhkan kami dari segala bencana. Amin YRA.”

Selain unggahan utama, kolom percakapan (threads) juga memuat interaksi dengan pengguna lain. Salah satu akun, sofian_bakawan, menuliskan komentar.

“Patut nak pergi Dungun ni and singgah Kuantan, terus cancel plan bila tahu air naik di banyak tempat. Semoga dipermudahkan segala urusan mereka yang ditimpa bencana banjir.”

Menanggapi komentar tersebut, akun meezali kembali menuliskan. “Rumah saya pulak banjir bang, tgh menghantar bantuan di Aceh ni.”

Percakapan berlanjut dengan pertanyaan dari akun lain bernama siapalaakukan, yang menulis. “Kt area mna tuu?.. Area bndor msih ok..”

Hingga unggahan ini ditayangkan, tidak terdapat keterangan resmi tambahan terkait titik lokasi banjir secara rinci maupun pernyataan dari pihak berwenang. Informasi yang disampaikan dalam berita ini sepenuhnya bersumber dari unggahan dan komentar akun media sosial terkait, tanpa penambahan asumsi atau kesimpulan di luar pernyataan yang disampaikan pemilik akun.

Pemberitaan ini disajikan sebagai informasi publik berdasarkan unggahan media sosial, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, akurasi sumber, serta tidak mengandung unsur penghakiman sesuai Kode Etik Jurnalistik. (**).