Berita Sejarah

Mata Air Keramat Rowo Bayu… Air Kehidupan atau Jejak Gaib yang Tersembunyi?

599
×

Mata Air Keramat Rowo Bayu… Air Kehidupan atau Jejak Gaib yang Tersembunyi?

Sebarkan artikel ini

Banyuwangi, SniperNew.id – Di balik rimbunnya pepohonan dan suasana hening nan mistis Desa Rowo Bayu, Songgon, Banyuwangi, terdapat sebuah tempat yang tak hanya menyuguhkan kesegaran mata air pegunungan, tetapi juga menyimpan cerita spiritual yang menggugah rasa penasaran: Sumber Mata Air Keramat Rowo Bayu, Senin (03/08).

Lokasi ini, yang oleh warga lokal disebut Kentangan, menjadi sorotan setelah akun Facebook Petung Sewu membagikan unggahan lengkap dengan foto-foto dan keterangan yang langsung menarik perhatian warganet. Dalam unggahan tersebut, dituliskan:

“SUMBER MATA AIR KERAMAT”
Lokasi Rowo Bayu Banyuwangi ini terletak di Kentangan alias Desa Rowo Bayu, Songgon, Kabupaten Banyuwangi.

Unggahan ini menuai ratusan reaksi dan komentar dari netizen yang penasaran, kagum, hingga merinding karena nuansa sakral yang kuat terpancar dari tempat tersebut.

Sumber Kehidupan Bernama “Sumber Rahayu” dan “Sumber Panguripan”

  Sangiang Sirah: Kepala Pulau, Napas Tua Ujung Kulon

Dalam beberapa foto yang dibagikan, terlihat sebuah tugu dengan ornamen Garuda Pancasila berdiri tegak di atas relief dan prasasti batu hitam yang dipenuhi ukiran filosofi dan nilai budaya. Di bawahnya, mengalir mata air jernih dari beberapa pancuran yang disebut warga sebagai Sumber Rahayu dan Sumber Panguripan—yang secara harfiah berarti sumber keselamatan dan sumber kehidupan.

Pada salah satu prasasti bertuliskan kutipan spiritual berbahasa Jawa kuno:

“Tan ono wujud kejobo ono kang wujudake wujud. Kang wujudake wujud iku kang Sun arani Tuhan.”
(Tak ada yang berwujud selain Dia yang mewujudkan segala wujud. Dia yang kusebut Tuhan.)

“Ison paringi asmo Allah Kang Moho Kuoso”
(Yang memberi nama itu adalah Allah Yang Maha Kuasa).

Kalimat ini makin menegaskan bahwa tempat tersebut bukan sekadar lokasi wisata alam biasa, melainkan juga lokasi ziarah spiritual dan perenungan.

Netizen Ungkap Fakta dan Misteri

Beberapa komentar netizen yang turut membagikan cerita dan kesan mereka mengenai tempat ini semakin menambah aura mistis:

Rocky Gres menulis. “Itu Air Sumber yg di blkg Tempat Pertapaan Eyang Prabu Tawang Alun. Msh ada Pak Saji Pemelihara Budaya di situ ya.. Rahayu..”

  Uang Kuno Kesultanan Banten Jadi Sorotan, Simbol Sejarah dan Budaya Nusantara

Sontak komentar ini memancing rasa ingin tahu netizen lain. Nama Prabu Tawang Alun, seorang tokoh legendaris yang dikenal sakti dan misterius dari sejarah Blambangan, disebut-sebut pernah bertapa di lokasi tersebut.

Putra Wirawan menambahkan. “Tinggal dijaga kebersihan, dan ditata agar kesucian dan kelestarian tetap terjaga. Sebagai sebuah sumber kehidupan, khususnya bagi masyarakat sekitar. Sumber mata air/ suluk/ sulu/ solo/ Danu / rowo.”

Pernyataannya menekankan bahwa lokasi ini bukan hanya penting secara spiritual, tetapi juga ekologis. Air yang mengalir dari sumber ini menjadi penopang hidup masyarakat sekitar dan harus dijaga kelestariannya.

Namun ada pula komentar lain yang menggelitik.

Adimas mempertanyakan. ““Kofoto beda kyak yg sekarang?”

Pernyataan ini mengundang tanda tanya: apakah tempat tersebut mengalami perubahan secara visual, atau ada yang “berbeda” yang tak semua mata bisa lihat?

Kombet hanya menulis singkat. “KKN”

Komentar ini langsung menyinggung memori netizen tentang film horor “KKN di Desa Penari” yang juga berlatar di Banyuwangi. Mungkinkah ada keterkaitan? Atau sekadar kebetulan?

Antara Alam, Budaya, dan Dunia Tak Kasatmata. Sumber Mata Air Keramat Rowo Bayu jelas bukan tempat sembarangan. Suasana di sekelilingnya begitu hening dan dikelilingi rimbunnya pepohonan tropis. Bebatuan hitam yang berlumut, dedaunan basah, serta asap tipis dari dupa dan sesajen yang diletakkan warga, memperkuat kesan bahwa ini adalah tanah yang dihormati.

  Nyi Ageng Serang Panglima Perang Wanita Buat Pasukan Belanda Kocar-kacir

Di sinilah titik temu antara kepercayaan leluhur, nilai spiritual, dan fungsi ekologis berpadu menjadi satu. Tempat ini menjadi saksi bisu perjalanan sejarah dan budaya masyarakat Blambangan yang tak lekang oleh zaman.

“Sumber Mata Air Keramat Rowo Bayu… Air Kehidupan atau Jejak Gaib yang Tersembunyi?”

Mungkin hanya segelintir orang yang bisa merasakan getaran spiritual dari tempat ini. Tapi satu hal yang pasti: siapa pun yang datang ke sini, akan pulang dengan rasa kagum, rasa hormat, atau bahkan pertanyaan yang tak terjawab…

Apakah kamu berani menapakkan kaki ke tempat ini… dan mencari jawabannya sendiri?

Lokasi: Kentangan, Desa Rowo Bayu, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi Sumber: Facebook @Petung Sewu. Komentar: Netizen Facebook. Jangan lupa untuk selalu bersikap sopan dan menjaga kebersihan di lokasi keramat ini. (Abd)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *