Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Banjir Hebat, Bantuan Nasi Ikut Hanyut: Warga Bertahan di Atap Rumah

256
×

Banjir Hebat, Bantuan Nasi Ikut Hanyut: Warga Bertahan di Atap Rumah

Sebarkan artikel ini

Seo­rang peng­gu­na media sosial, mem­bagikan kon­disi ban­jir parah yang melan­da wilayah tem­pat tinggal­nya melalui ung­ga­han di plat­form Threads. Dalam video dan tulisan yang ia ser­takan, tam­pak sejum­lah bagian rumah teren­dam air berwar­na coke­lat pekat, semen­tara poton­gan kayu dan barang rumah tang­ga lain­nya hanyut bersama arus.

  Seorang Pengamen Selamat Setelah Terjun dari JPO di Cicaheum, Lalin Sempat Macet Total

Dalam keteran­gan­nya, ia men­je­laskan bah­wa rumah­nya mulai kema­sukan air tak lama sete­lah ia men­gan­tarkan makanan kepa­da adiknya yang juga sedang men­gungsi aki­bat ban­jir terse­but.

“Sete­lah antar nasi kemarin aku pulang… kare­na rumahku mulai masuk air. Nasi yang aku kir­im ke adekku hanyut… pada­hal nasi itu aku buat untuk mere­ka bisa makan dua hari sela­ma evakuasi keban­ji­ran,” tulis­nya.

  Viral Dugaan Pungli di Wisata Air Terjun Dua Warna, Wisatawan Resah

Ia juga menyam­paikan bah­wa orang yang mem­ban­tu adiknya ham­pir terseret arus keti­ka men­co­ba mengam­bil nasi yang ter­bawa ban­jir. “Aju­dan adekku ham­pir hanyut… hanya demi ambil nasi… sedah­sy­at itu ban­jir kali ini,” lan­jut­nya.

Dalam video yang diung­gah, ter­li­hat seo­rang laki-laki bera­da di atas puing ban­gu­nan di samp­ing sebuah atap rumah. Air ban­jir men­galir deras di bawah­nya sam­bil mem­bawa beragam mate­r­i­al yang terseret.

  Sawah Tergenang, Harapan Petani Tenggelam: Warga Ambarawa Desak Pemerintah Ambil Langkah Nyata

Ung­ga­han terse­but men­u­ai banyak respons dari war­ganet. Beber­a­pa peng­gu­na media sosial menyam­paikan doa dan kekhawati­ran atas kon­disi yang ter­li­hat.

Salah satu komen­tar menuliskan. “Ini di mana, Kak? Ya Allah surutkan­lah airnya.”

Komen­tar lain berbun­yi. “Ya Allah, Kak, semoga selalu diberikan kese­la­matan dan kese­hatan semuanya.”

Ung­ga­han terse­but menggam­barkan beta­pa berat kon­disi ban­jir yang melan­da dan bagaimana war­ga berjuang menye­la­matkan diri ser­ta kebu­tuhan dasar mere­ka di ten­gah situ­asi daru­rat.

Penulis Iskan­dar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *