Berita Peristiwa

Banjir Hebat, Bantuan Nasi Ikut Hanyut: Warga Bertahan di Atap Rumah

248
×

Banjir Hebat, Bantuan Nasi Ikut Hanyut: Warga Bertahan di Atap Rumah

Sebarkan artikel ini

Seo­rang peng­gu­na media sosial, mem­bagikan kon­disi ban­jir parah yang melan­da wilayah tem­pat tinggal­nya melalui ung­ga­han di plat­form Threads. Dalam video dan tulisan yang ia ser­takan, tam­pak sejum­lah bagian rumah teren­dam air berwar­na coke­lat pekat, semen­tara poton­gan kayu dan barang rumah tang­ga lain­nya hanyut bersama arus.

  Seorang Pengamen Selamat Setelah Terjun dari JPO di Cicaheum, Lalin Sempat Macet Total

Dalam keteran­gan­nya, ia men­je­laskan bah­wa rumah­nya mulai kema­sukan air tak lama sete­lah ia men­gan­tarkan makanan kepa­da adiknya yang juga sedang men­gungsi aki­bat ban­jir terse­but.

“Sete­lah antar nasi kemarin aku pulang… kare­na rumahku mulai masuk air. Nasi yang aku kir­im ke adekku hanyut… pada­hal nasi itu aku buat untuk mere­ka bisa makan dua hari sela­ma evakuasi keban­ji­ran,” tulis­nya.

  Viral Dugaan Pungli di Wisata Air Terjun Dua Warna, Wisatawan Resah

Ia juga menyam­paikan bah­wa orang yang mem­ban­tu adiknya ham­pir terseret arus keti­ka men­co­ba mengam­bil nasi yang ter­bawa ban­jir. “Aju­dan adekku ham­pir hanyut… hanya demi ambil nasi… sedah­sy­at itu ban­jir kali ini,” lan­jut­nya.

Dalam video yang diung­gah, ter­li­hat seo­rang laki-laki bera­da di atas puing ban­gu­nan di samp­ing sebuah atap rumah. Air ban­jir men­galir deras di bawah­nya sam­bil mem­bawa beragam mate­r­i­al yang terseret.

  Sawah Tergenang, Harapan Petani Tenggelam: Warga Ambarawa Desak Pemerintah Ambil Langkah Nyata

Ung­ga­han terse­but men­u­ai banyak respons dari war­ganet. Beber­a­pa peng­gu­na media sosial menyam­paikan doa dan kekhawati­ran atas kon­disi yang ter­li­hat.

Salah satu komen­tar menuliskan. “Ini di mana, Kak? Ya Allah surutkan­lah airnya.”

Komen­tar lain berbun­yi. “Ya Allah, Kak, semoga selalu diberikan kese­la­matan dan kese­hatan semuanya.”

Ung­ga­han terse­but menggam­barkan beta­pa berat kon­disi ban­jir yang melan­da dan bagaimana war­ga berjuang menye­la­matkan diri ser­ta kebu­tuhan dasar mere­ka di ten­gah situ­asi daru­rat.

Penulis Iskan­dar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *