Solok, SniperNew.id - Pemerintah Kabupaten Solok menorehkan langkah strategis dalam pengembangan sumber daya manusia dan pendidikan hukum di wilayahnya. Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Bupati Solok, Jon Firman Pandu, dan Rektor Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Putri Maharani, Eviandi Ibrahim. Penandatanganan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan antusiasme, mencerminkan komitmen kedua belah pihak untuk berkolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat., Selasa 05 Agustus 2025.
Dalam unggahan akun resmi Threads @jonpandu yang diverifikasi (centang biru), Jon Firman Pandu menyampaikan rasa bangga dan optimismenya terhadap kerja sama tersebut:
“Kami dengan bangga mengumumkan kerjasama strategis dengan Rektor STIH Putri Maharani Bapak Eviandi Ibrahim. Kabupaten Solok siap mendukung pengembangan pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang hukum. Semoga kolaborasi ini membawa manfaat besar bagi civitas akademika dan kemajuan bersama.”
Unggahan ini juga disertai video yang memperlihatkan momen penandatanganan MoU. Dalam video tersebut, tampak Bupati Jon Firman Pandu mengenakan seragam dinas warna khaki khas ASN dengan semangat membubuhkan tanda tangan pada dokumen kerja sama. Di sampingnya berdiri Eviandi Ibrahim yang mengenakan baju batik bernuansa merah hitam dengan motif besar burung Garuda sebuah simbol kuat nasionalisme dan komitmen terhadap bangsa.
Label “PEMKAB SOLOK” terpampang jelas dalam video, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari program resmi pemerintah daerah. Terlihat pula beberapa pejabat dan perwakilan lainnya turut hadir, menyaksikan momen penting tersebut.
Suasana cair dan penuh keakraban pun tergambar jelas dalam rekaman lanjutan video. Bupati Solok dan Rektor STIH tampak tersenyum lepas bersama para pendamping, membangun aura positif bahwa kolaborasi ini tak hanya bersifat administratif, tapi juga emosional dan strategis.
Kerja sama ini dinilai penting untuk menjawab tantangan zaman, di mana daerah-daerah perlu membangun sinergi dengan institusi pendidikan tinggi demi menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, terutama dalam bidang hukum. STIH Putri Maharani, sebagai lembaga yang fokus dalam pengembangan ilmu hukum, diharapkan bisa menjadi mitra strategis dalam peningkatan kapasitas birokrasi dan masyarakat Kabupaten Solok.
Program kerja sama ini diprediksi mencakup berbagai kegiatan seperti pelatihan hukum bagi aparatur sipil negara (ASN), penyuluhan hukum kepada masyarakat, penelitian kolaboratif, hingga pengembangan kurikulum yang adaptif terhadap kebutuhan daerah. Bupati Jon Pandu sendiri dikenal sebagai kepala daerah yang proaktif membangun kerja sama lintas sektor, terutama dalam bidang pendidikan dan inovasi.
Selain itu, kerja sama ini juga sejalan dengan visi Kabupaten Solok yang ingin mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik berbasis hukum dan regulasi yang kuat. Dengan menggandeng kampus hukum, Pemkab Solok bisa lebih mudah melakukan edukasi hukum ke tingkat nagari, sekolah, bahkan komunitas masyarakat lainnya.
Tidak hanya berdampak bagi internal pemerintahan, kolaborasi ini juga membuka peluang bagi mahasiswa STIH Putri Maharani untuk mendapatkan pengalaman lapangan langsung melalui program magang, penelitian praktik, dan kegiatan pengabdian masyarakat di lingkungan Kabupaten Solok. Sinergi semacam ini bisa membangun jembatan antara dunia akademik dan dunia nyata, menjadikan pendidikan hukum lebih kontekstual dan berdampak nyata.
Unggahan @jonpandu juga disertai tagar yang merepresentasikan semangat dan isi kerja sama ini, seperti:
#jfp #jonpandu #BupatiSolok #reels #fyp #MoU #Kerjasama #STIHPutriMaharani #PendidikanHukum #Kolaborasi
Kerja sama ini diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun kemitraan cerdas dengan institusi pendidikan, bukan hanya untuk meningkatkan kualitas SDM, tetapi juga untuk menjawab persoalan sosial melalui pendekatan berbasis hukum dan akademik.
Sebagai informasi, Bupati Solok Jon Firman Pandu selama ini aktif di media sosial untuk menyampaikan program dan kegiatan pemerintah secara langsung kepada masyarakat. Langkah ini diapresiasi karena mencerminkan keterbukaan informasi publik serta menjadikan pemerintah daerah lebih dekat dan transparan di mata rakyat.
Sementara itu, Rektor STIH Putri Maharani, Eviandi Ibrahim, juga dikenal sebagai akademisi dan praktisi hukum yang punya visi besar untuk mengembangkan pendidikan hukum berbasis kebutuhan riil masyarakat. Kerja sama dengan Pemkab Solok diyakini menjadi terobosan strategis untuk mengintegrasikan keilmuan hukum dengan pelayanan publik yang efektif dan berkeadilan.
Melalui kerja sama ini, Solok bergerak menuju kabupaten yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan intelektual dan sosial yang berbasis hukum dan keadilan. Ke depan, publik menantikan bagaimana implementasi dari MoU ini diterjemahkan dalam program-program nyata yang menyentuh lapisan masyarakat luas.
Penulis: Tim Redaksi
Sumber: Unggahan resmi akun Threads @jonpandu
Tanggal Liputan: 5 Agustus 2025













