Berita Daerah

Langkah Tenang Wakil Rektor UNP di Tengah Aksi Mahasiswa

318
×

Langkah Tenang Wakil Rektor UNP di Tengah Aksi Mahasiswa

Sebarkan artikel ini

Padang, SniperNew.id — Ming­gu 1 Sep­tem­ber 2025 Sebuah momen menarik per­ha­t­ian pub­lik ter­ja­di di depan Gedung Dewan Per­wak­i­lan Raky­at Daer­ah (DPRD) Sumat­era Barat, Senin sore (1/9). Wak­il Rek­tor I Uni­ver­si­tas Negeri Padang (UNP), Dr. Ref­nal­di, S.Pd., M.Litt., men­datan­gi lokasi aksi maha­siswa untuk men­jem­put sejum­lah maha­siswa UNP yang baru saja menye­le­saikan unjuk rasa berta­juk Indone­sia ©emas. Kehadi­ran­nya meman­tik sorotan war­ganet sete­lah ung­ga­han akun media sosial @kabarpadang di plat­form Threads menye­but­nya seba­gai “Pak Warek keren” yang peduli ter­hadap maha­siswa.

Aksi terse­but berlang­sung sejak siang hari dan diiku­ti oleh mas­sa dari berba­gai per­gu­ru­an ting­gi ser­ta organ­isasi kema­ha­siswaan. Maha­siswa menyam­paikan berba­gai aspi­rasi terkait isu nasion­al dan daer­ah yang ten­gah berkem­bang. Mes­ki jum­lah peser­ta aksi cukup besar, situ­asi relatif kon­dusif den­gan pen­gawalan aparat kepolisian.

Kehadi­ran Wak­il Rek­tor I UNP sek­i­tar pukul 17.50 WIB, keti­ka mas­sa aksi mulai mem­bubarkan diri, men­ja­di per­ha­t­ian banyak pihak. Langkah­nya men­jem­put maha­siswa lang­sung di lokasi dipan­dang seba­gai ben­tuk kepedu­lian ter­hadap kese­la­matan dan kenya­manan maha­siswa.

Ung­ga­han akun @kabarpadang di Threads yang dis­er­tai foto suasana aksi mem­per­li­hatkan keru­mu­nan maha­siswa di depan Gedung DPRD Sum­bar. Dalam keteran­gan ung­ga­han terse­but ter­tulis:

“Keren Pak Warek Satu Ini 🔥🔥
Wak­il Rek­tor I Uni­ver­si­tas Negeri Padang (UNP), Dr. Ref­nal­di, men­jem­put maha­siswa UNP yang baru saja menye­le­saikan aksi Indone­sia ©emas di depan Gedung DPRD Sum­bar. Perte­muan berlang­sung sek­i­tar pukul 17.50 WIB, saat mas­sa aksi mulai mening­galkan lokasi demon­strasi.

Menyala Pak Warek, Maha­siswa UNP pasti bang­ga pun­ya pemimpin seper­ti ini.”

Ung­ga­han ini men­da­p­atkan per­ha­t­ian war­ganet. Banyak komen­tar memu­ji sikap pimp­inan uni­ver­si­tas yang hadir lang­sung untuk memas­tikan maha­siswa dalam keadaan aman sete­lah aksi sele­sai. Tin­dakan ini diang­gap mem­berikan teladan posi­tif bagi peja­bat pen­didikan lain­nya.

  Kabel Listrik Turun hingga 2,5 Meter di Pekon Margakaya, Warga Resah-Ketua Umum LSM HAMMER Desak PLN Pringsewu Bertindak

Aksi Indone­sia ©emas sendiri meru­pakan bagian dari ger­akan maha­siswa yang berlang­sung di berba­gai daer­ah di Indone­sia. Di Padang, maha­siswa mem­bawa berba­gai poster dan menyam­paikan orasi terkait isu sosial, ekono­mi, dan poli­tik yang mere­ka anggap per­lu per­ha­t­ian pemer­in­tah.

Aparat kepolisian tam­pak ber­ja­ga untuk memas­tikan situ­asi tetap kon­dusif. Berdasarkan pan­tauan, aksi berlang­sung relatif tert­ib meskipun jum­lah peser­ta cukup banyak. Beber­a­pa titik jalan di sek­i­tar Gedung DPRD Sum­bar sem­pat dial­ihkan untuk men­gu­rai kemac­etan.

Maha­siswa dari UNP men­ja­di bagian dari mas­sa aksi terse­but. Sete­lah rangka­ian orasi sele­sai, mas­sa mulai mem­bubarkan diri secara berta­hap sek­i­tar pukul 17.30 WIB. Kehadi­ran Wak­il Rek­tor I UNP 20 menit kemu­di­an mem­per­li­hatkan komit­men pihak kam­pus untuk turut men­gaw­al maha­siswa agar aman hing­ga kem­bali ke lingkun­gan kam­pus atau kedia­man mas­ing-mas­ing.

Beber­a­pa maha­siswa UNP yang hadir dalam aksi terse­but men­gaku terke­jut sekali­gus bang­ga den­gan langkah Wak­il Rek­tor. “Kami tidak menyang­ka beli­au datang lang­sung. Rasanya kami merasa diper­hatikan,” kata salah seo­rang maha­siswa yang eng­gan dise­butkan namanya.

Komen­tar sena­da juga banyak muncul di media sosial. “Langkah kecil yang berdampak besar,” tulis salah satu peng­gu­na Threads. “Semoga peja­bat pen­didikan lain bisa men­con­toh kepedu­lian seper­ti ini,” komen­tar war­ganet lain­nya.

Sikap ini diang­gap mencer­minkan kepemimp­inan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga kese­jahter­aan dan kea­manan maha­siswa, teruta­ma dalam situ­asi aksi mas­sa yang rawan ter­ja­di gesekan.

Seba­gai Wak­il Rek­tor I UNP, Dr. Ref­nal­di memi­li­ki tang­gung jawab dalam bidang akademik dan kema­ha­siswaan. Selain men­gu­rus kebi­jakan pen­didikan dan kuriku­lum, per­an ini juga men­cakup pem­bi­naan maha­siswa. Kehadi­ran­nya di ten­gah maha­siswa yang baru sele­sai berdemon­strasi menun­jukkan ben­tuk nya­ta pem­bi­naan terse­but.

Dalam dunia pen­didikan ting­gi, maha­siswa memi­li­ki kebe­basan akademik dan kebe­basan menyam­paikan pen­da­p­at. Namun, pihak kam­pus tetap memi­li­ki tang­gung jawab moral untuk memas­tikan aktiv­i­tas terse­but berlang­sung den­gan aman. Kehadi­ran pimp­inan kam­pus di lokasi aksi juga mem­beri pesan bah­wa uni­ver­si­tas meng­hor­mati aspi­rasi maha­siswa, sekali­gus memas­tikan kese­la­matan mere­ka.

Dosen komu­nikasi dari salah satu per­gu­ru­an ting­gi di Sum­bar, yang dim­intai tang­ga­pan­nya terkait fenom­e­na ini, meni­lai langkah terse­but seba­gai komu­nikasi sim­bo­lik yang posi­tif.

  Rutan Kelas I Medan Sukses Tangani Banjir, Warga Binaan Dievakuasi ke Tempat Aman*

“Keti­ka seo­rang pemimpin per­gu­ru­an ting­gi hadir lang­sung, itu men­cip­takan kedekatan emo­sion­al den­gan maha­siswa. Apala­gi di ten­gah aksi yang rentan diwar­nai stig­ma negatif. Kehadi­ran beli­au mem­berikan rasa aman dan menun­jukkan uni­ver­si­tas peduli,” ujarnya.

Ia menam­bahkan, tin­dakan terse­but juga dap­at mem­perku­at cit­ra uni­ver­si­tas seba­gai insti­tusi yang meng­har­gai suara maha­siswa, sekali­gus men­ja­di con­toh komu­nikasi dua arah yang sehat.

Aksi maha­siswa meru­pakan tra­disi pan­jang di Indone­sia. Sejak era pra-kemerdekaan hing­ga refor­masi 1998, maha­siswa dike­nal seba­gai agen peruba­han. Aktiv­i­tas unjuk rasa men­ja­di salah satu ben­tuk penyam­pa­ian pen­da­p­at di muka umum yang dijamin oleh undang-undang.

Namun, aksi mas­sa tidak lep­as dari risiko, seper­ti ben­tu­ran den­gan aparat atau pihak lain. Kare­na itu, kehadi­ran tokoh akademik untuk men­dampin­gi maha­siswa pas­ca-aksi bisa dil­i­hat seba­gai langkah pre­ven­tif untuk men­gu­ran­gi risiko terse­but.

“Maha­siswa per­lu merasa didukung dan dilin­dun­gi. Den­gan adanya tokoh uni­ver­si­tas yang turun lang­sung, itu men­ja­di pesan bah­wa kam­pus tidak mening­galkan mere­ka,” ujar salah seo­rang aktivis maha­siswa senior di Padang.

Dalam beber­a­pa jam sejak diung­gah, postin­gan @kabarpadang men­da­p­at banyak komen­tar dan dibagikan ulang. Media sosial men­ja­di sarana penye­baran infor­masi cepat, ter­ma­suk aksi maha­siswa dan respons peja­bat pen­didikan.

Fenom­e­na viral­nya postin­gan terse­but menan­dakan adanya apre­si­asi pub­lik ter­hadap tin­dakan nya­ta pemimpin yang dekat den­gan maha­siswa. Tak sedik­it pula komen­tar yang menye­but langkah ini dap­at mem­per­erat hubun­gan antara kam­pus dan maha­siswanya, teruta­ma di ten­gah dinami­ka sosial-poli­tik yang kian kom­pleks.

Keja­di­an ini mengin­gatkan pub­lik akan pent­ingnya per­an uni­ver­si­tas dalam men­gaw­al aspi­rasi maha­siswa. Pen­dampin­gan dari pihak kam­pus bukan berar­ti mem­bat­asi ger­ak maha­siswa, melainkan mem­berikan per­lin­dun­gan dan memas­tikan aspi­rasi ter­sam­paikan den­gan cara yang tepat.

Pakar pen­didikan dari Uni­ver­si­tas Andalas, Dr. Yus­ra, M.Ed., menye­butkan bah­wa pen­dekatan seper­ti ini dap­at men­ja­di mod­el hubun­gan kam­pus-maha­siswa yang lebih sehat. “Pemimpin kam­pus per­lu hadir tidak hanya dalam acara for­mal atau akademik, tetapi juga dalam situ­asi sosial. Itu mem­bu­at maha­siswa merasa dihar­gai dan dilin­dun­gi,” jelas­nya.

  Jejak 1910–HGU Modern: Konflik PTPN dan Masyarakat Adat Lampung Kian Terbuka

Dalam beber­a­pa tahun ter­akhir, maha­siswa semakin aktif menyuarakan berba­gai isu, mulai dari pen­didikan, lingkun­gan, ekono­mi, hing­ga kebi­jakan pub­lik. Aksi maha­siswa ser­ing kali men­ja­di sorotan media, baik kare­na sub­stan­si isu maupun dinami­ka di lapan­gan.

Bagi maha­siswa, kehadi­ran pimp­inan uni­ver­si­tas di ten­gah mere­ka memi­li­ki mak­na tersendiri. “Kami merasa aman keti­ka ada beli­au. Itu seper­ti sinyal bah­wa aspi­rasi kami bukan sesu­atu yang salah, dan kami tidak sendiri­an,” ujar salah satu peser­ta aksi.

Di era media sosial, narasi ten­tang aksi maha­siswa ker­ap ter­po­lar­isasi. Foto atau video pen­dek dap­at mem­ben­tuk opi­ni pub­lik secara cepat. Kehadi­ran peja­bat uni­ver­si­tas yang bersikap ten­ang dan komu­nikatif di lapan­gan mem­ban­tu mem­ban­gun cit­ra posi­tif aksi maha­siswa, sekali­gus mem­perku­at pesan bah­wa penyam­pa­ian aspi­rasi adalah bagian dari pros­es demokrasi.

Uni­ver­si­tas Negeri Padang sela­ma ini dike­nal seba­gai salah satu per­gu­ru­an ting­gi terbe­sar di Sumat­era Barat den­gan ribuan maha­siswa dari berba­gai daer­ah di Indone­sia. Seba­gai insti­tusi pen­didikan ting­gi, UNP memi­li­ki per­an pent­ing tidak hanya dalam meng­hasilkan lulu­san berkual­i­tas, tetapi juga mem­ben­tuk maha­siswa men­ja­di war­ga negara yang kri­tis dan bertang­gung jawab.

Langkah Wak­il Rek­tor I UNP men­jem­put maha­siswa di lokasi aksi dap­at dil­i­hat seba­gai cer­mi­nan visi uni­ver­si­tas dalam mem­ban­gun budaya akademik yang huma­n­is. Budaya ini tidak hanya menekankan prestasi akademik, tetapi juga nilai kepedu­lian sosial, keter­bukaan, dan keberan­ian menyuarakan kebe­naran.

Peri­s­ti­wa di depan Gedung DPRD Sum­bar pada Senin sore terse­but mungkin ter­li­hat seder­hana: seo­rang peja­bat uni­ver­si­tas men­jem­put maha­siswanya pulang sete­lah aksi. Namun, bagi banyak pihak, langkah itu memi­li­ki mak­na besar. Ia mencer­minkan kepedu­lian, komu­nikasi yang sehat antara maha­siswa dan pimp­inan uni­ver­si­tas, ser­ta pen­guatan nilai-nilai kemanu­si­aan dalam dunia pen­didikan ting­gi.

Ung­ga­han yang viral di Threads men­ja­di buk­ti bah­wa tin­dakan nya­ta, mes­ki seder­hana, dap­at mem­berikan inspi­rasi dan teladan. Dalam dinami­ka sosial yang penuh tan­ta­n­gan, kehadi­ran pemimpin yang dekat den­gan maha­siswa bukan hanya soal cit­ra, tetapi juga wujud nya­ta dari seman­gat pen­didikan yang mem­ban­gun. (Redak­si)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *