Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Hukum

Viral Curhat Warga: Urus Surat Cerai Sendiri Cuma Rp450 Ribu, Bandingkan dengan Jasa Pengacara Puluhan Juta

515
×

Viral Curhat Warga: Urus Surat Cerai Sendiri Cuma Rp450 Ribu, Bandingkan dengan Jasa Pengacara Puluhan Juta

Sebarkan artikel ini

Jakar­ta, SniperNew.id — Sebuah ung­ga­han di media sosial Threads oleh akun @devykhabaezhyee29 men­ja­di sorotan pub­lik sete­lah mem­bagikan pen­gala­man men­gu­rus surat cerai sendiri tan­pa meng­gu­nakan jasa pen­gacara. Dalam ung­ga­han­nya, ia menuliskan bah­wa biaya pen­gu­ru­san hanya sek­i­tar Rp450 ribu dan bahkan masih men­da­p­atkan pengem­balian sebe­sar Rp135 ribu, Jumat (07/11/2025).

Yang masih pakai pen­gacara untuk surat cerai ampe bayar 8 juta bahkan sampe belasan juta, mend­ing tung­gu pulang dan urus sendiri. 450 ribu masih ada sisa 135 ribu,” tulis­nya sam­bil menampilkan foto uang tunai dan buk­ti pem­ba­yaran dari Pen­gadi­lan Aga­ma Sum­bawa Besar Kelas IB.

Ung­ga­han terse­but memanc­ing berba­gai komen­tar war­ganet. Seo­rang peng­gu­na den­gan nama @lownttee menulis, “Ohh pen­gadi­lan aga­ma. Kalau di pen­gadi­lan negeri pan­it­er­anya terang-teran­gan minta duit, katanya buat dia dan hakim.” Ia juga meny­oroti dugaan prak­tik pung­utan liar dalam pros­es hukum.

  Izin PT Kapur Putih Lampung Berjaya Diduga Cacat Administrasi, DPMPTSP Pesawaran Bantah Terbitkan Rekomendasi

Komen­tar lain dari @my_andie21 menyindir, “Apa yang gak di calo-in di Indo nih?” semen­tara @m.aziz0212 menuliskan singkat, “Gan­ti sua­mi aja.”
Ada­pun seo­rang peng­gu­na lain, @aldyprasetyanto, yang men­gaku seba­gai pen­gacara, mem­berikan tang­ga­pan berbe­da. “Klien di pihak istri hire saya seba­gai lawyer dalam kasus cerai talak di pen­gadi­lan aga­ma. Memang dia bayar fee saya jutaan, tapi sete­lah putu­san klien saya dap­at nafkah pas­ca percera­ian sam­pai 300 juta,” ujarnya.

  Penanganan Kasus Dugaan Pengelapan, Penipuan dan Penyalahgunaan Wewenang Pengurus Koprasi Lestari Abadi Bersama Desa Kuwala Tolak Daerah Ketapang Lamban

Ung­ga­han ini ramai diperbin­cangkan kare­na meny­oroti perbe­daan biaya dan pen­gala­man masyarakat dalam men­gu­rus perkara percera­ian di pen­gadi­lan.

War­ganet berharap transparan­si biaya dan pelayanan pub­lik di lem­ba­ga peradi­lan semakin baik agar masyarakat tidak merasa ter­be­bani atau takut men­gu­rus pros­es hukum sendiri.

  Kapuspenkum Kejaksaan Agung Dr. Ketut Sumedana: Kerja Kejaksaan Agung yang Progresif dalam Berantas Korupsi

Penulis (Iskan­dar)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *