Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita DaerahBerita Investigasi

Tobok Bebas Jual Sabu di Eks Terminal Sukadame„ Masyarakat Mendesak Tindakan Aparat hukum

1081
×

Tobok Bebas Jual Sabu di Eks Terminal Sukadame„ Masyarakat Mendesak Tindakan Aparat hukum

Sebarkan artikel ini

PematangsiantarSnipernew.id

Peredaran narkoti­ka jenis sabu-sabu semakin meng­gi­la di Kota Pematangsiantar. Kawasan eks Ter­mi­nal Sukadame, Par­lu­asan, kini diduga men­ja­di “pasar bebas” sabu yang dikua­sai seo­rang ban­dar berna­ma Tobok. Iro­nis­nya, lokasi terse­but bera­da tidak jauh dari kan­tor Polsek Siantar Utara dan BNN Kota Pematangsiantar, Senin (25/8/2025).

Infor­masi yang dihim­pun awak media dari masyarakat sek­i­tar menye­but, aktiv­i­tas jual-beli sabu sudah terang-teran­gan dilakukan di kawasan ter­mi­nal. Seo­rang peda­gang yang sehari-hari men­cari nafkah di lokasi itu men­gaku resah. “Banyak kali jual sabu-sabu di ter­mi­nal ini bang. Namanya Tobok, bukan orang Siantar. Ada yang bilang sabun­ya dari Lapas Balige dibawa ke sini,” ujar sum­ber yang minta iden­ti­tas­nya dira­hasi­akan.

  RPJMD Pesawaran Disepakati, Arah Lima Tahun

War­ga juga menye­but, Tobok tidak berak­si sendiri­an. Ia diduga memi­li­ki tiga orang kaki tan­gan yang ker­ap berke­liaran di are­al ter­mi­nal untuk melayani pem­be­li. “Anggotanya ada tiga orang bang, ser­ing nongkro­ng di ter­mi­nal ini juga. Orang sini pun sudah pada tahu,” lan­jut­nya.

Situ­asi ini semakin menim­bulkan kecuri­gaan lan­taran lokasi transak­si sabu hanya sepelem­paran batu dari kan­tor polisi dan kan­tor BNN. Masyarakat pun mem­per­tanyakan kin­er­ja aparat pene­gak hukum yang terke­san tut­up mata. “Dekat kan­tor polisi sama BNN kok bisa bebas kali jual sabu. Jan­gan-jan­gan ada yang main mata,” cele­tuk seo­rang war­ga den­gan nada kesal.

  DPRD Pringsewu Tanggapi Masalah Pupuk Subsidi: Pengawasan Diperketat demi Kepastian Harga dan Ketahanan Pangan

Masyarakat men­gaku khawatir gen­erasi muda di kawasan Par­lu­asan akan rusak aki­bat mudah­nya men­da­p­atkan narko­ba. Apala­gi, ter­mi­nal meru­pakan lokasi ramai dan strate­gis yang seti­ap hari dilalui war­ga dari berba­gai kalan­gan, ter­ma­suk anak-anak muda.

Kemara­han war­ga pun semakin memu­ncak. Mere­ka meni­lai aparat kepolisian, Satres­narko­ba Pol­res Pematangsiantar, hing­ga BNN, seo­lah-olah mem­biarkan bis­nis haram Tobok berop­erasi tan­pa ham­bat­an. “Kalau serius mau bersihkan Siantar, ya tangkap dulu si Tobok itu. Jan­gan pura-pura nggak tahu,” ujar war­ga lain­nya.

  Kapolres Tegal Resmikan Robot Anti Knalpot Brong

Namun saat di hubun­gi Kapol­res pematang Siantar melalui What­sApp nya,mengatakan ter­i­makasih infor­masinya akan kami Lidik,kami akan tetap melakukan penin­dakan ter­hadap peredaran narkoba,ucapnya

Masyarakat mende­sak agar Pol­res Pematangsiantar dan BNN segera melakukan penye­lidikan dan menangkap Tobok beser­ta kaki tan­gan­nya. Mere­ka mene­gaskan bah­wa peredaran sabu di pusat kota bukan hanya merusak gen­erasi, tapi juga merusak cit­ra aparat jika dib­iarkan terus-menerus.

sesuai ara­han Kapol­res pematang Siantar akan menin­dak peredaran narko­ba ‚war­ga Siantar menung­gu penin­dakan pol­res pematang Siantar.dan apa­bi­la tidak ditin­dak maka War­ga pun mene­gaskan tidak akan ting­gal diam dan akan terus menyuarakan desakan agar ban­dar Tobok segera ditangkap.“pungkas war­ga.

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *