Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita DaerahBerita Lifestyle

Teknik Bertahan di Hutan yang Dianggap Sepele, Namun Bisa Selamatkan Nyawa

400
×

Teknik Bertahan di Hutan yang Dianggap Sepele, Namun Bisa Selamatkan Nyawa

Sebarkan artikel ini
Keterangan Gambar: Seorang pria memperagakan teknik bertahan hidup di kawasan hutan sebagai edukasi menghadapi kondisi dingin dan darurat alam, Kamis (15/1/26).

LAMPUNG, SNIPERNEW.id – Sebuah ung­ga­han di media sosial Threads dari akun @bocah_hutan_666 menarik per­ha­t­ian war­ganet sete­lah mem­bagikan pen­gala­man prib­a­di terkait teknik berta­han hidup di alam ter­bu­ka, Kamis (15/1/2026).

Ung­ga­han terse­but telah diton­ton puluhan ribu kali dan memicu diskusi sep­utar kese­la­matan saat men­da­ki gunung maupun men­je­la­jah hutan.

  Kepemimpinan Tegas Kacabdin Wilayah II Lampung, Rodi Hayani Samsun dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan

Dalam keteran­gan­nya, pemi­lik akun menye­but bah­wa teknik yang dita­mpilkan mungkin ter­li­hat seder­hana dan bahkan terke­san “kony­ol” bagi seba­gian orang.

Namun menu­rut pen­gala­man­nya, metode terse­but jus­tru memi­li­ki man­faat besar, teruta­ma dalam kon­disi daru­rat di alam bebas.

Akun terse­but men­je­laskan bah­wa saat melakukan pen­dakian gunung atau eksplo­rasi hutan, sese­o­rang dap­at meng­hadapi situ­asi ekstrem seper­ti hujan, suhu din­gin, dan keter­batasan tem­pat bert­e­duh.

Kon­disi terse­but, apa­bi­la tidak diantisi­pasi den­gan baik, berpoten­si memicu hipoter­mia, yakni penu­runan suhu tubuh yang berba­haya.

“Keti­ka men­da­ki gunung dalam keadaan din­gin yang bisa picu hipoter­mia, masuk ke kawasan hutan dan tidak ada tem­pat bert­e­duh, hujan dan din­gin, teknik ini per­nah bikin saya nya­man di beber­a­pa kali pen­dakian ataupun eksplo­rasi hutan,” tulis akun terse­but dalam ung­ga­han­nya.

  Safari Ramadan Kapolda Sumsel di Ogan Ilir: Pererat Silaturahmi, Sinergi Polisi dan Pemerintah Daerah

Ia juga menekankan pent­ingnya per­si­a­pan matang sebelum melakukan aktiv­i­tas di alam ter­bu­ka. Menu­rut­nya, per­lengka­pan, penge­tahuan dasar sur­vival, ser­ta kesi­a­pan fisik dan men­tal men­ja­di fak­tor pent­ing untuk men­ja­ga kese­la­matan. Ung­ga­han terse­but ditut­up den­gan pesan kese­la­matan, “stay warm, stay pro­tect­ed,” ser­ta imbauan agar seti­ap orang mem­per­si­ap­kan segala sesu­atun­ya den­gan baik.

Mes­ki ung­ga­han ini bersi­fat pen­gala­man prib­a­di, infor­masi terse­but dap­at men­ja­di edukasi bagi masyarakat, khusus­nya para pen­da­ki pem­u­la, agar tidak mere­mehkan risiko di alam bebas. Namun demikian, para ahli kese­la­matan alam juga mengin­gatkan bah­wa teknik berta­han hidup sebaiknya dipela­jari secara menyelu­ruh dan dis­esuaikan den­gan kon­disi lingkun­gan, ser­ta tetap menguta­makan prose­dur kese­la­matan stan­dar.

  90 Lansia Pesawaran Terima ATENSI Kemensos

Media ini mene­gaskan bah­wa infor­masi dis­am­paikan berdasarkan ung­ga­han akun Threads yang bersangku­tan dan tidak dimak­sud­kan seba­gai pan­d­u­an tung­gal. Pem­ba­ca diim­bau untuk selalu mengiku­ti stan­dar kese­la­matan res­mi dan rekomen­dasi dari pihak berkom­pe­ten saat berak­tiv­i­tas di alam ter­bu­ka.

Penulis:  (Iskan­dar)