Bantuan BOS

Pujian di Tengah Perkara: Momen Sowan Eggi Sudjana ke Jokowi Jadi Sorotan Publik

109
×

Pujian di Tengah Perkara: Momen Sowan Eggi Sudjana ke Jokowi Jadi Sorotan Publik

Sebarkan artikel ini
Eggi Sudjana mengenakan peci putih saat berada di dalam ruangan, suasana pertemuan berlangsung tenang, momen sowan ke Solo yang menjadi sorotan publik, unggahan video Threads viral di media sosial

SOLO, SNIPERNEW.id – Media sosial kembali diramaikan oleh unggahan akun Threads @suaraakarrumputt yang menyoroti pertemuan Eggi Sudjana dengan Presiden RI ke-7 Joko Widodo di Solo. Unggahan tersebut menarik perhatian publik karena terjadi di tengah proses hukum yang tengah dihadapi Eggi, Minggu (11/01/2026).

Dalam unggahan itu tertulis. “Tersangka kasus pencemaran nama baik ijazah, Eggi Sudjana, mendadak melontarkan pujian kepada Presiden RI ke-7 Joko Widodo, menyebutnya CBM: cerdas, berani, militan.”

Akun tersebut juga menuliskan bahwa pernyataan itu disampaikan Eggi saat sowan ke kediaman Jokowi di Solo, yang disebut turut disertai doa serta pelukan hangat. Momen tersebut dinilai sebagai simbol rekonsiliasi di tengah pusaran kasus hukum yang sedang menjeratnya.

“Bahkan disertai doa dan pelukan hangat momen yang dinilai simbol rekonsiliasi di tengah pusaran kasus hukum yang menjeratnya,” tulis akun tersebut.

Selain teks, unggahan itu juga menyertakan video singkat yang memperlihatkan seorang pria mengenakan peci putih tengah duduk dan menulis di atas kertas, dengan suasana ruangan yang tampak tenang.

Videotersebut tidak disertai narasi suara, namun dikaitkan oleh pengunggah sebagai bagian dari rangkaian kunjungan yang dimaksud.

Tidak ada keterangan resmi tambahan mengenai isi percakapan dalam pertemuan tersebut, maupun konfirmasi langsung dari pihak-pihak terkait hingga berita ini disusun.

Respons Publik Terbelah
Unggahan itu turut dibubuhi tagar:
#jokowi #eggisudjana #ijazahpalsu #viral #fyp

Tagar-tagar tersebut mempercepat penyebaran konten dan memicu beragam reaksi warganet. Sebagian menilai pertemuan itu sebagai langkah silaturahmi dan rekonsiliasi, sementara lainnya mempertanyakan konteks waktu pertemuan yang berdekatan dengan proses hukum yang sedang berjalan.

Catatan Redaksi. Media ini menegaskan bahwa status hukum seseorang merupakan ranah penegak hukum, dan setiap pihak tetap menjunjung asas praduga tak bersalah.

Pertemuan personal maupun silaturahmi tidak dapat ditafsirkan sebagai kesimpulan hukum tanpa pernyataan resmi dari otoritas berwenang.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak Eggi Sudjana maupun Presiden Joko Widodo terkait makna dan tujuan pertemuan tersebut.

Penulis; (iskandar).