Pringsewu, SniperNew.id - Pemandangan di SPBU Fajarisuk, yang terletak di Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Lampung selalu memberikan dinamika tersendiri dari pagi hingga sore hari. Dari suasana tenang yang nyaris seperti halaman rumah sendiri, hingga berubah menjadi lautan kendaraan dengan antrean tak berujung saat sore menjelang, Senin 21 Juli 2025.
Pantauan tim SniperNew.id pada Senin pagi (21/07), sejak pukul 06.00 WIB hingga sekitar pukul 14.00 WIB, suasana di SPBU Fajarisuk terlihat biasa saja. Beberapa mobil pribadi, truk kecil, dan motor bergiliran mengisi bahan bakar dengan santai tanpa harus mengantri panjang.
Beberapa warga setempat yang sempat diwawancarai menyebutkan bahwa SPBU ini memang cenderung tenang di pagi hingga menjelang sore.
“Kalau pagi mah sepi, enak ngisi. Kadang yang isi cuma dua atau tiga kendaraan saja. Karyawan SPBU pun santai-santai,” ujar Roni, seorang sopir travel lokal yang sering mengisi BBM di sana saat pagi hari.
Petugas SPBU pun terlihat melakukan tugas dengan tenang. Mereka bahkan sempat menyapa beberapa pelanggan tetap yang datang dengan motor atau mobil bak terbuka. Kebersihan area SPBU juga cukup terjaga, lantai basah bersih, dan tempat sampah tidak penuh.
Namun, semua berubah ketika jam 3 sore tiba…Jam 15.00 WIB: Tanda-tanda Perubahan Dimulai. Tepat sekitar pukul 15.00 WIB, suasana mulai berubah drastis. Satu per satu mobil pribadi mulai berdatangan, disusul kendaraan plat kuning dan truk-truk berukuran sedang. Dalam waktu kurang dari 30 menit, antrean kendaraan terlihat memanjang hingga mendekati area luar SPBU.
“Jam segini sih jangan harap cepat ngisi. Mobil-mobil itu udah pada standby dari jam dua kadang. Udah kayak rebutan takjil aja,” canda Narto, warga sekitar, yang rumahnya diseputaran lingkungan SPBU.
Ramai, Padat, dan diduga banyak Pengecor, fenomena unik yang sering jadi sorotan warga adalah kemungkinan adanya pengecoran BBM di waktu-waktu ramai tersebut.
Beberapa kendaraan, terutama mobil-mobil modifikasi dengan tangki besar atau tambahan jerigen tersembunyi, terlihat bolak-balik dalam waktu singkat.
“Ya kita nggak nuduh, tapi sering lihat mobil yang itu-itu aja balik lagi ke SPBU dalam waktu dekat. Kadang sampai 2–3 kali keliling,” ujar salah satu pedagang yang enggan disebutkan namanya.
Tak hanya membuat kemacetan di dalam SPBU, antrean panjang juga kerap mengular hingga ke jalan utama, menimbulkan ketegangan antar pengendara.
Untuk itu, warga minta pengawasan lebih ketat. seperti beberapa warga menyampaikan harapan agar pihak berwenang atau pengelola SPBU meningkatkan pengawasan, khususnya di jam-jam sibuk.
“Kalau terus dibiarkan, kasihan kendaraan umum dan warga biasa. Susah dapat giliran isi BBM karena antrean panjang yang kadang bukan untuk kebutuhan pribadi,” tegas Yuni, pedagang kecil yang sering mengisi BBM motor di sore hari.
SPBU Fajarisuk kini jadi semacam “roller coaster harian” bagi pengguna jalan. Dari suasana damai dan nyaman di pagi hari, menjadi penuh adrenalin dan “adu strategi” saat sore menjelang.
Bagi warga Pringsewu, fenomena ini sudah seperti acara harian yang dinantikan dan dikeluhkan sekaligus. Bila Anda ingin mengisi BBM di SPBU ini tanpa stres, maka pesan moralnya jelas: Datanglah sebelum jam tiga sore, sebelum suasana berubah dari SPBU menjadi SPBeUuuu…!. (Ahmad).



















