Berita Peristiwa

Kecelakaan Ketiga Sepekan di Jalan Raya Natar Libatkan Truk PT Wings Group

436
×

Kecelakaan Ketiga Sepekan di Jalan Raya Natar Libatkan Truk PT Wings Group

Sebarkan artikel ini

Lam­pung Sela­tan, SniperNew.id - Kece­lakaan lalu lin­tas kem­bali ter­ja­di di ruas Jalan Raya Natar, Lam­pung Sela­tan. Kali ini, insi­d­en meli­batkan sebuah truk milik PT Wings Group yang ter­gul­ing di sisi jalan. Keja­di­an ini men­ja­di peri­s­ti­wa keti­ga dalam sepekan ter­akhir yang ter­ja­di di kawasan Jalan Raya Bypass-Natar, menam­bah kepri­hati­nan war­ga dan peng­gu­na jalan terkait kese­la­matan berlalu lin­tas di jalur uta­ma terse­but.

Peri­s­ti­wa ini diung­gah oleh akun media sosial lampung.24jam lima jam lalu, yang menuliskan. “Kece­lakaan Lalu Lin­tas di Jalan Raya Natar, Lam­pung Sela­tan, yang meli­batkan mobil milik PT Wings Group. Ini meru­pakan kece­lakaan keti­ga dalam sem­i­ng­gu ter­akhir di sek­i­tar Jalan Raya Bypass-Natar, Selasa (23/09).”

Dalam ung­ga­han terse­but juga ter­li­hat gam­bar sebuah truk berwar­na hijau muda den­gan plat nomor BE 8987 DF yang ter­gul­ing ke sisi kiri badan jalan. Sejum­lah petu­gas kepolisian tam­pak bera­da di lokasi, memerik­sa keadaan kendaraan dan melakukan pen­gat­u­ran lalu lin­tas agar tidak menim­bulkan kemac­etan pan­jang.

Kece­lakaan ini beru­pa sebuah truk pen­gangkut barang milik PT Wings Group yang ter­gul­ing di Jalan Raya Natar. Kendaraan besar itu tam­pak kehi­lan­gan kese­im­ban­gan hing­ga akhirnya rebah di sisi kiri jalan, den­gan kon­disi muatan seba­gian tumpah. Tanah atau mate­r­i­al dari muatan truk ter­li­hat berser­akan di aspal, semen­tara ban truk bera­da di posisi mir­ing.

Tidak ada lapo­ran kor­ban jiwa dalam insi­d­en ini, namun keru­gian mate­r­i­al ditak­sir cukup besar. Petu­gas kepolisian bersama war­ga sek­i­tar segera mem­ban­tu pros­es evakuasi. Hing­ga beri­ta ini dibu­at, belum ada keteran­gan res­mi terkait penye­bab pasti ter­gul­ingnya kendaraan terse­but, tetapi dugaan awal menye­butkan fak­tor kecepatan atau kon­disi jalan bisa men­ja­di penye­bab.

  Jalur Longsor Aceh, Warga Pikul BBM Berjam-jam

Peri­s­ti­wa kece­lakaan ini ter­ja­di di Jalan Raya Natar, yang masuk wilayah Lam­pung Sela­tan, Provin­si Lam­pung. Jalan Raya Natar meru­pakan bagian dari jalur uta­ma Bypass-Natar yang menghubungkan berba­gai daer­ah pent­ing di Lam­pung. Jalur ini dike­nal ramai oleh kendaraan besar, ter­ma­suk truk logis­tik dan bus antarprovin­si.

Lokasi keja­di­an dike­tahui bera­da di area den­gan arus lalu lin­tas padat, teruta­ma pada jam-jam sibuk. Beber­a­pa sak­si mata menye­but bah­wa kon­disi jalan di sek­i­tar lokasi memang cukup rawan kare­na per­mukaan aspal yang bergelom­bang dan ser­ing dile­wati kendaraan bertonase besar.

Insi­d­en ini berlang­sung pada Selasa, 23 Sep­tem­ber, dan dila­porkan sek­i­tar lima jam sebelum ung­ga­han akun lampung.24jam men­ja­di viral. Ini adalah kece­lakaan keti­ga yang ter­ja­di dalam rentang wak­tu satu ming­gu di kawasan yang sama, menun­jukkan bah­wa keja­di­an seru­pa ker­ap beru­lang di jalur ini.

Pihak uta­ma yang ter­li­bat dalam kece­lakaan ini adalah: PT Wings Group, seba­gai pemi­lik truk. Penge­mu­di truk yang iden­ti­tas­nya belum diungkap­kan.

Petu­gas kepolisian lalu lin­tas yang menan­gani evakuasi dan pen­gat­u­ran jalan. War­ga sek­i­tar dan peng­gu­na jalan yang mem­ban­tu dan men­ja­di sak­si keja­di­an.

Penye­bab pasti kece­lakaan masih dalam penye­lidikan pihak kepolisian. Namun, beber­a­pa fak­tor yang ker­ap dise­but oleh war­ga dan penga­mat lalu lin­tas setem­pat antara lain:

1. Kon­disi Jalan Bypass-Natar – Beber­a­pa bagian jalan dila­porkan tidak rata dan bergelom­bang, meningkatkan risiko kendaraan berat tergelin­cir atau kehi­lan­gan kese­im­ban­gan.

2. Vol­ume Kendaraan Ting­gi — Jalan Raya Natar meru­pakan jalur uta­ma dis­tribusi barang di Lam­pung, sehing­ga ker­ap padat oleh truk-truk besar.

3. Kecepatan dan Kele­la­han Penge­mu­di – Fak­tor manu­sia juga diduga men­ja­di penye­bab, mengin­gat banyak penge­mu­di truk yang bek­er­ja dalam jam pan­jang tan­pa isti­ra­hat cukup.

4. Kon­disi Kendaraan – Ada kemu­ngk­i­nan kon­disi tek­nis truk, seper­ti sis­tem rem atau sus­pen­si, turut berkon­tribusi pada ter­gul­ingnya kendaraan.

Menu­rut keteran­gan semen­tara dari beber­a­pa sak­si, truk mela­ju di jalur uta­ma menu­ju arah pusat dis­tribusi keti­ka tiba-tiba kehi­lan­gan kendali. Kendaraan ter­li­hat mir­ing sebelum akhirnya ter­gul­ing ke sisi jalan. Tidak lama sete­lah keja­di­an, war­ga sek­i­tar mem­ban­tu memas­tikan penge­mu­di dalam keadaan sela­mat, semen­tara seba­gian lain menghubun­gi pihak kepolisian.

  Jeritan dari Atas Gunung: Warga Minta Bantuan Banjir Disegerakan

Petu­gas dari sat­u­an lalu lin­tas Pol­res Lam­pung Sela­tan datang ke lokasi untuk melakukan pen­gat­u­ran lalu lin­tas dan mence­gah kemac­etan pan­jang. Mere­ka juga memerik­sa plat nomor kendaraan dan men­catat keteran­gan sak­si untuk keper­lu­an inves­ti­gasi lebih lan­jut.

Evakuasi truk ter­gul­ing dilakukan den­gan ban­tu­an kendaraan derek berat. Pros­es evakuasi sem­pat menye­babkan kemac­etan kare­na jalur uta­ma seba­gian ter­tut­up oleh badan truk. Namun, sek­i­tar beber­a­pa jam kemu­di­an, lalu lin­tas kem­bali lan­car.

War­ga sek­i­tar dan peng­gu­na jalan yang melin­tas meny­atakan kepri­hati­nan atas ser­ingnya kece­lakaan ter­ja­di di jalur ini. Beber­a­pa war­ga menye­but per­lun­ya langkah nya­ta dari pemer­in­tah daer­ah dan aparat terkait untuk mem­per­bai­ki kon­disi jalan ser­ta mem­per­ke­tat pen­gawasan lalu lin­tas.

“Ini sudah yang keti­ga kali dalam sem­i­ng­gu. Kami harap pihak terkait segera melakukan eval­u­asi dan pen­ert­iban agar tidak terus beru­lang,” kata seo­rang war­ga yang menyak­sikan evakuasi truk.

Peng­gu­na jalan lain juga meny­oroti pent­ingnya penge­mu­di kendaraan berat memerik­sa kon­disi kendaraan sebelum berop­erasi dan men­ja­ga kecepatan, teruta­ma di jalur padat.

Hing­ga beri­ta ini dit­ulis, kepolisian setem­pat belum mem­berikan keteran­gan res­mi detail men­ge­nai penye­bab pasti kece­lakaan. Namun, seo­rang petu­gas di lokasi menye­butkan bah­wa pihaknya ten­gah mengumpulkan buk­ti dan keteran­gan sak­si untuk menge­tahui kro­nolo­gi lengkap.

Petu­gas juga mengim­bau peng­gu­na jalan untuk berhati-hati saat melin­tas di jalur ini, teruta­ma pada jam-jam sibuk keti­ka vol­ume kendaraan meningkat. Selain itu, sopir angku­tan barang diin­gatkan untuk tidak memak­sakan per­jalanan jika kon­disi fisik lelah atau kendaraan tidak dalam kon­disi pri­ma.

Kawasan Bypass-Natar bukan kali ini saja men­ja­di sorotan terkait kece­lakaan lalu lin­tas. Dalam sepekan ter­akhir, ter­catat tiga insi­d­en di lokasi yang sama, mes­ki jenis kendaraan dan penye­bab kece­lakaan berbe­da. Beber­a­pa pihak meni­lai per­lu dilakukan audit kese­la­matan jalan ser­ta per­baikan infra­struk­tur agar risiko kece­lakaan dap­at dimin­i­mal­isasi.

  Mobil MBG Tersesat di Upacara, Sekolah Kalibaru Gempar Pagi Ini

Selain itu, peng­gu­na jalan dim­inta meningkatkan kewas­padaan. Kom­bi­nasi antara kepa­datan lalu lin­tas, kon­disi jalan yang tidak sem­pur­na, dan kurangnya kesadaran kese­la­matan berk­endara ser­ing men­ja­di pemicu kece­lakaan.

Ter­gul­ingnya truk PT Wings Group juga sem­pat mem­pen­garuhi dis­tribusi barang di wilayah Lam­pung Sela­tan. Seba­gai perusa­haan besar di bidang dis­tribusi kebu­tuhan rumah tang­ga dan makanan, truk terse­but kemu­ngk­i­nan mem­bawa muatan pent­ing untuk rantai pasok. Walaupun tidak ada lapo­ran men­ge­nai kerusakan sig­nifikan pada barang bawaan, insi­d­en ini tetap berdampak pada keter­lam­bat­an pen­gi­r­i­man.

Bagi peng­gu­na jalan, kece­lakaan ini menye­babkan kepa­datan lalu lin­tas di ked­ua arah sela­ma pros­es evakuasi. Beber­a­pa penge­mu­di ter­pak­sa mengam­bil jalur alter­natif untuk menghin­dari kemac­etan pan­jang.

Kece­lakaan ini men­ja­di pengin­gat pent­ing bagi semua pihak, baik penge­mu­di kendaraan prib­a­di maupun angku­tan barang, untuk selalu mem­per­hatikan kese­la­matan berk­endara. Beber­a­pa langkah yang direkomen­dasikan antara lain:

Memerik­sa kon­disi kendaraan sebelum berangkat. Men­gatur kecepatan sesuai kon­disi jalan. Mengam­bil wak­tu isti­ra­hat yang cukup untuk mence­gah kele­la­han. Mengiku­ti ram­bu dan atu­ran lalu lin­tas yang berlaku.

Selain itu, pemer­in­tah daer­ah dihara­p­kan melakukan eval­u­asi menyelu­ruh ter­hadap kon­disi jalan Bypass-Natar dan melakukan per­baikan jika dite­mukan kerusakan yang berpoten­si mem­ba­hayakan pen­gen­dara.

Kece­lakaan lalu lin­tas di Jalan Raya Natar, Lam­pung Sela­tan, pada Selasa (23/09) yang meli­batkan truk PT Wings Group menam­bah pan­jang daf­tar insi­d­en di kawasan terse­but. Den­gan ter­catat­nya tiga kece­lakaan dalam sepekan, per­ha­t­ian serius per­lu diberikan ter­hadap kon­disi jalan, per­i­laku penge­mu­di, dan pen­gawasan lalu lin­tas.

Mes­ki tidak ada kor­ban jiwa, peri­s­ti­wa ini menim­bulkan keru­gian mate­r­i­al dan gang­guan lalu lin­tas yang cukup sig­nifikan. Evakuasi cepat dari petu­gas dan ban­tu­an war­ga mem­ban­tu mem­i­ni­mal­isasi dampak lebih besar. Ke depan, semua pihak dihara­p­kan meningkatkan kewas­padaan agar insi­d­en seru­pa tidak terus beru­lang. (abd/Ahm).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *