Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Investigasi

Proyek Perbaikan Drainase Lingkungan Perumahan Dengklok Parmai Menuai Protes Warga

334
×

Proyek Perbaikan Drainase Lingkungan Perumahan Dengklok Parmai Menuai Protes Warga

Sebarkan artikel ini

Karawang, SniperNew.id — Aki­bat kurangnya pen­gawasan Dinas Peruma­han Raky­at Dan Kawasan Per­muki­man (PUPR) Kabu­pe­ten Karawang, Provin­si Jawa Barat, hing­ga peker­jaan “Per­baikan Drainase Lingkun­gan Peruma­han” yang berlokasi di Dengk­lok Par­mai RT 07/RW 09, Blok F, Desa Ren­gas Dengk­lok Utara ini diduga tak sesuai stan­dar spekfisikasi peker­jaan, Ming­gu (15/09/24).

  Diduga Gagal Perencanaan, Disdik Provinsi Dua Kali Anggarkan Pembagunan SMKN 3 Ketapang 

Pasal­nya, di lokasi kegiatan Per­baikan Drainase Lingkun­gan Peruma­han ini, tam­pak masih terke­nangnya air di salu­ran yang akan dipasang Sik­lop U‑Ditch. dan selain itu dibahu jalan banyaknya lumpur dan tidak sal­ing men­gun­ci alias reng­gang ser­ta awal pemasan­gan tidak memakai amparan pasir. hing­ga untuk Trek U‑ditch terse­but bagaikan Ikan lagi ber­e­nang di air ban­jir.

Dike­tahui, dalam papan infor­masi ter­tulis, nama peker­jaan pem­bu­atan Drainase Desa Ren­gas­dengk­lok Utara lokasi peker­jaan RT 07 RW 09, sum­ber dana APBD, tahun anggaran 2024. Nilai kon­trak Rp 133.045.000 dan penye­dia jasa CV.RADINA PERKASA.

Pangil saja, Dawan seo­rang war­ga yang men­gatakan, menu­rut­nya peker­jaan ini asal jadi saja. ter­li­hat hasil peker­jaan­nya kurang bagus dan seper­ti orang ngelepas ikan ke air.

  Laporan Belanja Tahunan Kecamatan Teweh Selatan Jadi Sorotan

“Meli­hat peker­jaan seper­ti itu, bagaikan orang ngelepas ikan, lihat airnya gak dik­er­ingkan. Seba­gai war­ga lingkun­gan sini san­gat kece­wa, pelak­sana peker­jaan ini tak pro­fe­sion­al, Selain U‑ditch nya tidak rapih, pada awal dim­u­lai peker­jaan tidak meng­gu­nakan alkon menye­dot air yang ban­jir sehing­ga hasil­nya acak-acakan,” katanya.

“Saya berharap kepa­da pihak pen­gawas dinas terkait untuk meli­hat lang­sung ke lokasi agar peker­jaan bisa mak­si­mal,” cetus­nya.

Semen­tara, salah seo­rang peker­ja yang tidak mau menye­butkan namanya men­gatakan. “Untuk pelak­sanaan­nya sudah ber­jalan 70 persen, Ada­pun terkait pem­borongnya sia­pa, tidak tahu pak,” katanya pada Ming­gu (15/09/2024).

  Sergai Mulai Menghangat, Ribuan Kades Tiba-Tiba Batalkan Aksi Unjuk rasa

“Lebih jelas­nya, silahkan tanyakan ke man­dor atau pen­gawas­nya. Saya disi­ni hanya bek­er­ja ikut sama teman”, jelas­nya.

Den­gan adanya ini, kami berharap men­ja­di bahan eval­u­asi semua pihak, teruta­ma kepa­da pihak pen­gawas dinas terkait, inspek­torat dan BPK.

“Kami juga berharap kepa­da instan­si terkait bisa lang­sung sidak ke lokasi pem­ban­gu­nan U‑ditch di wilayah Desa.Rengasdengklok Utara.” harap war­ga.

Hing­ga beri­ta ini diter­bitkan, pihak man­dor lapan­gan, pelak­sana dan pen­gawas dinas terkait­nya belum dap­at dim­intai keteran­gan­nya. (Toto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *