Berita Lifestyle

Perempuan Tangguh, Hijab Bukan Penghalang Jadi Tulang Punggung Keluarga

311
×

Perempuan Tangguh, Hijab Bukan Penghalang Jadi Tulang Punggung Keluarga

Sebarkan artikel ini

Batang, SniperNew.id - Media sosial kem­bali dira­maikan den­gan ung­ga­han yang menyi­ta per­ha­t­ian pub­lik. Sebuah video yang diung­gah oleh akun @batang_info mem­per­li­hatkan sosok seo­rang perem­puan berhi­jab yang ten­gah bek­er­ja keras mem­per­bai­ki kendaraan besar di malam hari. Ung­ga­han terse­but viral sete­lah men­da­p­at ribuan tayan­gan dan komen­tar dari war­ganet yang menaruh rasa salut atas per­juan­gan perem­puan terse­but, Kamis (02/10).

Dalam ung­ga­han terse­but, admin akun menuliskan keteran­gan yang mem­o­ti­vasi. “Dan hijab­nya tidak men­ja­di peng­ha­lang. Salute, queen!! Satu kata buat mbanya gaes 🔥”

Ung­ga­han itu juga dis­er­tai tagar #batang­in­fo #perem­puan #peker­jak­eras #tulang­pung­gung. Semen­tara di dalam video ter­li­hat jelas sosok perem­puan berhi­jab biru ten­gah jongkok di samp­ing ban besar sebuah kendaraan berat, seo­lah sedang memerik­sa atau mem­per­bai­ki bagian roda. Tulisan tam­ba­han dalam video itu berbun­yi.  “Wujud nya­ta tulang rusuk berev­o­lusi jadi tulang pung­gung 🔥”

Nama akun yang ditandai dalam ung­ga­han itu adalah @sitiaisya14327, yang diduga meru­pakan pemi­lik akun asli atau sosok perem­puan yang ada dalam video terse­but.

Ung­ga­han viral terse­but mem­per­li­hatkan seo­rang perem­puan berhi­jab yang den­gan gigih bek­er­ja mem­per­bai­ki kendaraan berat. Video yang dibagikan @batang_info itu mem­berikan pesan kuat bah­wa hijab bukan­lah peng­ha­lang bagi perem­puan untuk tetap pro­duk­tif dan bek­er­ja keras. Sosok perem­puan dalam video dipu­ji seba­gai “tulang pung­gung” kelu­ar­ga, isti­lah yang menggam­barkan per­an vital­nya dalam menopang kehidu­pan.

  Erick Thohir Apresiasi Ibu Indonesia dan Atlet Perempuan

Tokoh uta­ma dalam video adalah seo­rang perem­puan berhi­jab yang dise­but den­gan akun @sitiaisya14327. Iden­ti­tas lengkap­nya belum dike­tahui secara res­mi, namun pub­lik menaruh per­ha­t­ian besar ter­hadap dedikasi dan ker­ja keras­nya. Ia dise­but seba­gai gam­baran nya­ta perem­puan peker­ja keras yang tidak hanya berper­an seba­gai “tulang rusuk” atau pasan­gan, tetapi juga mam­pu men­ja­di “tulang pung­gung” kelu­ar­ga.

Akun @batang_info berper­an seba­gai pihak yang men­gung­gah ulang video terse­but sehing­ga viral. Akun ini dike­nal ser­ing mem­bagikan infor­masi sep­utar kehidu­pan masyarakat Batang, Jawa Ten­gah.

Lokasi pasti video belum dap­at dipastikan, namun kuat dugaan bah­wa peri­s­ti­wa ini ter­ja­di di wilayah Kabu­pat­en Batang atau sek­i­tarnya, mengin­gat akun pen­gung­gah berna­ma batang_info. Kabu­pat­en Batang sendiri ter­letak di jalur pan­tu­ra Jawa Ten­gah yang dike­nal den­gan aktiv­i­tas trans­portasi dan per­lin­tasan kendaraan besar, sehing­ga cukup rel­e­van jika perem­puan dalam video bek­er­ja di sek­tor per­bengke­lan atau trans­portasi.

Video ini per­ta­ma kali diung­gah oleh akun batang_info sek­i­tar 50 menit sebelum tangka­pan layar beredar, dan hing­ga kini telah diton­ton lebih dari 37 ribu kali. Tidak dise­butkan kapan tepat­nya video asli direkam, tetapi momen ini men­ja­di viral sete­lah diung­gah ulang dan men­da­p­at sorotan war­ganet.

Fenom­e­na ini pent­ing kare­na mem­per­li­hatkan dua sisi pent­ing dalam kehidu­pan sosial: Keta­hanan perem­puan: Sosok ini menggam­barkan real­i­tas banyak perem­puan Indone­sia yang bek­er­ja keras, bahkan di sek­tor yang sela­ma ini iden­tik den­gan laki-laki, demi menopang kelu­ar­ga.

Inspi­rasi pub­lik: Ung­ga­han ini men­ja­di moti­vasi bagi banyak orang, teruta­ma kaum perem­puan, bah­wa hijab atau iden­ti­tas mere­ka tidak seharus­nya men­ja­di peng­ha­lang untuk berkarya dan mandiri.

  Kesabaran, Alam, dan Refleksi Diri dalam Unggahan Threads Viral

Kead­i­lan gen­der dalam peker­jaan: Video ini mengin­gatkan masyarakat bah­wa perem­puan memi­li­ki kemam­puan yang sama untuk bek­er­ja keras di bidang apapun.

Dalam video, tam­pak perem­puan terse­but men­ge­nakan paka­ian ker­ja lengkap dan kerudung biru. Ia tam­pak fokus mem­per­hatikan bagian roda besar kendaraan, kemu­ngk­i­nan melakukan pemerik­saan atau per­baikan tek­nis. Den­gan penuh keteku­nan, ia mem­buk­tikan bah­wa peker­jaan berat yang ser­ing diang­gap hanya bisa dilakukan pria, terny­a­ta juga bisa dilakukan perem­puan.

Ung­ga­han yang dis­er­tai kata-kata moti­vasi semakin men­guatkan pesan bah­wa sosok ini layak dijadikan con­toh teladan bagi masyarakat luas.

Ung­ga­han terse­but lang­sung men­da­p­at respons beragam dari war­ganet. Seba­gian besar menyam­paikan rasa kagum dan salut ter­hadap per­juan­gan perem­puan itu. Tidak sedik­it pula yang men­doakan agar sosok terse­but diberi kese­hatan dan keku­atan dalam men­cari nafkah.

Komen­tar yang men­dukung menun­jukkan adanya peruba­han pan­dan­gan masyarakat ter­hadap per­an perem­puan. Jika dahu­lu perem­puan ser­ing dibatasi hanya pada ranah domestik, kini semakin banyak yang men­gakui bah­wa perem­puan bisa berper­an gan­da, baik di rumah maupun di ranah peker­jaan yang keras sekalipun.q

Ungka­pan yang ter­tulis dalam video, “Wujud nya­ta tulang rusuk berev­o­lusi jadi tulang pung­gung”, men­gan­dung mak­na men­dalam. Secara tra­disi, perem­puan ser­ing dise­but seba­gai “tulang rusuk” laki-laki, meru­juk pada kon­sep bah­wa perem­puan dicip­takan untuk men­dampin­gi. Namun dalam kon­teks sosial-ekono­mi mod­ern, banyak perem­puan jus­tru harus mengam­bil per­an besar seba­gai pen­cari nafkah uta­ma atau “tulang pung­gung” kelu­ar­ga.

Hal ini bukan sema­ta-mata beban, tetapi juga buk­ti ketang­guhan perem­puan yang mam­pu beradap­tasi den­gan kon­disi hidup yang menun­tut mere­ka bek­er­ja ekstra.

  Teknik Bertahan di Hutan yang Dianggap Sepele, Namun Bisa Selamatkan Nyawa

Fenom­e­na seper­ti yang terekam dalam video ini bukan­lah hal baru. Banyak perem­puan di Indone­sia yang bek­er­ja di sek­tor non-for­mal, per­tan­ian, perikanan, hing­ga indus­tri trans­portasi. Data dari Badan Pusat Sta­tis­tik (BPS) menun­jukkan bah­wa tingkat par­tisi­pasi angkatan ker­ja perem­puan terus meningkat dari tahun ke tahun.

Mes­ki begi­tu, tan­ta­n­gan yang mere­ka hadapi juga tidak ringan. Perem­puan peker­ja keras ser­ing meng­hadapi stig­ma sosial, diskrim­i­nasi, hing­ga keter­batasan akses ter­hadap fasil­i­tas ker­ja yang memadai. Dalam kon­teks ini­lah, sosok dalam video terse­but men­ja­di sim­bol pent­ing per­juan­gan perem­puan Indone­sia.

Meli­hat fenom­e­na ini, banyak pihak berharap agar pemer­in­tah maupun masyarakat semakin mem­beri dukun­gan nya­ta bagi perem­puan peker­ja keras. Ben­tuk dukun­gan bisa beru­pa:

Penye­di­aan fasil­i­tas ker­ja yang ramah gen­der. Peng­har­gaan ter­hadap dedikasi perem­puan yang men­ja­di tulang pung­gung kelu­ar­ga.

Pem­ber­dayaan ekono­mi yang inklusif bagi perem­puan di sek­tor for­mal maupun non-for­mal.

Video yang diung­gah akun @batang_info ten­tang seo­rang perem­puan berhi­jab peker­ja keras telah mem­bu­ka mata banyak pihak. Ia bukan hanya sekadar sosok dalam video, melainkan rep­re­sen­tasi nya­ta dari ribuan bahkan jutaan perem­puan Indone­sia yang men­ja­di tulang pung­gung kelu­ar­ga.

Hijab yang dike­nakan tidak men­ja­di peng­ha­lang, melainkan sim­bol bah­wa perem­puan tetap bisa bek­er­ja keras tan­pa kehi­lan­gan iden­ti­tas dirinya. Den­gan keteguhan hati, dedikasi, dan keberan­ian, sosok perem­puan dalam video ini layak dise­but inspi­rasi pub­lik.

Ung­ga­han ini bukan hanya sekadar viral, tetapi juga mem­bawa pesan men­dalam: bah­wa perem­puan memi­li­ki keku­atan yang setara dan layak diapre­si­asi atas segala per­juan­gan­nya. (abd/Ahm).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *