LAMPUNG, SNIPERNEW.id –– Sebuah video yang diunggah akun Facebook Bundaa Sucii belakangan ini ramai diperbincangkan publik dan memicu diskusi luas di media sosial. Video tersebut menyoroti relasi antara mertua, menantu, dan anak dalam kehidupan rumah tangga, khususnya soal pembagian tanggung jawab keluarga, Minggu (28/12/2026).
Dalam tayangan video tersebut, disampaikan pandangan bahwa seorang menantu tidak memiliki kewajiban mutlak untuk mengurus mertua, terutama apabila beban rumah tangga dan tanggung jawab keluarga sepenuhnya ditumpukan kepada menantu. Pernyataan itu kemudian memantik beragam respons dari warganet, baik yang mendukung maupun yang mengkritisi.
“Terus semua beban rumah tangga dan mertua semua ditumpukan ke menantu,” demikian salah satu kutipan narasi dalam video yang beredar.
Unggahan ini dinilai sebagian publik sebagai refleksi realitas sosial yang kerap terjadi di masyarakat, di mana menantu khususnya perempuan sering kali berada dalam posisi dilematis antara kewajiban terhadap pasangan, anak, dan keluarga besar.
Namun demikian, sejumlah warganet juga mengingatkan pentingnya melihat persoalan ini secara proporsional dan kontekstual, dengan mempertimbangkan nilai budaya, agama, serta kesepakatan dalam keluarga masing-masing.
Beberapa komentar menekankan bahwa hubungan mertua dan menantu seharusnya dibangun atas dasar saling menghormati, komunikasi yang sehat, serta pembagian peran yang adil.
Pengamat keluarga dan praktisi konseling keluarga menyebutkan bahwa konflik antara mertua dan menantu sering muncul bukan semata karena persoalan kewajiban, melainkan akibat ekspektasi yang tidak dibicarakan secara terbuka sejak awal pernikahan. Oleh karena itu, peran anak atau pasangan dinilai penting sebagai penyeimbang dan jembatan komunikasi dalam keluarga.
Hingga kini, unggahan video tersebut terus dibagikan dan menjadi bahan diskusi publik, sekaligus membuka ruang dialog mengenai batasan tanggung jawab, empati antaranggota keluarga, serta pentingnya kesepahaman dalam membangun rumah tangga yang harmonis.
Penulis: (Iskandar)






