Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Pemberitaan di Media Online, Masyarakat Sukaramai Padang Gelugur Kecewa Lapor Ke LSM P2NAPAS

261
×

Pemberitaan di Media Online, Masyarakat Sukaramai Padang Gelugur Kecewa Lapor Ke LSM P2NAPAS

Sebarkan artikel ini

Pasaman, SniperNew.id — Bun­tut Pem­ber­i­taan beber­a­pa media online daer­ah Pasaman, terkait adanya atu­ran dis­alah satu Kam­pung di Keca­matan Padang Gel­ugur, Jumat (02)08/2024).

Dis­alah satu seko­lah Madrasah Swasta bila anaknya tidak seko­lah, Madrasah terse­but akan dikelu­arkan dari adat, Sehing­ga baik buruknya tidak akan diu­rus, Kecuali mening­gal dunia.

  Putus Fanbelt, UKW Lulus, Semangat Tak Putus

Aki­bat dari pem­ber­i­taan beber­a­pa di media online terse­but, mem­bu­at ger­am war­ga dan mela­porkan hal terse­but ke Lem­ba­ga Swa­daya Masyarakat (LSM)  Perkumpu­lan Pemu­da Nusan­tara Pas Aman (P2NAPAS).

Salah satu tokoh masyarakat yang tak mau dit­ulis namanya men­gungkap­kan, kami tidak main-main den­gan atu­ran terse­but dan kami masyarakat siap meng­hadapi resiko apapun terkait atu­ran terse­but.

“Kare­na atu­ran terse­but adalah hasil musyawarah dan kesep­a­katan bersama masyarakat Sukara­mai pada tahun 2017 yang dilengkapi den­gan beri­ta acara musyawarah dan tan­da tan­gan per­se­tu­juan masyarakat.” katanya.

Ket­ua masyarakat kam­pung Sukara­mai Padang Gel­ugur, berin­isial ® juga men­gungkap­kan rasa keke­ce­waan­nya atas pem­ber­i­taan terse­but.

  Demo Sengketa Lahan Ricuh, Warga Jadi Korban

“Seharus­nya media tidak meng­in­ter­ven­si hukum untuk kepentin­gan sese­o­rang tapi lebih menguta­makan kepentin­gan masyarakat.” terangnya.

“Pem­ber­i­taan terse­but, telah menyudutkan masyarakat kami Padang Gel­ugur, seo­lah olah masyarakat kamii telah meng­in­tim­i­dasi anak untuk kebe­basan berseko­lah. Pada­hal mere­ka sendiri setu­ju den­gan atu­ran terse­but.” tegas­nya. Pada Jumat (02/08/2024).

“Selain per­at­u­ran seko­lah Madrasah, kami masyarakat telah menyepakati atu­ran dikam­pung diantaranya, Masyarakat dila­rang untuk mem­bu­ka Kedai Domi­no dan Judi, dan Masyarakat yang Ketahuan Men­curi hasil per­tan­ian dan sejenis­nya diden­da sebe­sar 2,5 juta rupi­ah dan per­at­u­ran lain­nya, yang kese­muanya adalah tujuan yang baik.” terangnya den­gan tegas.

Menang­gapi keluhan masyarakat terse­but Ket­ua Umum LSM P2NAPAS, Ahmad Husein Batubara, mengin­gatkan masyarakat Kam­pung Sukara­mai agar tetap ten­ang dan tidak ter­panc­ing emosi,

  Jejak Tiket Kuning Menuju Gerbang Profesionalisme Jurnalistik

“Ten­ang dan jan­gan ter­panc­ing emosi, kare­na isu ‑isu dan pro­pa­gan­da yang merun­tuhkan nilai — nilai kear­i­fan lokal masyarakat, Kami LSM P2NAPAS akan siap men­dampin­gi masyarakat.” katanya.

” ya, masyarakat tetap ten­ang dan jan­gan ter­panc­ing Emosi, kami LSM P2NAPAS akan siap men­dampin­gi masyarakat,” imbuh­nya.

Ahmad Husein Batubara juga men­yarankan kepa­da Aparat Pene­gak Hukum’ agar per­soalan ini dis­e­le­saikan secara per­suasif, dan meny­er­ahkan per­masala­han ini pada Dinas Pen­didikan terkait dan Pimp­inan adat setem­pat. katanya. (Abdi Novir­ta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *